http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2007010600555015
Sabtu, 6 Januari 2007
BURAS
Di Luar Logika Musibah!
H.Bambang Eka Wijaya:
"SEMUA usaha telah dilakukan maksimal, bantuan dari Amerika dan Singapura
sudah dioperasikan, tapi pesawat Adam Air KI 574 yang hilang belum juga
ditemukan!" keluh Umar. "Kayaknya ada hal di luar logika di balik musibah ini!"
"Di luar logika seperti apa?" kejar Amir.
"Misalnya, pesawat itu jatuh di perkampungan jin, lantas oleh penghuninya
disembunyikan dari daya tangkap pandangan manusia maupun alat buatan manusia!"
jawab Umar.
"Kalau itu yang terjadi, mungkin setelah mereka menyembunyikan pesawat
dan penumpangnya, ada jin yang masuk lorong waktu pergi ke Cengkareng,
Tangerang, sembari memutar mundur waktu mereka merusak radar penangkap pancaran
sinyal darurat, emergency locator beacon-aircraft--ELBA--milik Badan SAR
Nasional!" timpal Amir. "Jadi, radar ELBA rusak lebih dulu dalam urutan waktu
logis manusia, sehingga terjadi missing link posisi pesawat antara saat kontak
terakhir radar terdekat dan saat jatuhnya pesawat!"
"Tak mungkin jin bisa masuk lorong waktu fiksi model film Hollywood
begitu!" entak Umar. "Paling-paling merasuki petugas Badan SAR Nasional agar
tidak segera memperbaiki radar ELBA yang rusak!"
"Kalau itu, tak dilakukan oleh jin pun kenyataannya memang radar ELBA
yang rusak tak kunjung bisa beroperasi kembali!!" timpal Amir. "Jadi, itulah
faktor di luar logika dalam kasus hilangnya pesawat Adam Air! Betapa, atas
satu-satunya radar sejenis yang kita miliki, tak ada yang bisa memperbaiki
dengan cepat saat terjadi kerusakan!"
"Dengan itu bisa dibaca lebih jauh ungkapan ahli penerbangan Chappy Hakim
tentang regulasi penerbangan Indonesia mengacu pada standar internasional. Akan
tetapi, apakah ketentuan keselamatan penerbangan itu dilakukan, diawasi, dan
ditindak jika terjadi pelanggaran atasnya?" (Kompas, 5-1) tukas Umar.
"Bagaimana mau menjalankan acuan sistem itu, jika radar satu-satunya rusak saja
kita tak becus segera mengatasinya!"
"Tak ayal, keseluruhan rangkaian sistem operasional yang ada pun jadi di
luar logika kita karena secara praktis sesungguhnya semua itu di luar kendali
kemampuan nyata kita!" entak Amir. "Kita bisa mengoperasikan semua peangkat
sepanjang kondisinya baik-baik saja! Begitu terjadi masalah pada instrumen yang
setiap hari kita geluti itu, dari sekian banyak operatornya tidak satu pun yang
bisa mengatasinya--kasus radar ELBA contohnya! Bayangkan ketika dalam pesawat
hanya ada seorang juru mesin dan dua operator (pilot dan kopilot) terjadi
masalah, bukan mustahil tak seorang pun dari mereka bisa mengatasinya!"
"Dan jika masalah itu hidung pesawat naik vertikal, tak bisa diturunkan
lagi, pesawat bukannya jatuh, tapi justru keluar dari atmosfer bumi!" timpal
Umar. "Akibatnya, pesawat bukan jatuh di jurang atau ke dalam laut, tapi justru
melayang ke luar angkasa! Ini kemungkinan yang benar-benar di luar logika kita!
Dan itu bukan mustahil, jika kerusakan sebuah radar saja kita tak bisa atasi!
Menyedihkan sekali!" ***
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/