Armada CengHo Bukan Misi Perdamaian Tapi Penaklukan !!! > ANDREAS MIHARDJA <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Perjalanan Chengho diterima oleh seluruh dunia - didaereh > Mogadishu [1400 center of trade] - Somalia ada bukti2nya. Film > documentary dari ChengHo memperlihatkan semua tempat2ny yg dia > kunjungi dan monument2 yg mereka tinggalkan dan mungkin sekali anak > buah dia yg menetap di Africa [ada sukunya].
Sejarah CengHo itu cenderung menjadi legende katimbang realitas. Karena pada realitasnya, CengHo itu adalah Thaykam atau orang kebiri yang tugasnya mengatur rumah tangga pribadi raja, terutama kebutuhan dayang2, permaisuri, dan anak2 wanita kerajaan. Untuk bisa diangkat jadi Thaykam tidaklah sembarangan, seluruh keturunannya mulai dari bapak hingga kakek buyutnya harus dikenal jelas oleh kelurga raja dimana tidak boleh ada satupun yang pernah jadi pemberontak. Kalo raja itu beragama Islam, maka panglimanya juga harus Islam, dan kalo rajanya itu beragama Konghucu, bukan cuma panglimanya saja yang harus juga beragama Konghucu, tetapi juga Thaykam dan pembantu2nya juga harus Konghucu. Nabi Muhammad enggak pernah memiliki panglima yang beragama Yahudi ataupun Hindu, semua pembantu2nya harus juga beragama Islam menyembah Allah, tapi isterinya mungkin ada yang berasal dari agama Yahudi yang harus dipaksa juga jadi Islam untuk menjadi Isteri. Tidak berbeda dengan raja2 Cina di jaman dulu, enggak pernah terjadi raja Ming yang beragama Confusius itu mengangkat Thaykam beragama Islam, namun memang kaisa2 China banyak yang memiliki selir, gunding yang beragama Islam yang tentunya tidak lagi bisa mempraktekan agama Islamnya setelah jadi selir ataupun gundik. Namun untuk melayani sang selir atau gunding, tidak jarang diangkat seorang Thaykam yang luas pengetahuannya mengenai latar belakang budaya sang selir yang berasal dari lingkungan Islam. Masalah CengHo menjadi politis setelah dizaman dulu Amerika berusaha membangkitkan kebencian umat Islam di Cina untuk memberontak, namun semua pemberontakan bisa dipadamkan dan sejarah CengHo yang beragama Islam dibangkitkan (=direkayasa), kesemuanya untuk memadamkan kebencian umat Islam di Cina terhadap pemerintahnya. Namun Amerika juga mengobarkan kebencian umat Buddha Dalai Lhama sehingga pemberontakan berdarah pun berhasil pecah. Demikianlah politik dan perang selalu seiring sehingga sejarahpun perlu direkayasa. Masalah CengHo bukanlah hanya terkait umat Islam, juga kalo anda baca sumber2 Barat, diceritakan CengHo itu berasal dari suku Hui, dan suku Hui itu sebenarnya juga bangsa Han yang tercampur suku2 minoritas di China sehingga sering dianggap rendah oleh bangsa Han-nya sendiri. Di Cina, diberitakan bahwa suku Hui ini beragama Islam, namun pemerintah Cina tidak pernah menyatakan "umat Islam" untuk sesama suku Han, tapi dibuat istilah sendiri sebagai suku "HUI" dan inipun tidak selalu menujukan kepada Islam. Dalam hal ini, sumber2 Barat menceritakan, bahwa suku Hui itu adalah suku Han yang beragama Kristen Nestorian yang di-uber2 kaisar China untuk dijagal. Karena ingin melindungi diri, maka mereka mengaku beragama Islam, dan akhirnya setelah ratusan tahun berlangsung, maka merekapun benar2 menjadi Islam namun