Scientist Tidak Memihak Agama/Kepercayaan Manapun !!!

Scientist mengamalkan penemuan2nya untuk semua umat manusia dalam
mempertahankan eksistensi budaya, agama, maupun kepercayaan semua umat
tanpa mem-beda2kannya.

Tujuan science adalah untuk membahagiakan dan menyelamatkan semua umat
manusia apapun agamanya bukan untuk mencelakakan mereka yang menolak
menyembah Allah, dan juga bukan untuk memaksakan berdirinya Syariat Islam.

Scientist menciptakan Mobil, tapi akan celakalah dunia science yang
berpihak kepada agama apabila Mobil2 ini hanya boleh dimiliki oleh
umat yang beriman kepada Allah, dan melarang mereka yang menyembah
berhala.  Sama celakanya dengan melarang umat Kristen untuk duduk
menjadi KapolRes.  Atau menjual sayur kepada orang kafir Rp1000, dan
kepada orang beriman harganya Rp100.  Sama celakanya kalo umat lain
dilarang membangun Gereja, hanya orang yang beriman saja yang boleh
membangun Mesjid.  Juga sama celakanya apabila Gereja halal dibakar,
dan terkutuk mereka yang menyambit mesjid.  Bahkan malapetaka dunia
sekarang terjadi karena halal menteror umat bukan Islam, dan haram
memprotesnya dengan karikatur Muhammad.

Demikianlah, seorang scientist tidak bisa berpihak apalagi berpihak
kepada pencipta malapetaka yang merusak kebahagiaan.


> Lusy Anita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Pak Eddyansah,
> Mungkin muskitawati menganggap kita2 ini orang2 bodoh 
> yang bisa diakali. Maklum dia merasa menjadi orang 
> yang paling pinter bahkan pakai nyebut dirinya 
> seorang scientist. Emangnya dia sendiri yang 
> scientist dimilis ini ???
> 


Scientist adalah professi dalam melakukan observasi dan analisa bukan
bershalat ataupun berdakwah !!!

Scientist adalah professi yang mempersyaratkan kejujuran dalam
laporan, tidak berpihak kepada kepercayaan manapun juga, bersikap
netral dalam memecahkan masalah apapun juga.  Tidak pernah berbohong
se-mata2 untuk membela agamanya atau kepercayaannya karena selalu
mengambil keputusan melalui logika dan rasionya bukan melalui
kepercayaannya.

Scientist "bukanlah atheist", karena seorang atheist anti terhadap
agama, sebaliknya scientist berdiri dan membela diatas semua agama
tanpa mem-beda2kannya karena kewajiban scientist adalah membela,
melindungi, dan meningkatkan kebahagiaan semua manusia dari apapun
kepercayaannya.

Scientist selalu menulis laporan berdasarkan realitas yang
diobservasinya bukan melalui referensi kepercayaannya atau buku suci
agama manapun juga.

Scientist menghargai dan melindungi setiap kepercayaan sebagai hak
setiap individu untuk memilih hiburan maupun angan2nya.

"Cendekiawan Muslim" bukanlah scientist melainkan sekelompok pendakwah
Islam yang mencatut nama scientist untuk mempertahankan keimanan
umatnya dan menipu umat lainnya se-olah2 science datang dari Allah
yang ditulis AlQuran yang kemudian merupakan sumber segala ilmu 
Mereka bukan scientist karena tugas mereka bukanlah memajukan ilmu
pengetahuan untuk tujuan kemanusiaan, mereka adalah pendakwah yang
mencatut nama science untuk tugas memajukan jumlah umat dengan cara2
yang melanggar kemanusiaan.



> eddyansyah rasyaad lubis <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Anda itu seorang atheis komunis, tetapi kenapa
> MASIH memakai nama Ny Muslim?
> Padahal kata2 Anda apalagi pemikiran Anda selama
> ini sangatlah tidak Islami. 
> Kenapa Bu, MASIH penasaran sama Islam? 


Saya adalah seorang muslimah sejati sejak dilahirkan oleh kedua orang
tua saya yang juga turun temurun merupakan pendiri pesantren dan tokoh
Islam yang terkenal di Indonesia.

Namun saya adalah seorang Islam yang tidak percaya Islam, tidak
percaya Allah, menolak menyembah Allah, dan mengutuk ajaran2 biadab
AlQuran yang mewajibkan memusnahkan berhala, kafir, yahudi, maupun
orang2 murtad.

Seorang beragama Islam tak perlu percaya Islam, sama halnya, seorang
Kristen tak perlu percaya Yesus, seorang Hindu tak perlu percaya
Dewa2, seorang Buddha tak perlu percaya Sidharta Gautama.  Karena
beragama pada hakekatnya hanyalah pilihan setiap individu untuk
mensosialisasikan dirinya dalam lingkungan yang bertujuan
membahagiakan semuanya tanpa membedakan mereka yang percaya ataupun
yang tidak percaya.

Saya adalah seorang anti-Atheist, karena Atheist adalah kelompok orang
yang anti semua agama, padahal saya justru melindungi semua eksistensi
agama apapun dimuka bumi ini.  Agama merupakan hiburan seperti halnya
filem.  Oleh karena itu dalam beragama bukan pada tempatnya
membicarakan agama mana yang benar dan mana yang salah, sama halnya
dengan filem superman tidak perlu kita membicarakan apakah masuk akal
ada manusia yang bisa terbang seperti superman.  Dilain pihak menjadi
kenyataan bahwa agama merupakan bisnis bilyun dollar yang dananya
sebagian justru disumbangkan untuk memajukan science dan memberi gaji
atau bonus kepada scientistnya sendiri seperti diri saya.

Silahkan anda semua pembaca membandingkan nilai2 yang dianut para
scientist yang sejati dengan diri anda masing2, apakah anda termasuk
scientist?  Atau anda termasuk mereka yang fundamentalist?  Hanya
kejujuran anda sendiri yang bisa menjawabnya, saya hanya mengajak agar
kita bersama merenungkannya.  SEMOGA TULISAN INI BISA DISEBARKAN,
DIRENUNGKAN DAN DIHAYATI OLEH SELURUH BANGSA INDONESIA TERMASUK
PEMIMPIN2 ATAU YANG MENGAKU DIRINYA SCIENTIST !!! 

Ny. Muslim binti Muskitawati.








Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke