http://www.suarapembaruan.com/News/2006/10/05/Utama/ut03.htm
SUARA PEMBARUAN DAILY Air Lumpur Dibuang ke Kali Porong, Ikan Mati [SIDOARJO] Uji coba pembuangan air lumpur dari kolam penampungan (pond) 5 di Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, ke Kali Porong, akhirnya dilaksanakan Kamis (5/10) dini hari. Uji coba tersebut masih menggunakan pipa berukuran 11 inci. Sebelumnya, Rabu (4/10) uji coba sempat ditunda. Karena kapasitas mesin penyedot lumpur cukup besar, 1.500 meter kubik per hari, maka pipa 11 inci tersebut kemudian diganti dengan pipa 20 dan 32 inci. "Secara prinsip uji coba pembuangan air lumpur ke Kali Porong berjalan lancar," ujar seorang petugas lapangan kepada Pembaruan. Penggantian pipa dari 11 inci ke 20 dan 32 inci dimulai Kamis pagi dan diharapkan rampung 2 sampai 3 hari lagi. Dampak dari pembuangan air lumpur ke Kali Porong banyak ikan mati terapung. Sejumlah warga desa setempat langsung berburu ikan itu karena berpendapat matinya ikan-ikan tersebut bukan karena pengaruh pembuangan air lumpur. Sebelumnya, Juru Bicara Tim Nasional Penanggulangan Bencana Lumpur Lapindo, Rudi Novrianto, di Sidoarjo, mengatakan, jika pompa penyedot telah berfungsi tim akan memasang satu lagi pipa untuk mengoptimalkan pengoperasian dua lagi mesin pompa. Dengan asumsi tiga mesin penyedot dioperasikan sekaligus akan dapat dibuang lumpur sekitar 4.500 meter kubik per jam atau 108.000 meter kubik per hari. Lumpur yang dialirkan ke Kali Porong nantinya didorong dengan air dari Kali Brantas guna mempercepat mengalirnya lumpur ke muara Kali Porong. Sementara itu sekitar 30 elemen organisasi kemasyarakatan di Bangkalan, Madura, berunjuk rasa menolak pembuangan lumpur ke laut. Mereka menilai pembuangan lumpur ke Selat Madura tidak menyelesaikan masalah, karena nelayan dan petani tambak terancam gulung tikar. Ganti Untung Pada Rabu malam, Bupati Sidoarjo Win Hendrarso, bersama Lapindo Brantas Inc dan Timnas Penanggulangan Lumpur menyosialisasikan relokasi warga di daerah ring satu (berbahaya), yakni Jatirejo, Siring, Renokenongo, dan Kedungbendo. Kepala Desa Jatirejo Abdul Somad mengatakan, berdasarkan hasil angket sekitar 80 persen warga Jatirejo memilih ganti untung daripada relokasi. Dari 821 keluarga, 675 keluarga menyerahkan kembali angket kepada perangkat Desa Jatirejo. Mengenai besarnya harga tanah, menurut Abdul Somad, warga meminta lima sampai enam kali dibandingkan dengan harga pasar saat ini, antara Rp 300.000 dan Rp 500.000 per meter persegi. Kepala Desa Renokenongo, Machmudatul Fatchiyah, mengatakan, sesuai kesepakatan warga desanya memilih untuk bedol desa atau relokasi, dengan syarat, segala pranata sosial di tempat yang baru harus lebih baik dari yang di tempat lama. "Warga minta ganti untung untuk membangun rumah secara mandiri di lahan yang sudah disiapkan. Warga enggan dibangun rumah, khawatir kualitasnya tidak cukup baik," katanya. Secara terpisah, Ketua Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F-SPSI) Sidoarjo, Didik Bagio Utomo, menjelaskan, pertemuan perwakilan Lapindo Brantas Inc dengan perusahaan korban luapan lumpur ditunda oleh Lapindo secara sepihak, yang semula Rabu menjadi Jumat (6/10). "Wakil-wakil perusahaan kecewa karena momen yang mereka tunggu untuk menerima bantuan hidup pengganti upah untuk karyawannya, sekaligus membicarakan kepastian pembe- rian tunjangan hari raya (THR) serta membahas pembelian aset perusahaan yang berada di wilayah berbahaya," kata Didik. [029/080] Last modified: 5/10/06 [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
