http://www.antara.co.id/seenws/?id=43819

Mimpi Bertemu Wanita Cantik, Temukan Guci dan Koin Kuno

Darsono (29), penduduk Dusun Modangkawit, Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, 
Kabupaten Grobogan, Jateng, cukup beruntung karena pada saat pergi ke sawah, 
dia ketiban rezeki.

Pada saat itu, Sabtu (30/9), sekitar pukul 10.00 WIB laki-laki berperawakan 
biasa itu melangkahkan kakinya ke sawah untuk merumput dan ketika mengayunkan 
cangkulnya ke tanah, tiba-tiba cangkul menyentuh benda keras.

Dengan sedikit rasa takut, Darsono mengajak kakak kandungnya Yahman (40) untuk 
mencangkul kembali di lokasi sawah tersebut dan ternyata mereka menemukan guci 
yang berisi uang logam kuno atau zaman dahulu disebut uang gobog.

Mereka langsung mengangkat temuan guci kuno yang berdiameter 40 Cm dan berisi 
uang logam kuno, setelah ditimbang uang logam kuno tersebut seberat 167 
kilogram.

Secara spontan oleh Darsono uang logam kuno itu dijual kepada pedagang barang 
rongsokan dengan harga total seluruhnya Rp6,8 juta.

Oleh pedagang itu, uang logam tersebut dijual kembali kepada pengumpul barang 
rongsokan, dan setelah uang logam kuno itu dilebur kembali, ternyata di 
dalamnya terdapat kandungan emas seberat 1,5 kilogram.

"Saya menyesal terlalu terburu-buru menjual uang logam kuno itu ke tukang 
rongsok, karena ternyata uang logam tersebut mengandung kandungan emas," tutur 
Darsono dengan polos.

Konon masyarakat di daerah desa tersebut menyakini bahwa lokasi di mana 
ditemukan guci dan uang logam kuno itu merupakan daerah peninggalan kerajaan 
Modangkamolan yang pada saat itu rajanya adalah Dewata Cengkar.

Pada era Kerajaan Modangkamolan itu pada zamannya cerita Ajisaka dan dari 
radius penemuan itu juga tidak jauh dari objek wisata Bledug Kuwu yang juga 
merupakan bagian cerita sejarah pada era Ajisaka.

Darsono sebelum menemukan guci dan uang logam kuno ini, hanya memiliki firasat 
yakni bermimpi menggendong mayat yang kemudian ditemui wanita cantik, tetapi 
wanita cantik itu tiba-tiba menghilang di sawah tempat ditemukan guci tersebut.


Perlu penelitian

Seorang anggota DPRD Kabupaten Grobogan, Agus Siswanto, menyatakan Pemkab 
Grobogan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan perlu melakukan penelitian 
seksama dengan penemuan itu. 

Menurut dia, harusnya Pemkab setempat cepat tanggap dengan penemuan benda yang 
bersejarah itu, dan perlu diselamatkan. Apabila perlu Pemkab bekerjasama dengan 
Dinas Purbakala Jawa Tengah melakukan penelitian.

Penemuan benda bersejarah di Kabupaten Grobogan masih sering ditemui, bahkan 
baru-baru ini saja juga ditemukan arca Syiwa kuno di daerah Pulokulon.

Untuk itu, ia berharap, Pemkab Grobogan bekerjasama dengan Dinas Purbakala 
Jateng untuk memberi penyuluhan kepada masyarakat agar jika menemukan 
benda-benda bersejarah melapor kepada petugas kelurahan maupun kecamatan, 
karena benda-benda itu harus diselamatkan.

Diakuinya, di wilayah Grobogan masih banyak daerah yang merupakan situs sejarah 
yakni seperti Api Abnada Mrapen di kecamatan Godong dan Bledug Kuwu di Kradenan 
yang merupakan keajaiban dunia yakni dari titik lokasi bumi mengeluarkan 
semburan lumpur, tetapi membawa berkah karena masyarakat setempat bisa 
memanfaatkannya untuk membuat garam. (Tri Sedyoko)


Copyright © 2006 ANTARA


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke