> "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ada kekeliruan. Seharusnya Ratu Wilhelmina bukan mengunsi ke Belgia, > tetapi ke Inggris, anak-anaknya ke Canada. > Waktu Belanda di duduki Jerman dibuat pemerintahan dibawah tanah, > dua orang Indonesia yang duduk dalam pemerintah tsb. adalah Sunito > [?] dan Abdul Majid. Setelah kembali ke Indonesia Abdul Majid > menjadi gubernur Jawa Tengah yang berkedudukan di Semarang. Waktu > Pak Harto naik panggung Abdul Majid berada di luarnegeri, entah > kemudian mati di negeri Belanda sedangkan Sunito ditangkap karena > anggota PKI. >
Mungkin anda benar, berita pengungsian ke Belgia bisa jadi untuk mengecoh Hitler. Sayapun bingung karena waktu itu Belgia pun dihancurkan setelah Belanda. Namun saya kurang jelas apakah Belgia lebih mampu bertahan menghadapi serbuan Jerman dibandingkan Belanda. Namun kemanapun sang Ratu melarikan diri, adalah impossible untuk memikirkan Indonesia. Semuanya kocar kacir, usai PD2 orang2 Belanda kebingungan bahkan banyak yang takut balik ke Belanda. Demikianlah, pemenang selalu merenggut hadiah milik yang kalah, seluruh jajahan didunia jatuh ketangan Amerika yang tidak siap untuk menerimanya. Jalan terbaik yang ditempuh Amerika untuk tidak memubasirkan hadiah2 itu adalah dengan tentara2 sewaan yang direkrut dari bekas masing2 penjajah yang memang sudah memiliki pengalaman masa lalu dalam penjajahannya. Pengambil alihan Indonesia diberikan kepada Inggris dan Nica, sedangkan pengambil alihan Jepang dilakukan langsung oleh Laksamana Amerika Mac.Arthur. Harus disesalkan, sejarah Indonesia selama ini sengaja disesatkan oleh Bung Karno dan para pemimpin lainnya yang saling bersaing untuk mencoreng Belanda. Bahkan banyak orang2 Belanda yang berusaha membantu memerdekakan Indonesia dari Jepang agar mereka berkesempatan tinggal di Indonesia katimbang kembali ke Belanda. Perlu anda ketahui, bahwa rakyat Belanda paling menderita didunia ini seusai PD2, lebih banyak yang ingin tinggal di Indonesia yang kelihatannya jauh lebih damai daripada di Belanda sendiri. Keganasan pasukan Hitler tak ada bandingnya dibandingkan tentara Jepang di Indonesia. Pasca PD2, Belanda lebih banyak membantu Indonesia untuk penderitaan2 yang mereka alami sebelumnya. Rakyat Belanda juga sangat berterima kasih kepada bangsa Amerika yang berhasil memerdekakan tanah air mereka dari pendudukan Jerman. Itulah sebabnya, saya sangat mengharapkan bangsa Indonesia mampu menulis sejarahnya dengan jujur karena dengan sejarah yang direkayasa seperti itu, negara ini akan hancur dengan sendirinya tidak akan bisa bangkit dengan kebangsaan yang memiliki harga diri. Karena harga diri bukan dari rekayasa melainkan dari kejujuran menerima realitas. Terima kasih atas info mengenai pengungsian Ratu Belanda ke Inggris dan Canada, mungkin riwayat pengungsian itu sendiri merupakan cerita sejarah yang menarik untuk kita kaji. Juga hal yang sangat menarik adanya dua orang Indonesia yang membantu Belanda dalam melawan pendudukan Jerman. Entah apakah kedua orang Indonesia ini juga namanya ditulis dalam sejarah Indonesia. Seharusnya dengan kedua saksi orang Indonesia ini, kita harusnya menyadari bahwa tidak mungkin ada usaha penyerbuan Belanda kedua kali untuk berusaha menjajah Indonesia karena Belanda sendiri sedang sibuk luar biasa merestorasi negerinya dan tentaranya sudah buyar. Ny. Muslim binti Muskitawati. > > ----- Original Message ----- > From: "hash021" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Monday, October 30, 2006 7:33 PM > Subject: [proletar] Re: Belanda Tak Pernah Kembali Jajah Indo Pasca PD2 !!! > > > > Analisa anda menarik sekali dan nampaknya memang lebih cocok dari > > sejarah yang selama ini saya pahami. Thanks. > > > > H Asmara Hardi > > > > --- In [email protected], "Hafsah Salim" <muskitawati@> > > wrote: > >> > >> Belanda Tak Pernah Kembali Jajah Indo Pasca PD2 !!! > >> > >> Tak mungkin Belanda kembali untuk menjajah Indonesia setelah usai PD2 > >> karena Belanda sendiri hancur lebur, lebih hancur daripada Indonesia. > >> Ratu Wilhelmina mengungsi ke Belgia. Namun sejarah Indonesia harus > >> direkayasa Bung Karno untuk mengekspose kebenciannya kepada orang2 > >> Belanda yang dulu menolak lamarannya. > > > > > > > > > > Post message: [EMAIL PROTECTED] > > Subscribe : [EMAIL PROTECTED] > > Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] > > List owner : [EMAIL PROTECTED] > > Homepage : http://proletar.8m.com/ > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > -- > > No virus found in this incoming message. > > Checked by AVG Free Edition. > > Version: 7.1.408 / Virus Database: 268.13.17/505 - Release Date: > > 10/27/2006 > > > > > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
