Komentar dibawah : tawangalun <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Pertama cerita tadi adalah kibulan,kedua wong wis jadi wong iman kok masih berani nyombongkan bahwa istrinya "cantik nan seksi" ETG : Cerita itu bukan menyombongkan isterinya, dia mengutarakan cerita itu bhw ketika imannya masih pada agama yg lama (sebelum mengenal Yesus). Jadi anda mungkin mengira cerita itu sesudah mengenal Yesus. ------------------------------ wong bekas suaminya Tamara Blezynski saja gak pernah ngomong gitu,padahal saya yakin pasti masih kalah seksi dg Tamara . ETG : Menurut Tamara, ia bercerai bukan karena ada pemuda lain tapi tidak ada kecocokan. Soal seksi itu relative, tapi sayang dia tidak mengutarakan sebesar mana keseksian isterinya. -------------------------------------- Dan suaminya juga masih tegar walaupun terkena prahara,tetep surfive tanpa harus menuhankan Yesus. ETG : Memang seharusnya dia tegar, bukannya putus asa, mungkin saking cintanya dg si isteri maka ia hampir berputus asa. Dan kalau dia tetap tegar, maka cerita tsb tidak akan terjadi dipaparkan di milis ini. _________________________________ Shalom, Tawangalun. - In [EMAIL PROTECTED], Tanribra Gandranata EDDY <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Isteriku Yang Cantik dan Sexy > > Ketika aku menikah dengan isteriku, aku sudah berumur 35 tahun, terpaut jauh dengan isteri yang masih muda, cantik dan sexy yg ketika itu baru berumur 18 tahun. > > Aku sudah mapan, punya rumah cukup mewah, mobil dan jabatanku cukup strategis dan kata orang, 'itu tempah basah', karena memang aku kerja dibagian peroyek Pengairan seperti Pembangunan Jembatan, Dam (Waduk raksasa tempat penempungan air untuk persawahan). Gajiku sebagai PNS/Pegawai Negeri Sipil tidaklah mencukupi kehidupan keluargaku, karena isteriku begitu boros dan hidup berglamour. Tapi hasil komisi Pengadaan Proyek menutupi semua itu. Walaupun isteri begitu boros dan hidup mewah, aku sangat cinta dan kagum akan ke- seksi-annya serta kecantikannya. Dunia ini rasanya hanya punya kami berdua. > > Tapi sayang setelah umurku 55 tahun, aku sudah pensiun, pemasukanpun hanya dari pensiun, sedangkan pengeluaran isteri makin bertambah. Dan pada akhirnya aku tak sanggup lagi memenuhi nafkah lahiriah yang melampaui gaji dari hasil pensiunanku, dan yang tragis lagi nafkah batinpun sudah mulai "Loyo", maklum umur sudah Lansia, dan mungkin selagi muda sering meng-hambur2kannya. > > Dan yang membuatku paling menderita, isteriku sudah mulai menunjukkan sikap dan sifat marahnya, dan hampir setiap hari berbagai ocehan serta kata2 yg tidak senonoh keluar dari mulutnya. Akupun pasrah dan efek sampingnyapun berakibat daya kejantananku makin berkurang, loyo dan tidak bersemangat lagi. Dan kegilaanpun terjadi, isteriku main "gila" dengan seorang pemuda yang masih muda. Pada akhirnya isteriku meninggalkan aku sendirian, dan pergi bersama dengan pemuda itu yang memang cukup berada dan masih muda belia. Karena memang aku akui, bahwa isteriku masih cantik dan sexy walaupun umurnya sudah mencapai 38 tahun, siapapun yang melihat lekuk liku tubuhnya yang masih padat berisi itu pasti akan tergoda. > > Sekarang aku sendirian, berjalan dari kamar kekamar, terasa kosong dan hampa hidup ini. Hampir setiap hari aku merenungkan nasibku yang malang ini, dan kadangkala aku pergi berkonsultasi dgn konselor yang baik, dan juga teman2 sering menghiburku. Dan pada akhirnya aku mulai mengenal Yesus. Teman2ku senantiasa berdoa untukku, aku