http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2006110300442715
Jum'at, 3 November 2006
BURAS
Pemerintahan Bersih!
H.Bambang Eka Wijaya:
BANGGA semua pegawai bagiannya masuk pada hari kerja pertama usai
Lebaran, Kepala Bagian Umum menyiapkan aula untuk halalbihalal spontan jika
bupati muncul menginspeksi mendadak--sidak. Dugaan itu tak meleset, bupati
diiringi para pejabat teras nongol sidak ke ruang kerja mereka. Bupati pun
didaulat para pegawai ke aula dan diminta langsung ke podium pidato
halalbihalal dan bimbingan!
"Saya bangga, tak satu pun pegawai kantor ini mangkir di hari kerja
pertama!" ujar bupati. "Itu menunjukkan disiplin, sekaligus loyalitas
pengabdian kalian pada tugas mulia sebagai pelayan masyarakat benar-benar
tinggi! Lebih penting lagi, bersamaan disiplin dan loyalitas pengabdian itu,
hari ini, usai Idulfitri yang berarti diri kita telah bersih, kita layak
bertekad untuk bersungguh-sungguh mewujudkan pemerintahan bersih!"
Tepuk tangan hadirin menyambut ajakan bupati.
"Dengan tekad mewujudkan pemerintahan bersih itu, mari kita buktikan
sejak hari ini tak ada lagi pejabat atau pegawai kabupaten ini melakukan
korupsi!" lanjut bupati. "Untuk itu, kalau ada pejabat atau pegawai di ruangan
ini yang masih mau korupsi, daripada minggu atau bulan depan ditindak, sekarang
saja silakan berdiri!"
Ruangan pun seketika hening. Para pejabat dan pegawai saling pandang, tak
ada yang berdiri. Tapi, saat bupati hendak melanjutkan pidatonya, tiba-tiba
seorang tukang sapu kurus bangkit dari tempat duduknya.
"Apa-apaan kau ini?" entak bupati. "Tukang sapu mau korupsi apa, karbol?"
"Saya bukan mau korupsi!" jawab tukang sapu. "Saya sedih melihat cuma
Bapak sendiri yang berdiri di ruangan ini!"
"Gerrr...!" gemuruh tawa hadirin meledak.
"Lo, saya berdiri di sini bukan atas kemauan sendiri, tapi kalian yang
mengatur!" tukas bupati. "Bukankah begitu kebenarannya?"
"Betuuul...!" jawab hadirin serentak.
"Nah! Itu berarti, sama halnya saya tak berdiri di sini jika kalian tidak
mengaturnya, saya juga tak korupsi jika tak kalian atur!" tegas bupati. "Dengan
tekad ke depan kalian tak korupsi, dengan isyarat tak ada yang berdiri di
ruangan ini kecuali saya dan tukang sapu, berarti tak ada yang mengatur buat
saya untuk korupsi!"
"Tapi itu juga berarti, Bapak bisa korupsi sendirian tanpa bantuan
pejabat dan pegawai di sini!" timpal tukang sapu. "Dan berkat saya, tukang sapu
yang juga berdiri di ruangan ini, dijamin terwujudnya pemerintahan yang
bersih...kantornya!"
"Kau betul!" sambut bupati. "Pemerintahan bersih terlihat pada kantornya
yang bersih!"
"Berarti tukang sapu paling afdal jadi bupati!" tegas tukang sapu.
"Tapi mustahil!" timpal bupati. "Mustahil mampu menyewa perahu ikut
pilkada! Tanpa modal cukup, tak bisa jadi bupati!"
"Kalau kuncinya modal," tukas tukang sapu, "Yang pasti terwujud
pemerintahan untung bersih!" **
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/