saya pernah datang ke mesjid ini pada minggu pertama bulan ramadhan. kata
satpam mesjid, mesjidnya masih tutup dan masih dalam tahap finishing oleh
bule-bule yang didatangkan langsung dari itali. total luas tanahnya sekitar
100 hektar, saat ini baru digunakan sekitar 50 hektar, katanya sih mesjid ini
bisa menampung 25,000 jemaat.
cuman ada 3 mesjid berkubah emas di dunia, yaitu dome of rock, mesjid brunei
dan mesjid depok. sebenarnya ada juga mesjid lain yang berkubah emas yaitu
mesjid samara di irak yang baru dibom kemaren ini.
mesjid ini seluruh lima kubahnya berlapis emas yang melambangkan rukun islam,
jumlah minaret ada 6 yang melambangkan rukun iman. semua lantai dan dindingnya
di dalam dan diluar mesjid pake marmer itali, brazil, india yang dipasang
langsung oleh bule itali. penerangan lampu semuanya pake lampu kristal dari
itali, bahkan lampu kristal utama di tengah mesjid beratnya mencapai 2 ton.
kayaknya sih dengan segala kemewahannya, biaya mesjid ini bisa mencapai ratusan
milyar bahkan triliun rupiah. yang mengherankan, pemiliknya biasa dipanggil
'ibu dian', tidak terkenal dan tentu saja tidak masuk dalam daftar orang kaya
di majalah 'forbes'.
=============
Masjid Berkubah Emas Dibangun di Depok
Depok, Selasa
Sebuah masjid berkubah emas 18 karat dibangun di Kota Depok, Jawa Barat.
Pemiliknya adalah seorang pengusaha minyak. Pembangunan Masjid Dian Al-Mahri,
di Jalan Meruyung, Kelurahan Limo, Kecamatan Cinere, Depok, telah memasuki
tahap akhir. Masjid megah dan besar yang dilapisi emas tersebut membuat suasana
di sekitar masjid seperti di Timur Tengah.
"Pembangunan Masjid ini telah mencapai 90 persen, sebentar lagi masjid ini
selesai dan bisa digunakan untuk umum," kata salah seorang petugas keamanan,
Masjid Dian Al-Mahri, di Depok, Senin (22/5). Petugas yang tidak mau
menyebutkan namanya tersebut mengatakan pembangunan masjid tersebut dimulai
sekitar 1999.
Komplek masjid yang disebut-sebut termegah se-Asia Tenggara itu diperkirakan
memakan biaya puluhan miliar dengan lahan seluas 50 hektar. "Di tempat tersebut
nantinya akan juga dibangun Pesantren," kata petugas tersebut.
Beberapa pekerja masih sibuk dengan pengerjaan Mesjid Dian Al-Mahri. Selain
masih mengerjakan bagian dalam masjid, para pekerja juga sedang memelihara
taman beraneka ragam tumbuhan.
Gerbang utama yang menghubungkan Jalan Meruyung juga masih dalam pengerjaan.
Jika gerbang ini sudah jadi, nantinya akan langsung menghubungkan areal masjid.
Untuk sementara, jalan menuju masjid menggunakan jalur sebelah kanan. Kamera
CCTV terpasang di beberapa tempat memantau pembangunan masjid.
Pembangunan masjid berkubah emas ini menarik perhatian warga. Tapi, mereka
belum boleh masuk ke areal masjid kecuali memiliki kartu anggota atau atas izin
pemiliknya. "Masyarakat umum saat ini belum bisa memasuki areal masjid, karena
belum selesai dibangun," kata seorang petugas yang menjaga pintu masuk masjid
tersebut.
Pemilik masjid megah ini adalah Hajjah (Hj) Dian Djurian Maimun Al-Rasyid. Hj
Dian yang berasal dari Serang, Banten, dan pemilik Islamic Center Yayasan Dian
Al-Mahri memang jarang berada di areal masjid tersebut.
Suaminya, Haji Maimun Al Rasyid berasal dari Padang, Sumatera Barat. Keduanya
tinggal di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan. Warga sekitar mengenal H Maimun
sebagai pengusaha minyak di Arab Saudi.
Agung, seorang warga setempat, mengatakan, warga memang penasaran dengan
masjid kubah emas itu dan sering datang untuk melihat. Namun tidak bisa masuk
ke dalam karena masih dalam tahap pembangunan.
Sumber: Ant
Penulis: Mbk
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/