Itulah namanya agama ....mungkin bagi orang yang tidak mengakui adanya Allah 
belum pernah merasakan bagaimana beragama, sampai matipun jalan pemikiran 
seperti itu tidak akan pernah bisa ada titik temu dengan orang beragama. Dan 
itu keliatannya yang Ibu inginkan.  Bukan namanya agama kalau segala sesuatu 
itu harus dipercaya dengan akal sehat. Untuk memiliki agama, kita harus 
mempercayai kisah kisah di masa lalu sebelum lahir dan kisah kisah yang tidak 
masuk akal dll yang tidak dapat diolah oleh akal sehat.

Agama Islam, Kristen , Yahudi selalu mempercayai hal hal yang gaib atau tidak 
masuk akal bagi anda, ya kejadian di masa sebelum kita lahir, Isa membangkitkan 
orang mati, N Muhammad bisa membelah bulan, Musa bisa membelah lautan dan masih 
banyak lagi yang tidak terhitung. Itu semua tidak masuk akal dan kita belum 
lahir waktu itu.

Dan hal hal itu tidak mungkin bisa di percaya oleh yg tidak beragama, karena 
memiliki pemikiran yang berbeda termasuk anda.

Orang islam juga tidak akan bisa membuktikan kebenarannya kepada Anda, selain 
nanti hari kiamat. Itu pun kalo anda percaya hari kiamat. Mungkin yang anda 
percaya setelah mati tidak pernah ada kehidupan setelah itu.

Orang membaca artikel anda bukan karena tertarik dan ingin mendalami artikel 
anda, tapi  mencoba mencoba memberikan pandangan mereka yang berbeda terhadap 
anda.

Bagaimana anda bisa mempercayai cerita abu Bakar menjagal nabi Muhammad pada 
shalat Jumat, sedangkan anda waktu itu belum lahir. Di buku sejarah tidak 
pernah disebutkan hal itu apalagi AlQuran dan Hadits. Bagaimana anda tau Neil 
Amstrong masuk islam atau tidak sedangkan anda mungkin belum lahir, ataukah Ibu 
secara pasti mengetahui langsung dari Neil Amstrong bahwa beliau masuk islam 
atau tidak

bagaimana orang bisa percaya kata kata anda yang tidak ada bukti , sedangkan 
orang islam mengetahui secara pasti bahwa N Muhammad meninggal di pangkuan 
istrinya melalui Hadits.



----- Original Message ----
From: Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, October 22, 2006 10:01:12 AM
Subject: [proletar] Mari Kita Bersaksi Seperti Dalam Syahadat......!!!









  


    
            Mari Kita Bersaksi Seperti Dalam Syahadat.... ..!!!



Menurut kenyataan, setiap umat Islam wajib mengucapkan kalimah

Syahadat yang isinya sbb:



"Aku BERSAKSI, bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan......."



Padahal kalo anda hidup dizaman sekarang, tidak mungkin bisa bersaksi

untuk kejadian dimasa lalu dimana anda belum dilahirkan.  Oleh karena

itu bersaksi disini merupakan kesaksian palsu.  Si pengucap Syahadat

berbohong.



Namun kita tidak boleh sembarangan menuduhnya tanpa membuktikannya,

karena ada beberapa ulama menyatakan bahwa bersaksi dalam kalimah

Syahadat ini tidak perlu dalam arti melihatnya dengan mata kepala

sendiri, tetapi bisa melihatnya dengan keimanan, kepercayaan, ataupun

hati nurani.  Untuk sanggahan ini, saya cukup memberi kesempatan anda

membandingkan kedua kalimat dibawah ini dimana kata2 yang sama

tentunya tidak boleh diartikan secara berbeda:



"Aku BERSAKSI, bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan......."

"Aku BERSAKSI, bahwa Abu Bakr menjagal nabi pada shalat jumat......"



Kedua kalimat diatas menggunakan kata2 yang sama yaitu "bersaksi". 

meskipun digunakan dalam kalimat yang berbeda, secara hukum ilmu

bahasa setiap kata yang sama juga mempunyai arti yang sama.



Apakah kesaksian saya tentang Abu Bakr yang menjagal nabi pada shalat

jum'at cukup sebagai kesaksian yang berdasarkan iman dengan

mengabaikan mata kepala sendiri ???