Islamnya pun sangatlah berbeda dari Islam Uighur di SinJiang. Dikabarkan bahwea kakek CengHo itu berasal dari suku Hui yang menjadi budak Mongol, namun setelah pendiri kerajaan Ming berhasil menggulingkan Mongol, dalam perang tsb kakek dan ayah CengHo terbunuh, dan CengHo yang masih berusia 7 tahun dikastrasi akhirnya diangkat jadi budak dikerajaan Cina yang baru yaitu dinasti Ming. Setelah pendiri Ming Mati, penggantinya kaisar Yunglo, kaisar inilah yang membangun kapal besar yang bertingkat lima yang mampu memuat sekitar 500 orang tentara. Demikianlah dengan membangun armata yang besar ini, CengHo ditugaskan oleh Yunglo untuk memaksakan semua kerajaan2 diasia tenggara untuk menyatakan takluk dengan memberi upeti. Jumlah armada pasukan terlengkap yang pernah ada didunia saat itu berjumlah 28ribu tentara dengan kapal berjumlah lebih dari 300 buah. Apakah armada bersenjata berjumlah 28ribu orang ini bisa dinamakan mengajak perdamaian ???? Satu kerajaan Majapahit saja seluruh rakyatnya beserta anak2nya tidak sampai berjumlah 2000 kepala keluarga, mana mungkin mampu menghadapi kekuatan 28 ribu pasukan tentara terlatih bersenjata lengkap ??? Bandingkan saja, Libanon diduduki Israel berjumlah 10 ribu tentara, dan seluruh Libanon rata akibatnya. Juga Irak diduduki tentara Amerika yang jumlahnya cuma sekitar 20 ribuan, dan hasilnya anda lihat sendiri kayak apa jadinya Irak. Demikianlah armada CengHo, tidak ada kabar beritanya korban yang jatuh, namun setiap kerajaan yang dikunjungi pasti ludas tanpa ada catatannya apalagi belum ada koran waktu itu !!! CengHo berkunjung ke Semarang, anda bisa lihat di Semarang ada Kuil atau kelenteng Sam Po Kong......inilah kelenteng yang dibangung oleh CengHo dengan patung dirinya yang wajib disembah oleh masyarakat sekelilingnya waktu itu. Kelenteng ini dipelihara oleh selir2 raja yang dihadiahkan Yunglo kepada setiap raja yang tunduk dan bersedia membayar upeti tanda menyembah raja Cina. Kelenteng Sam Po Kong itu bukanlah mesjid, ada patung didalam nya, tapi sekarang oleh umat Islam dikeramatkan dan dikatakan itulah mesjid Sam Po Kong, sedangkan patungnya juga masih ada disana sering di shalatkan dan hal ini bukanlah menyembah patung tapi sekedar menghormati CengHo !!!! Ada bukti lagi, di Semarang ada Jangkar besar yang katanya berasal dari kapal CengHo waktu berlabuh di semarang dulu. Lhoooo...apa anda enggak bisa mikir ???? Setiap kapal kalo berlabuh memang menurunkan Jangkarnya, tapi waktu berangkat lagi tentu jangkarnya dibawa lagi tidak ditinggalin dipantai di Semarang !!!! Tapi kenapa ada satu jangkar yang ketinggalan atau sengaja ditinggalin ???? Jawabnya gampang, yaitu ada kapal milik Cengho yang karam, hancur, atau tak perlu digunakan lagi, dan bisa jadi kapalnya waktu itu juga ditinggalkan disana untuk sang selir ataupun sang raja untuk membayarkan upeti nantinya. Namun ada satu hal yang perlu anda ketahui, setiap kapal berisi 500 orang tentara, jadi kalo ada satu kapal yang tak digunakan lagi, kemana 500 orang tentara itu ??? Yang namanya tentara kalo hilang cuma satu aja artinya yaitu mati gugur. Namun armada Cengho itu khan berdamai, lalu ada sedikitnya 500 tentara yang gugur harusnya anda bertanya, koq bisa gugur???? Tentu gugurnya