Kiamat Bagi Umat Islam Sudah di Ambang Pintu !!! Gebrakan anti-terorist memang pada mulanya bukanlah merupakan gerakan anti-Islam, tujuannya hanyalah menindak pelaku2 terorist sesuai hukum yang berlaku. Namun dalam perjalanannya justru kebanyakan umat Islam melibatkan diri membela pelaku2 terorist sementara dilain pihak para teroristpun meminta bantuan dan partisipasi umat Islam. Oleh karena itu bukan hal yang tidak mungkin kalo keinginan umat Islam dalam membela terorist ini berhasil dipaksa oleh umat Islam menjadi gebrakan anti-Islam.
Anti-Islam bukanlah berarti umat yang bukan Islam membenci umat Islam, melainkan lebih berarti sesama umat Islam saling membenci. Hal ini bisa kita mulai dari contoh di Irak maupun di Indonesia dan juga dibeberapa belahan bumi lainnya. Islam Shia, Islam Kurdi, dan Islam Sunni sedang dalam proses saling menghancurkan. Dilain pihak Amerika berusaha mendamaikan mereka untuk bersedia menerima satu sama lain dalam satu negara demokrasi yang sekuler. Namun seperti juga di Indonesia, semua pihak menolaknya, dan senat di Amerika sudah berulangkali memperingati pres. Bush untuk tidak membuang biaya sia2 mendamaikan mereka yang memang tidak suka damai. Sudah berulang kali, dimanapun umat Islam selalu mau mengusir Amerika, mereka menyatakan mampu mengatasi internal Islam tanpa campur tangan Amerika. Namun kalo sudah pecah perang, barulah mereka teriak2 meminta bantuan Amerika, hal ini bisa kita lihat di Kosovo, dan juga di Libanon. Islam yang sama yang mengusir Amerika keluar Libanon dulu, namun sekarang meminta Amerika menjinakkan Israel yang didholiminya lebih dulu. Sama halnya dengan Palestina yang ber-cita2 memusnahkan negara Israel, padahal Amerika sudah menasihatinya untuk jangan bersikap dholim. Hasil akhirnya kita sama2 menyaksikan siapa yang akan segera musnah karena teriak2 minta tolong tak terdengar lagi. Demikianlah situasi dunia Islam diluar Indonesia, sedangkan didalam negeri Indonesia sendiri situasi tidak jauh berbeda, sesama Islam mulanya saling tuduh sebagai komunis di thn 1965 hingga akhirnya 10 juta Islam Komunis dibunuh oleh Islam yang bukan komunis yang dibantu Amerika. Sekarang, dimulai dengan pembakaran mesjid Islam Akhmadiah disertai penjarahan2 harta benda umatnya, sementara itu ada kelompok Islam lainnya yang mendholimi agama minoritas lainnya seperti membomb Bali pulau suci umat Hindu, kemudian menjagal umat kristen di Ambon dan di Poso, semuanya ini hanya menuju kesatu tujuan yaitu: BALAS DENDAM, HUTANG DARAH HARUS DITAGIH DARAH, HUTANG JIWA HARUS DITAGIH NYAWA. Sementara itu seluruh dunia Islam mengalami krisis ekonomi yang paling parah dalam sejarah dunia kita ini, termasuk Indonesia. Tidak ada satupun titik2 terang yang bisa diharapkan menjadi jalan keluar karena negara2 ekonomi kuat semuanya sudah merasakan kedholiman ajaran Islam yang penuh khianat2, mereka bilang agama Islam sebagai agama damai tetapi mereka mendukung terorist di-mana2. Contohlah, ditahun 1965, orang2 keturunan Cina di Indonesia didholimi Islam, tetapi sekarang umat Islam men-jilat2 pantat orang cina. Dulu mereka membakari barongsai, sekarang umat Islam me-muja2 barongsai. Dulu umat Islam anti-Cina, tidak boleh buka hubungan diplomatik dengan Cina, namun sekarang sebaliknya, me-minta2 agar Cina buka hubungan diplomatik. Seharusnya umat Islam belajar kejadian masa