terhibur atas doa2 mereka, hatiku mulai menyala-nyala dan sering menangis didepan altar gereja sambil mengingat penderitaan Yesus, yang jauh lebih berat dibandingkan dengan penderitaan yang aku hadapi. > Demikian juga aku berdoa supaya aku dikuatkan, dan pada akhirnya aku belajar katesasi dan dibaptis. Sekarang aku rajin mengikuti kursus Pendalaman Iman dan Alkitab. Kini Semangat Baruku timbul, penuh iman dan harapan. > > Aku belajar tidak berfokus pada masa laluku yang pahit dan menyerahkan seluruh hidupku kepada Yesus. Aku sungguh2 sadar dan bersyukur akan berkat2 yang Ia sediakan bagiku, doa2 para sahabat seiman serta penghiburan2 yg semuanya itu membuatku terharu dan juga bangga. > Hidupku sudah diubah dari keputus-asaan menjadi penuh iman dan pengharapan akan hari-hari yang lebih cerah. > Tak Lupa aku senantiasa berdoa kepada Yesus : > Tuhan, ajarlah kami, untuk melepaskan segala keterikatan serta kemelekatan pada masa lalu yang penuh penderitaan, dan kiranya maju terus menuju kehendak-Mu terjadilah pada kami, Amien. By : Kisah Nyata Pengalaman Seseorang.
- In [email protected], "Gsuryana" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Jadi ?.............kesaksian di uar apa beda dengan tangan kanan memberi > tangan kiri ikut tahu memberi ? > > sur. > ----- Original Message ----- > From: "Tanribra Gandranata EDDY" <[EMAIL PROTECTED]> > > > > Solidaritas bukanlah rasa kasihan yg samar2 atau menbodoh-bodohi atau rasa > > kedukaan yg dangkal atas penderitaan begitu banyak orang, baik yg jauh > > maupun yg dekat, baik seiman ataupun berbeda agama dan pandangan. > > Sebaliknya, solidaritas merupakan ketetapan hati yg kuat dan mantap untuk > > melibatkan diri demi kesejahteraan bersama, hal ini berarti kebaikan dari > > semua dan dari masing2 individu, karena kita semua sesungguhnya > > bertanggung jawab terhadap > > semua................................................... > > > > Pelaksanaan solidaritas dalam setiap masyarakat berjalan baik bila para > > anggotanya mengakui orang lain sebagai > > pribadi................................... > > > > Gsuryana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kesaksian bloon, sejak awal sudah ngaco, tanpa perlu Yesus sudah > > dogol, > > nikah jarak usianya jauh banget yah dogol nya minta ampun, dan kena > > telikung > > bini bukan karena salah bini, serta jadi kenal Yesus bukan alasan > > kesembuhan, didiemin juga akan sembuh sendiri, bisa juga masuk rumah sakit > > jiwa karena ego masih mikirin bini bahenol di gaet orang lain. > > > > Kesaksian model gini gak usah di uar, bikin malu umat Kristen > > > > Heran aku, kesaksian narkoba, kesaksian judi sadar karena kenal Yesus > > beneran dogol, emang mereka di saat masih punya duit mau kenal Yesus ?, > > dan > > apa mereka akan tetap nenggak narkoba dan judi disaat semua orang sudah > > tidak percaya, dan apakah di saat semua orang dekatnya yang tidak percaya > > juga orang jauh akan sama tidak percaya nya ? > > > > Bermasyarakat didalam sebuah komunitas yang namanya bernegara itu aku > > jamin > > akan ada penolong bukan Yesus semata, kebetulan ajah ntu yg ngasih > > kesaksian > > di uar oleh kresten dongo, coba tanya ke kelenteng, vihara, pesantren > > emang > > di sonoh ngusirin orang terbuang ? > > > > sur. ( mikir pakai otak jangan makai Alkitab ) > > ----- Original Message ----- > > From: "Tanribra Gandranata EDDY" <[EMAIL PROTECTED]> > > > >> Isteriku Yang Cantik dan Sexy > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