bukan tertiup angin Jawa, melainkan gugur waktu berperang dan menjagal pasukan kerajaan yang mulanya mencoba melawan, tapi akhirnya karena kalah kuat sang raja menyerah dan berjanji akan membayar upeti dan menyembah takluk kepada kerajaan Cina. Demikianlah, pasukan CengHo itu bukanlah missi persahabatan melainkan missi penaklukan. Juga missi CengHo itu murni missi kerajaan, Cengho itu utusan raja bukan utusan Allah yang ditugaskan Allah menyebar Islam. Tidak ada agama Islam yang disebarkan oleh CengHo. Satu lagi kesalahan fatal, CengHo melakukan perjalanan ke Jepang hingga Asia Tenggara saja telah menghabiskan waktu 30 tahunan bukan cuma 2 tahun. Apalagi harus juga berperang, menundukkan raja2 yang melawannya, kemudian membangun kelenteng Sam Po Kong disetiap tempat yang ditaklukannya. Demikianlah, setelah CengHo kembali ke Cina, raja Yunglo yang mengutusnya sudah mangkat dan diganti oleh raja lain yang justru menangkap CengHo setelah dia kembali. CengHo dipenjara cukup lama, dan raja yang baru ini tak lama umurnya dia digulingkan saudara Yunglo dan Cengho dibebaskan. Cengho meminta agar dia dijadikan utusan lagi, dan Raja baru ini mengabulkannya, tapi para pembantu Raja menolaknya sehingga sang raja tidak berdaya, akhirnya Cengho berlayar sendiri yang kabarnya mengunjungi Afrika, dan dia tidak kembali ke Cina dikabarkan gugur dilaut sebagai seorang pelaut sejati. Demikianlah, masalah dongeng dia ke Afrika, Mogadisu, dan ke Mekah sama sekali tidak ada buktinya, karena memang disana tidak ditemukan kelenteng Sam Po Kong yang disembah masyarakat seperti yang masih bisa kita temukan di Semarang, Singapora, maupun Malaysia. DEMIKIANLAH, SECARA RINGKAS SAYA TULIS DISINI UNTUK MEMASTIKAN BAHWA CENGHO BUKANLAH PENYEBAR AGAMA ISLAM BAHKAN DIA BUKAN BERAGAMA ISLAM TAPI CONFUSIUS TULEN YANG MEMBAWA MISI RAJA CINA. DIA BUKAN MISSI PERDAMAIAN MELAINKAN MISSI PENAKLUK YANG BERHASIL SUKSES, SELURUH KERAJAAN2 DI ASIA TENGGARA BERHASIL DITUNDUKKANNYA. ARMADA CENGHO ADALAH ARMADA TERKUAT PERTAMA YANG PERNAH ADA DIDUNIA. Hal inilah yang membuat orang2 Barat merasa tersaingi, terutama Inggris yang merasa raja dilautan. orang Inggris terkenal dan bangga sebagai bangsa pelaut dan bajak laut. Namun ternyata ada laksamana Cina yang bernama Cengho yang lebih besar dari bajak laut Inggris. Di Indonesia, dongeng CengHo dimanfaatkan umat Islam di Indonesia untuk memaksakan keturunan Cina masuk Islam dengan teladan CengHo. Umat Islam mempropagandakan CengHo sebagai umat Islam. Dilain pihak, keturunan Cina di Indonesia juga ingin berkilah, bahwa orang2 keturunan Cina tidak layak untuk didiskriminasi hanya karena bukan Islam, karena pada dasarnya agama Islam di Indonesia sendiri disebarkan oleh orang Cina yang bernama Cengho. Kenapa sekarang setelah pribumi Indonesia menjadi Islam malah cina itu dijarah dan amoy2nya diperkosa ??? Demikianlah semua pihak ingin memanfaatkan dongeng Cengho ini untuk kepentingannya masing meskipun sering sekali keluar dari rasionalitas yang sebenarnya. Di Mogadishu tidak ada bekas2 kunjungan Cengho karena disana tidak tampak bekas2 adanya kelenteng Sam Po Kong, kecuali kalo dibongkar oleh penduduk setempat tentunya !!!! Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