lalu agar tidak salah jalan dizaman sekarang, agar tidak menyulitkan diri seharusnya umat Islam mau membuka hubungan diplomatik dengan Israel sebelum secara memalukan nantinya me-minta2 agar Israel mau membuka hubungan diplomatiknya di Indonesia. AlQuran ternyata hanya berisi kebohongan2 dan fitnah yang tidak menguntungkan umat Islam sendiri, bahkan sangat merugikan, terutama kebiasaan shalat 5 waktu untuk melatih berbohong dan membohongi diri sendiri maupun sesama umatnya. Seharusnya kita sebagai umat Islam menyadari, hidup dalam kebohongan dalam pengucapan Syahadat sangatlah beracun yaitu meracuni iman sendiri. Bersaksi tanpa menyaksikan sama sekali merugikan karena selain membohongi diri juga membohongi sesama umat disekitarnya untuk menyaksikan yang tidak pernah ada sebagai se-olah2 ada. Diseluruh dunia sekarang ini, setiap umat Islam terbatas ruang geraknya, mau naik pesawat kenegara sesama Islam sekalipun tidak bisa karena pemberian visa diperketat dengan menyidik latar belakang umat itu sendiri. Semua pesawat terbang didunia ini tidak ada yang dimiliki umat Islam karena pada hakekatnya umat Islam tidak memiliki teknologi apapun selain teknologi teror yang dilestarikan dalam AlQuran. Wajar, kalo umat Islam tidak bisa berpergian, maka juga tidak bisa saling mengirim bantuan. Apakah kalo terjadi perang antar sesama Islam maupun terhadap yang bukan Islam bisa menjamin kemenangan dipihak Islam ??? Islam Ahmadiah sendiri penganutnya di Indonesia dikabarkan lebih dari 30 juta, jumlah ini cukup berarti apalagi fanatisme-nya 100x lipat lebih tinggi dari Islam MUI. Apa yang diharapkan umat Islam di Indonesia dengan membakar mesjid Ahmadiah dan menjarah harta benda umatnya ??? Tak ada lain yang bisa diharapkan selain balas dendam. Apa yang diharapkan umat Islam di Indonesia dengan pemerkosaan amoy2 di Indonesia ??? Enggak ada harapan lain juga balas dendam. Apa yang diharapkan umat Islam di Indonesia dengan membakari gereja2, menutupi jalan masuk sekolah2 Kristen, melarang pendirian gereja2, dan membunuhi pendeta2nya ??? Tak ada harapan lain selain balas dendam. Apa yang diharapkan umat Islam di Indonesia dengan pembunuhan massal sesama Islam yang dituduh komunis ditahun 1965 ??? Tidak beda, cuma balas dendam yang bisa diharapkan, dan waktunya cepat atau lambat pasti akan tiba. Masih adakah harapan masa depan Islam kalo kita mau jujur meniti kedholiman2 umat Islam terhadap sesamanya maupun terhadap yang non-Islam ??? Terus terang, sejujurnya, Kiamat atau hari akhir bagi agama Islam sudah diambang pintu, tanpa perang sekalipun Islam akan segera berakhir, tak ada yang bisa menolong, waktunya sudah terlambat, pepatah mengatakan, masa depan kita ditentukan oleh perbuatan kita hari ini. Kalo hari ini kita banyak melakukan pembunuhan2 dan berbagai kedholiman, masa depannya kita akan terancam pembunuhan2 dan kedholiman sebagai balasannya. Semoga tulisan ini merupakan renungan bagi umat Islam dan semua umat beragama lainnya di Indonesia untuk menyadari bahwa Syariah Allah adalah bencana, dan untuk mencegah bencana wajib angkat senjata, lawanlah dan hancurkanlah Allah yang berpusat di Kabah yaitu berhala yang disembah umat Islam diseluruh dunia. Bagi bangsa Indonesia, cukup hancurkan kekuatan Allah yang membuka cabang2nya diseluruh Indonesia. Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
