ISLAM SEBAGAI KEGIATAN SOSIAL BUKAN PENYEMBAHAN !!!

Menyembah Allah yang terbukti tidak ada adalah sia2, apalagi
diwajibkan untuk menciptakan malapetaka seperti yang dilestarikan AlQuran.

Janganlah menyalah gunakan angan2 adanya Allah dengan berbagai
ceremonial shalat yang bertujuan menciptakan malapetaka melalui
tegaknya Syariah Islam yang membunuhi kafir, membakari gereja2,
membakari mesjid2 Ahmadiah, menjarahi harta benda sesama umat Islam
Ahmadiah, memperkosa amoy2, membomb tanah Hindu Bali, menteror
Amerika, mendholimi Denmark.  Karena hakekat angan2 bukanlah untuk
menciptakan malapetaka melainkan untuk menciptakan hiburan2 yang
bertujuan hanya untuk membahagiakan maupun mensejahterakan.  Tak
seorangpun patut dihukum hanya karena angan2 umat lainnya yang merasa
berkewajiban berjihad dalam menciptakan malapetaka bagi mereka yang
menolak kepercayaan agamanya.



> ridhuanmha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Nyonya Muslim yg tidak muslim (Hafsah Salim), 
> Anda menulis bahwa anda adalah seorang "muslimah
> sejati?", tetapi tidak percaya kepada Islam,tidak 
> percaya Allah, menolak menyembah Allah,dan kedua 
> orang tua anda pendiri pesantren (mungkin 
> kontraktornya).Tidakkah anda malu dengan pengakuan
> demikian.




Anda bebas mencaci maki diri pribadi saya, secara pribadi sayapun tak
perlu menyangkal fitnah2 seperti itu karena pada dasarnya anda tidak
memahami apa arti "BERAGAMA".  Ajaran Islam dari AlQuran sangatlah
menyesatkan arti dan definisinya, mereka menganggap "Beragama" sebagai
kegiatan menyembah Allah.  Padahal, apa pentingnya menyembah Allah,
apa yang membuat Allah merasa senang hanya karena disembah orang2
dholim dan biadab seperti anda ???  Jelas enggak mungkin Allah
mengharapkan untuk disembah, hanya orang2 atau manusia2 yang rendah
martabatnya saja yang ber-angan2 ingin disembah.

BERAGAMA ADALAH KEGIATAN SOSIAL INDIVIDU DALAM BERINTEGRASI
MEMBAHAGIAKAN DAN MENSEJAHTERAKAN LINGKUNGAN SOSIALNYA.

Dalam kaitan agama Yunani Kuno, kita juga melaksanakan ceremonial
menyembah dewa Zeus yang bukan dalam arti menyembah seperti kita
menyembah Allah dalam Islam, melainkan hanya ceremonial untuk
menjadikan perayaan tsb menjadi unique.  Kita tak perlu percaya dewa
Zeus, tapi dengan melaksanakan ceremonial keagaamaan Yunani Kuno dalam
Olimpic Games, maka kita boleh dikatakan beragama Yunani Kuno karena
sesuai definisi yang saya jelaskan dengan huruf besar diatas, apa yang
kita lakukan dalam beragama adalah berintegrasi dalam lingkungan
sosial dunia dalam membahagiakan dan mensejahterakan dunia ini dengan
melalui hiburan agama.

Tidak lah berbeda halnya dengan beragama Islam, dengan beragama Islam
sejak dilahirkan, sekarang saya menyadari hakekat daripada beragama
itu bukan teror, bukan memaksakan syariah Islam, bukan korupsi, bukan
memperkosa amoy2, bukan menjarah umat Ahmadiah, bukan merampok dan
memusnahkan Yahudi, juga bukan menghukum mati orang2 Murtad.  Karena
pada hakekatnya dengan beragama Islam saya berhasil berintegrasi
dengan lingkungan sosial baik keluarga, teman2, juga bangsa saya
termasuk teman2 saya dari bangsa dan agama yang berbeda.

Seharusnya anda itu mau mempelajari bagaimana Amerika dan negara2 maju
lain menyikapi ajaran agama !!!  Mereka yang beragama tidak semuanya
percaya, karena yang percaya umumnya hanya terbatas mereka yang rendah
atau tidak berpendidikan, sebaliknya mereka yang ilmuwan maupun yang
berpendidikan tinggi 99.99% tak ada yang percaya Tuhan.  Dalam banyak
hal, mereka menjadikan Tuhan hanya sebagai variabel, hanya sebagai
simbol2 tertentu untuk hal2 yang sukar dijelaskan kepada mereka yang
rendah pendidikannya.

Memang merupakan malapetaka bagi Indonesia, karena ratio ini terbalik
dimana makin tinggi pendidikan orang Indonesia, makin fanatik
kepercayaan agamanya dan makin kuat menyembah Allahnya, dilain pihak,
makin rendah pendidikan seorang Indonesia makin mengabaikan agamanya
dan sama sekali tidak percaya kepada Allahnya.

Hasilnya kita sama2 tahu, Indonesia merupakan salah satu dari sekian
banyak negara yang mayoritas Islam yang paling pesat mengalami
kemundurannya, namun imam2 di mesjid selalu membohongi umatnya
se-olah2 Indonesia yang mundur itu sekarang sudah maju pesat hingga
bisa melawan Amerika.



> Hakekatnya anda adalah kafir sejati (bukan
> muslimah sejati).Dengan tidak mempercayai agama anda 
> telah mengalami kemunduran berpikir.Pelecehan 
> terhadap sesuatu yang Sakral adalah Kehancuran 
> Berfikir dan Etika. Perlu anda ketahui bahwa diantara
> catatan yang diberikan para ahli antropologi dan
> juga para pengkaji sejarah agama-agama adalah bahwa 
> ideologi dan keyakinan beragama adalah masalah fitrah 
> yang melekat pada manusia.


Masalah anda mau menganggap saya kafir, tidaklah menyakitkan hati
saya, melainkan menyakitkan, menyinggung umat Islam dari kelompok yang
terbesar di Indonesia, apalagi Indonesia adalah satu2nya negara
didunia yang memiliki jumlah umat Islam yang terbesar jumlahnya.

Mungkin secara ideologis anda boleh beranggapan seperti itu, namun
secara sosial tidak memungkinkannya, karena saya adalah penyumbang
terbesar kepada berbagai Yayasan2 Islam diseluruh Indonesia, semua
mereka sangat berterima kasih kepada saya, mereka akan marah, dan akan
terprovokasi apabila ada yang menuduh saya sebagai kafir.  Apakah ada
kafir yang bersedia melindungi umat Islam, menolong umat Islam, dan
mendidik umat Islam untuk berpikiran lebih maju seperti apa yang saya
lakukan selama hidup saya ????

Kita janganlah memutar balik kenyataan, JenghizKhan yang membasmi dan
memusnahkan Islam justru dibanggakan sebagai beragama Islam.  Neil
Armstrong yang menjadi manusia pertama yang mendarat diBulan diyakini
oleh umat Islam sebagai beragama Islam, lebih gila lagi, Prof. Abdus
Salam yang penganut Islam Ahmadiah turun temurun hingga terusir dari
tanah airnya di Pakistant, ternyata sangat dibanggakan oleh Islam MUI
di Indonesia yang telah mengharamkan dan mendholimi umat Islam
Ahmadiah melalui fatwa2nya.

Lalu kalo anda bisa jujur menjawab sedikit kenyataan2 diatas, bukankah
sia2 fitnah anda bahwa saya ini bukan Islam melainkan kafir ??? 
Meskipun saya tidak mengungkapkan pribadi saya disini, namun saya
sesungguhnya dianggap, dipandang, dan termasuk sebagai umat Islam yang
sejati yang jauh lebih besar pengabdiannya kepada umat katimbang
JenghizKhan dan Abduz Salam ataupun Neil Armstrong.  Wajar kalo saya
seharusnya lebih diterima dan dicintai umat Islam dari mereka yang
dibanggakan dunia untuk dijadikan tempat boncengan umat Islam dalam
mempropagandakan ajaran2 agama biadabnya yang ditolak masyarakat dunia.

Saya disini justru merubah citra Islam, dari biadab menjadi beradab,
dan hal inilah yang merupakan ciri khas dari perjuangan saya, YAITU:

MENGAJAK UMAT ISLAM UNTUK MENJUNJUNG TINGGI HAM DAN DEMOKRASI DIATAS
ALQURAN, MUHAMMAD, ALLAH, DAN ISLAM.

Karena pada hakekatanya Ham dan Demokrasi mensucikan hak2 setiap
manusia tanpa membedakannya, sebaliknya AlQuran yang mencatut nama
Allahnya justru mengharamkan manusia yang berbeda kepercayaannya,
merendahkan mereka lebih rendah daripada binatang yang darahnya halal
untuk ditumpahkan.

Adakah salah kenyataan ini ???  Tanyakanlah kepada masyarakat dunia,
jangan tanyakan kepada Amrozy, Abu Bakar Basyir, Khomeini, ataupun
kepada Osama bin Laden.

Sebagai umat yang sudah diracuni ajaran sesat AlQuran, memang sukar
untuk menerima dan mengakui realitas ini, namun hidup dalam kebohongan
AlQuran sama sekali tidak memecahkan masalah justru lebih banyak
menciptakan malapetaka yang tidak pernah bisa dipecahkan baik dalam
hubungan umat Islam dengan umat lainnya, juga dalam hubungan sesama
umat Islam sendiri dalam konflik2 internalnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke