Luka Jarahan Suharto Belum Juga Sembuh Luka Baru Dibuat Lagi...... Kesalahan lama yang dilakukan Suharto dengan menjarah uang pinjaman belum lagi mampu dibayar, tapi sekarang SBY sudah berhasil menambah hutang lama dengan hutang baru. Lebih menarik lagi, ternyata hutang baru ini juga didapat dari sumber2 yang persis sama seperti yang dilakukan oleh Suharto dulu.
Tugas presiden memang cuma mencari hutang, karena sumber korupsi dari dalam negeri tidaklah cukup dan lebih mudah terdeksi pada saat penjarahan. Berbeda dengan menjarah dana dari hutang, bahkan waktu transaksi hutang itu dilakukan sekalipun tidak ada yang tahu, baru nanti ketahuan waktu penagihannya mulai dilakukan 30-60 tahun yang akan datang. Kalo hutang yang lama itu saja sudah tidak mungkin dibayar dengan seharga negara ini sendiri, maka hutang yang baru sudah termasuk menggadaikan rakyatnya sebagai budak untuk dimasa yang akan datang. Memang bangsa ini enggak kapok2nya menyusahkan rakyatnya sendiri, menipu rakyatnya sendiri, menjerumuskan rakyatnya sendiri. Rakyat diracuni dulu dengan agamanya, kemudian diadu domba sehingga focus permasalahan hutang berhutang menjadi bukan lagi permasalahan. Media berita yang sudah dikuasai tinggal memberitakan kebohongan2 baru tentang keberhasilan ekonomi akibat kenaikan semua bidang pembayaran upeti maupun pemerasan rekanan. Uang pinjaman dari hutang yang baru sebagian digunakan untuk pembayaran hutang lama untuk merekayasa perbaikan ekonomi akibat sudah mampu membayar hutang lama. Berita lengkapnya tinggal anda baca sendiri dibawah ini: Jakarta, CyberNews. Dana Moneter Internasional (IMF) menyambut baik keputusan Indonesia yang akan membayar utangnya lebih cepat dari jadwal. "Kami menyambut baik keputusan pemerintah Indonesia," kata juru bicara IMF Masood Ahmed kepada para wartawan setelah mendengar keputusan pemerintah Indonesia. "Kami menilai pembayaran utang ini merupakan gambaran kuatnya pemulihan ekonomi, mencerminkan kemampuan untuk melunasi utangnya dan kami akan terus berupaya menciptakan hubungan yang lebih erat dan dialog dengan pemerintah Indonesia, tidak saja soal ekonomi Indonesia tapi juga ekonomi di kawasan Asia Tenggara," ujar Ahmed. Ia mengatakan pemerintah Indonesia akan membayar sisa utangnya sebesar 3,2 miliar dolar secepatnya pada minggu depan setelah cadangan devisanya terus meningkat. Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