Kalo arti kata bersaksi boleh mengabaikan penglihatan sendiri, bisa

banyak orang yang bisa kita tuduh berzinah tanpa perlu melihatnya

sendiri.  Cukup tuduhan fitnah kita jatuhkan kepada orang2 yang kita

cemburui agar bisa dihukum rajam atas dasar kesaksian yang tak perlu

melihatnya sendiri tapi cukup kita yakini berdasarkan apa yang kita

percaya dan kita rasakan.



DALAM HAL INI SAYA HANYA MINTA KEJUJURAN ANDA SEMUA, TIDAK SEHARUSNYA

KITA MENGORBANKAN KEBENARAN UNTUK KEPERCAYAAN YANG SALAH.



Umat Islam diwajibkan berbohong sebagai rukun Islam yang paling utama,

oleh karena itu juga dibenarkan berbohong dan memfitnah dalam segala

segi dan bentuk kehidupan yang tidak utama.  Memfitnah bahwa pemerkosa

amoy2 itu adalah pemuda kristus, memfitnah bahwa pelaku teror itu

adalah Amerika, memfitnah bahwa 911 itu pelakunya Yahudi dan Mossad,

berbohong bahwa Neil Armstrong beralih menjadi Islam, masih ribuan

bohong2 lainnya yang setiap hari diucapkan oleh umat Allah sebagai

kewajibannya.  Apakah anda bisa bahagia hidup dalam kebohongan ???



Adalah bohong kalo anda menuduh Israel menjajah tanah Arab, yang benar

adalah orang2 Arab dengan Islamnya menjajah tanah Israel.  Orang2 Arab

Palestina bukanlah orang Palestina, karena orang2 Arab Palestina

adalah orang2 Arab yang berasal dari Mesir yang numpang hidup cari

kerja ditanah Palestina sama seperti juga Cina Indonesia adalah orang

Cina yang datang berdagang dari Cina ke Indonesia.



Saya sebagai umat Islam merasa berkewajiban untuk meluruskan hati dan

nurani umat yang dibebani dengan berbagai kewajibannya untuk berdusta

karena DUSTA HANYA AKAN MEMBAWA CELAKA BAGI PENDUSTANYA SENDIRI, dan

hal ini merupakan realitas yang bisa anda saksikan sekarang ini,

kehidupan umat Islam makin chaos, sesama umat saling menjagal, umat

lainnya difitnah dan dibokong dengan teror disaat mereka lengah,

kesemuanya ini memang ajaran aseli dari AlQuran yaitu ajaran teror

kepada mereka yang kafir !!!



Ny. Muslim binti Muskitawati.





    
  

    
    




<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial,helvetica,clean,sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial,helvetica,clean,sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;
}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;
}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;
font-family:Verdana;
font-size:77%;
margin:0;
}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;
}
#ygrp-actbar{
clear:both;
margin:25px 0;
white-space:nowrap;
color:#666;
text-align:right;
}
#ygrp-actbar .left{
float:left;
white-space:nowrap;
}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;
font-size:77%;
padding:15px 0;
}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;
font-size:77%;
border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;
}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;
margin-bottom:20px;
padding:2px 0 8px 8px;
}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;
font-family:Verdana;
font-weight:bold;
color:#333;
text-transform:uppercase;
}
#ygrp-vital ul{
padding:0;
margin:2px 0;
}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;
clear:both;
border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;
color:#ff7900;
float:right;
width:2em;
text-align:right;
padding-right:.5em;
}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;
}
#ygrp-vital a {
text-decoration:none;
}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;
}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;
font-size:77%;
}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;
background-color:#e0ecee;
margin-bottom:20px;
}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;
margin:0;
}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;
padding:6px 0;
font-size:77%;
}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;
font-size:130%;
}
#ygrp-sponsor #nc {
background-color:#eee;
margin-bottom:20px;
padding:0 8px;
}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;
}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;
font-weight:bold;
color:#628c2a;
font-size:100%;
line-height:122%;
}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;
}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;
}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;
}
o {font-size:0;}
.MsoNormal {
margin:0 0 0 0;
}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;
}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq {margin:4;}
-->









[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke