Saya selalu teringat sebuah adegan yang saya lihat disebuah film
Tionghoa yang disiarkan oleh Televisi Perancis dan yang saya tonton di
Perancis belasan tahun yang lalu.

(Film itu mengeritik Garda Merah, judulnya saya sudah tidak ingat).

Adegan itu, konon, berdasarkan salah satu karya Lu Xun, entah buku
yang mana saya lupa. 

Mungkin A Piau (bagi yang kebetulan tahu harap bantu saya menemukann
judul dan halamannnya..).

Tersebutlah, menurut sahibul hikayat, disebuah kota propinsi yang jauh
dari Ibu Kota, kata Lu Xun berkisah, lahirlah seorang anak laki-laki
di sebuah keluarga literati (kira-kira keluarga orang-orang yang
berpendidikan).

Para tetanggapun berdatangan satu demi satu mengucapkan selamat atas
kelahiran putra keluarga literati itu.

Tetangga yang pertama datang, sembari membungkuk-bungkuk (ini
kebiasaan orang Tiopnghoa dulu) berkata kepada si ayah, setelah
melihat anak yang baru lahir itu: "Anak anda ini akan menjadi pegawai
tinggi di Istana di Ibu Kota".

Sang ayah senyum-senyum senang mendengar omongan tetangga itu dan -
tentu saja -  mengucapkan terima kasih kepadanya sembari menyelipkan 
sebuah oleh-oleh untuk tetangga itu.

(Ini juga, konon, kebiasaan di Tiongkok dulu)

Tetangga yang kedua datang mengucapkan selamat atas kelahiran anak
laki-laki di keluarga litterati itu dan berkata kepada si ayah setelah
menatap si anak yang baru lahir itu: "Setelah besar, anak anda ini
akan menjelalajah dunia".

Si ayah senang sekali mendengarnya dan memberi tetangga itu hadiah.

Tetangga ketiga datang (dan tetangga ini tentu saja punya moral yang
sama dengan Lu Xun) dan mengucakan selamat kepada si ayah atas
kelahiran anaknya dan setelah menatap  bayi itu, mengiringi ucapan
selamat itu dengan perkataan ini "Anak anda ini akan mati juga nanti,
seperti tiap manusia".

Si ayah menendang tetangga itu.

Le premier qui dit la vérité, il sera exécuté, bunyi nyanyi Guy Béart.

Inlah masaalah orang Islam Indonesia, seperti juga si ayah dalam
cerita yang saya sampaikan itu: mereka takut mendengar kenyataan,
maunya dikibuli melulu.

Dan saya memang setuju dengan Lu Xun, makanya ketika kami berpakansi
ke Tiongkok dulu, kami sempatkan mengunjungi rumahnya yang dijadikan
museum di Beijing. 

Patungnya kalau tidak salah ada di Shanghai..

Bagi yang tidak suka literatur Tionghoa dan lebih suka baca literatur
Perancis, bisa mengingat omongan André Gide (saya juga nggak tahu
dimana dia menulisnya, tapi kutipan ini sering dipakai orang), yang
bilang: La vérité ne blesse que pour guérir".

Atau, bagi yang suka nyanyi, cari CD Guy Béart dan dengungkan
nyanyinya yang berjudul "Le premier qui dit la vérité..."

Atau kutip Saman Rushdie yang bilang "Tugas penulis itu adalah to say
the unsayable, to speak the unspeakable.

Dan saya ulang: 

"Mereka terus saja bersedia menelan omongan orang Arab yang tidak
berbukti, seperti ikan yang berebut melahap taik dibawah kakus." 
 



--- In [EMAIL PROTECTED], "Rovicky" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


> Mereka terus saja bersedia menelan omongan orang Arab yang tidak
> berbukti, seperti ikan yang berebut melahap taik dibawah kakus. 

Wah kalimat beginian juga masih diloloskan di Apakabar yg moderated ya ?
Aku pikir cuman di proletar doank :P

Memang awalnya berbicara itu sebuah ekspresi, ya diatas namankan
kebebasan ekspresi. Tapi lama-lama menjadi sebuah "sekresi'. Ya
"sekresi"-nyapun yang sudah merupakan "rekreasi" baginya.
"Sekresi" yg diumbar disebarang tempat dengan mengatas namankan
kebebasan "ekspresi".

Bener-bener masih freedomnya versi kanak-kanak yang diartikan boleh
ngompol disebarang tempat.

Duh ... kesian bener milistku ini :(

rdp

--- End forwarded message ---





Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke