Allah di Barat dan Allah di Timur Saya pikir kenapa dunia timur (Islam) dan dunia barat (kristen) dalam menangani, menterjemahkan, mentafsir, dan mengkaji ulang mengenai agama sangat berlawanan/berbeda. Karena dasar pendidikan mereka sangat berbeda, dunia barat menggambarkan Tuhan identik dengan cinta yang penuh pengertian, yang sering digambarkan sebagai seorang Bapa yang pintunya senantiasa terbuka untuk menunggu-nunggu anaknya yang hilang yang memberontak, kapan dia pulang! Dunia timur menggambarkan Allah bagaikan seorang hakim yang keras, neraka di tangan kanan dan cambuk api di tangan kiri. Pendidikan agama di timur dibangun atas dasar ketakutan akan Allah, dunia barat tidak boleh anak-anak dididik dalam ketakutan. Alllah di timur (Islam) cenderung bengis suka menghukum, Allah di barat cenderung manusiawi dan suka memaafkan. Semua ini terekam dalam alam pikiran dan angan-angan mereka masing-masing sehingga mewujud dalam tingkah laku dalam mewujudkan hukum undang-undang, ekonomi, berpolitik dan tentunya seperti yang bung Jusfiq sampaikan mereka (barat) berani mengkritisi dirinya sendiri. Orang bijak adalah yang berani mentertawakan dirinya sendiri. Di timur agama selalu benar sejak awalnya tidak boleh dikritik, di barat boleh segala sesuatu tidak ada yang sakral yang tidak boleh diotak-atik. Di timur manusia untuk agama di barat agama untuk manusia. Di barat manusia lebih penting dari agama, sedang di timur manusia lebih rendah dari otoritas agama, sehingga jika manusia dianggap menyalahi agama maka manusia tersebut boleh dihilangkan demi tegaknya otoritas agama. Gimana bung Jusfiq, kira-kira menurut pendapat anda?? Hardi - Islam abangan
----- Original Message ---- From: Jusfiq Hadjar <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, November 16, 2006 4:30:05 PM Subject: [proletar] BBC: Pope in talks on married priests Jadi didunia Katolik, seperti juga di hampir semua gereja Nasrani, tidak henti-hentinya mereka menukikkan padangan kritis terhadap pemahaman mereka mengenai kebiasaandan ajaran mereka. Mereka diskusikan, mereka tungkup telentangkan dan tidak jarang, mereka perbaiki apa yang mereka kira perlu diperbaiki darin pemahaman mereka itu. Mereka diskusikan mereka tungkup telentangkan artinya juga mereka pertengkarkan. Tapi mereka tidak main bunuh dan main gantung karena pertengkaran itu. Dan tentu saja PEMAHAMAN mereka terhadap ajaran agama mereka makin maju dan makin manusiawi. Mereka juga mau mengakui kesalahan, seperti yang dilakukan oleh Paus JP II yang mengakui kesalahan orang katolik selama 2000 tahun yang terakhir: inkuisisi, perang salib dll.. Mari kita lihat apa yang terjadi dengan dunia Islam. Ketika ahli tassawuf Sudan Muh. Taha berusaha membawa angin manusiawi dalam pemahaman ajaran Islam, dia digantung. Yangpunya fikiran rada lain dipersekusi. Taslimah Nasrin kudu lari dari Bebglkadesh ke Eropa. Abu Zaid kudu lari dari Mesir ke negeri Belanda. Dunia Islam itu masih tetap dungu. Dan buas, ganas, kejam, keji lagi biadab. > BBC NEWS > Pope in talks on married priests > > Pope Benedict XVI has met top advisers at the Vatican to study > requests from Catholic priests who wish to marry. > > The Pope and his cardinals discussed the case of a married African > archbishop, excommunicated last year for ordaining other married > priests. > > Correspondents say no change in the mandatory celibacy rule is > expected. > > Thousands of priests among about 400,000 worldwide have left the > Catholic Church in order to marry in recent years. > > The Vatican has released no statement yet on the meeting. > > Ageing clergy > > The Pope had called together all his top advisers - the cardinals > heading different Vatican departments - to discuss the case of > Archbishop Emmanuel Milingo, the former head of the Roman Catholic > Church in Zambia. > > He was excommunicated last month after ordaining four married > priests > as bishops in the United States. > > The former archbishop married a Korean woman and after first > agreeing > to leave her, is now cohabiting with her again. > > He set up an organisation called "Married Priests Now" and plans > to > hold a meeting of more than 1,000 married Catholic priests in New > York > next month. > > The BBC's David Willey in Rome says the average age of priests is > well > over 60 and in many countries new recruits to the priesthood, > inhibited by the celibacy rule, are not coming forward in > sufficient > numbers to replace the older generation of Catholic clergy. > > Eastern rite Catholic priests are allowed to marry and the Vatican > has > also admitted married clergy who converted from the Anglican > faith, > our correspondent says. > > Are you Catholic? How would you feel if your priest wanted to get > married? Or are you a priest affected by any of the issues in this > story? You can contact us using the form below: > > Name > Your E-mail address > Town & Country > Phone number (optional): > Comments > Story from BBC NEWS: > http://news. bbc.co.uk/ go/pr/fr/ -/2/hi/europe/ 6153452.stm > > Published: 2006/11/16 11:57:40 GMT > > © BBC MMVI ________________________________________________________ Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! http://id.yahoo.com/ [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
