Hehehe .. iya .. salah tuh yg dibilang jasad.
Mus itu bukan provokator, tapi seorang ibu rumah tangga yg cerewetnya minta 
ampun dan paling demen bikin tetangga2nya pada ribut..
Jadi, beda kan sama provokator, karena mereka biasanya kan dikasih duit sama 
orang untuk bikin keributan di mana2 ... nah kalau si ibu rumah tangga ini 
posisinya lebih tinggian lagi levelnya.  Si ibu ini posisinya bukan lsg di 
daerah potensi konflik, tapi cukup duduk dibelakang meja, atau sambil nonton 
berita malam sambil ngatur itu para provokator harus dikasih isu apa hari ini. 
.. hehe 
Jlegur ... si ibu ketawa deh kelonjotan...


--- In [email protected], "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> --- In [email protected], "jasadlelaki" <jasadlelaki@> wrote:
> >
> > tuh, kan...??? ujung-ujungnya ketahuan kalau si mus jadi provokator.
> > si jasad.
> > 
> 
> 
> 
> Stupid banget sih???  Bukan saya yang provokatornya, melainkan masing2
> agama itu sendiri yang memprovokasi umatnya untuk saling berperang.
> 
> Saya khan cuma pengamat yang menyaksikan situasi lapangan, dan cuma
> melaporkan bahwa kasus perkasus akan mau tak mau menuju perang terbuka
> karena ber-basa basi akhirnya sudah tak memungkinkan lagi.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> > --- In [email protected], "Hafsah Salim" <muskitawati@> wrote:
> > >
> > > Sudah Waktunya Perang Islam Kristen Dikobarkan di Indonesia !!!
> > > 
> > > Laskar Jihad harus dijawab dengan Laskar Kristus, yang satu minoritas
> > > tapi memiliki kekuatan mayoritas diluar negeri, lawannya adalah
> > > mayoritas yang selalu kalah diluar negeri.  Demikianlah kira2
> > > perbandingan kekuatan sementara, karena dengan pecahnya perang barulah
> > > kekuatan sebenarnya akan muncul.
> > > 
> > > 
> > > > A Nizami <nizaminz@> wrote:
> > > > Fabianus Tibo itu membantai ribuan Muslim di Poso.
> > > > Di Ambon di mana Kristen mayoritas, di sana terjadi
> > > > kerusuhan yang menewaskan puluhan ribu Muslim.
> > > > Tapi di daerah yang mayoritas Islam seperti di Jawa
> > > > dan Sumatera aman2 saja. Tidak ada ribuan orang dari
> > > > agama tertentu yang dibunuh.
> > > > 
> > > 
> > > Tulisan diatas hanyalah salah satu fitnah untuk mengobarkan perang,
> > > karena kenyataannya, Tibo adalah korban yang membela gerejanya yang
> > > mau dibakar muslim sehingga dia terpaksa juga membunuh beberapa muslim
> > > bukan ribuan.  Namun kenyataannya, muslim membunuh jutaan orang
> > > dizaman G30S diJawa sudah menjadi catatan sejarah dunia.  Dan jutaan
> > > nyawa itupun pasti akan menagih hutang nyawa pada waktunya yang tepat.
> > > 
> > > Daerah Kristen di Indonesia Timur telah diserbu oleh pasukan Laskar
> > > Jihad yang dibacking pemerintah pusat.  Umat Kristen jelasnya
> > > minoritas yang tidak mendapatkan perlindungan pemerintah melainkan
> > > justru didholimi oleh umat mayoritas.  Namun agama Islam dilain pihak
> > > bukanlah agama damai, cukup anda belajar dari sejarahnya.  Sebaliknya,
> > > agama Kristen juga merupakan agama penjajah dulunya, namun bukan lagi
> > > dizaman sekarang.
> > > 
> > > Kalo memang umat Islam memang bertekad memaksakan Syariah Allah, apa
> > > salahnya bagi umat lain juga untuk mencegahnya.
> > > 
> > > Biar gimana pun, perang Islam Kristen memang harus dimulai, tidak ada
> > > kata damai dalam hal ini.  Saya sebagai pengamat tidak melihat
> > > kemungkinan untuk mencegahnya karena memang hak masing2 untuk membunuh
> > > lawannya dalam menegakkan kedamaian masing2.
> > > 
> > > Seharusnya kita belajar dari Hammas, mulanya ingin memusnahkan Israel,
> > > setelah dihantam Israel malah ingin berdamai dan gencatan senjata. 
> > > Memang perang itu kejam tak mengenal ampun, sebaiknya jangan memulai
> > > karena sekali pecah hamipir tak mungkin menghentikannya sebelum salah
> > > satu pihak hancur lebur.  Ukurlah kekuatan masing2 sebelum memulainya.
> > >  Memang Kristen itu masih minoritas di Indonesia, tapi kalo bisa
> > > menang perang, apa salahnya kalo jadi mayoritas akhirnya, hal itu
> > > hanyalah soal kekuatan senjata sama kasusnya Yahudi yang minoritas
> > > bisa menundukkan Arab yang mayoritas.  Kalo umat Islam punya
> > > brotherhood yang saling menolong apabila satu Islam disakiti, saya
> > > kira umat Kristen juga punya brotherhood yang sama setelah banyak
> > > umatnya yang didholimi dengan pembunuhan, penjarahan maupun fitnah2
> > > dari umat Allah ini.
> > > 
> > > Hanya negara sekuler sajalah yang bisa menjamin kedamaian kehidupan
> > > beragama, namun negara sekuler terbukti sudah ditolak oleh semua pihak
> > > yang sekarang siap perang tanding.  Pembunuhan Tibo belum lagi
> > > terbalas, sekarang ditambah lagi pembunuhan pendeta, saya yakin
> > > Crusader dari Luar Negeri perlu diundang masuk lengkap dengan
> > > senjatanya.  Bahkan perlu Israel juga diundang untuk berpartisipasi
> > > untuk menjadikan Indonesia juga seperti Libanon.
> > > 
> > > Selamat Berperang, sudah waktunya umat Kristen berani berperang, saya
> > > yakin dengan pembunuhan pendeta Irianto situasi makin mendorong bahwa
> > > orang2 Kristen tak boleh hidup satu atap dengan orang Islam keduanya
> > > harus dipersenjatai dan untuk ini sesama umat dari luar negeri bisa
> > > diharapkan untuk membantunya.
> > > 
> > > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > >
> >
>

 




[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke