Islam Wajib Saling Curiga Kemudian Saling Benci !!!

> "Ibrahim Y. Syihab" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> mas munawar, Saya memang membenci ajaran islam, 
> tetapi bukan orang islam. Karena satu yang pasti 
> bahwa saya ADALAH KORBAN AJARAN ISLAM. Seorang anak 
> manusia yang hendak dibunuh oleh bapaknya sendiri 
> karena itu DIHALALKAN islam. Kalau anda tanya apakah 
> saya membenci islam, ya, memang benar tapi itu bukan 
> tanpa alasan. Kelak anda akan tahu betapa sakitnya 
> jika anda mau dibunuh oleh ayah anda hanya karena 
> perbedaan pandangan.
> 


Pada hakekatnya semua agama mewajibkan umatnya untuk membenci umat
yang tidak percaya agamanya.  Mana ada ajaran agama yang mewajibkan
untuk mengasihi umat agama lawannya ???  Disinilah perlunya kejujuran,
umat beragama membenci agama lainnya tak perlu harus dimulai dengan
saling menyakiti, cukup untuk masing2 secara tegas menyatakan agama
kepercayaannya dimana dengan begitu mereka saling mengenal siapa yang
harus dibencinya.

Jadi janganlah menghabiskan waktu anda cuma untuk menumpahkan
kebencian se-mata2 karena perbedaan agama.  Memang umat Kristen
sekarang mayoritasnya sudah menyadari kesalahan2 masa lalunya, namun
apa yang dilakukan umat Islam sekarang tidak berbeda dengan apa yang
dilakukan umat Kristen dimasa lalunya.

Bahkan agama Buddha yang katanya harus membebaskan diri dari perasaan,
namun dalam ajarannya tetap saja kebencian itu nampak dengan jelas,
antara lain seseorang yang tidak berdharma katanya dalam penitisan
lain akan turun derajatnya, dan tidak tanggung2 derajatnya hingga
disamakan dengan kecoa, tikus, kodok dll.......  Padahal anggapan
penurunan derajat ini sebenarnya merupakan cermin kebencian dalam alam
bawah sadar sipencipta ajaran Buddha ini.  Kenapa seseorang harus
diturunkan derajatnya jadi tikus hanya karena tidak melakukan dharma
seperti yang diajarkan agama Buddha ???

Bacalah tulisan2 saya sebelumnya, pada dasarnya agama, atau
kepercayaan, hanyalah permainan angan2.  Namun oleh sang pemimpin
agama dulunya, angan2 ini wajib diseragamkan untuk identitas
kelompoknya hingga memudahkan pembasmian kelompok lainnya yang berbeda
agamanya.  Demikianlah dizaman dulu tak ada hiburan yang lebih menarik
daripada ajaran agama dan mempelajari cara2 membunuh lawan2 agamanya.
 DiYunani dulu, raja dan rakyatnya menyelenggarakan hiburan dengan
mengadu gladiator, hal ini dianggap biasa pada peradaban masa itu,
berbeda tentunya dimasa sekarang kita menganggapnya sangatlah biadab.
 Tak mungkin disangkal, budaya dan teknologi terus berkembang mengubah
peradaban manusia, kalo dulu dianggap beradab sekarang dipandang
biadab.  Seribu tahun yang akan datang, pertandingan sepak bola
sekarang ini bisa jadi dianggap biadab, karena bola satu direbutkan
oleh 22 orang dilapangan yang mengharuskan mereka lari2 engos2an. 
Kita nonton bola sebagai hiburan sama seperti orang Yunani dulu nonton
adu gladiator sambil bertaruh.  Sang Raja menjanjikan gladiator yang
menang akan dibebaskan bahkan dijanjikan diangkat jadi jenderal. 
Namun seringkali janji itupun bohong, karena cara2 berkelahi yang
buruk, meskipun akhirnya menang, tetapi oleh raja dikeluarkan harimau
sehingga akhirnya sang Gladiator meskipun menang harus juga mati
dimulut harimau.  Dan penontot semuanya bersorak gembira sama seperti
penonton sepak bola.

Demikianlah, kalo anda bisa menyadari makna agama sebagai hiburan, tak
perlu lagi ada rasa benci karena semua ceremonial agama hanya kita
tujukan untuk entertainment bukan untuk mencelakakan siapapun juga. 
Berbeda dengan ajaran agama yang dianut umumnya umat dimana mereka
merasa agama merupakan perintah wajib yang harus dijalani, tentu
akibatnya kita sama2 tahu, Indian hampir punah di Amerika, Zoroaster
musnah sudah di Persia, umat Hindu juga punah di Saudi Arabia.  Bahkan
sekarang kita dalam proses memusnahkan penganut bukan Islam di Papua
dan Sulawesi sebagai pilot proyek berjangka waktu tertentu.

Beragama hanyalah merupakan personal preference interest, hari ini
anda hobby filem kungfu, minggu depan bisa jadi hobby anda berubah
jadi senang nonton filem detektive, filem drama, filem komedi dll. 
Tidak berbeda halnya dengan beragama, hari ini anda mau jadi Islam,
besok jadi buddha, lusa jadi Kristen, dsb, dsb.  Makin banyak dan
makin sering anda berpindah agama tentunya makin banyak juga anda
belajar dan pengalaman anda juga bertambah banyak katimbang umat yang
hanya memenjarakan dirinya untuk diracuni hanya oleh satu ajaran agama
saja.  Makin banyak belajar hal2 lain, makin bijak biasanya seseorang.

Ajaran Islam tak perlu dibenci, cukup disadari bahwa ajaran Islam
merupakan ajaran biadab peninggalan masa lalunya.  Sama biadabnya
dengan ajaran2 agama lainnya, namun umat agama lainnya sudah sepakat
untuk berdiri diatas HAM bukan diatas kebiadaban ajaran agamanya. 
Hanya Islam sekarang yang paling tertinggal, umatnya tetap bertekad
mempertahankan ajaran2 biadabnya meskipun harus melanggar HAM.  Mereka
menganggap HAM adalah buatan manusia sedangkan agama adalah buatan
Allah.  Padahal kita tak butuh buatan Allah, karena Allah tak mengerti
kebutuhan manusia berbeda dari kebutuhannya.  Allah disorga tak perlu
kerja cari makan, tak perlu bersawah, tak perlu masak, bahkan tak
perlu makan, tak perlu TV, tak perlu radio, lalu kenapa kita harus
diwajibkan mematuhi hukum2 yang diciptakan Allah yang berada dalam
lingkungan yang sama sekali berbeda dengan lingkungan kita didunia
????  Jelas, kita harus mematuhi hukum yang dibuat oleh kelompok
manusia secara turun menurun, melindungi hukum2 itu, menyesuaikan
hukum2 itu dengan perkembangan, hukum harus berubah disesuaikan dengan
kebutuhan.  Jadi tak masuk akal kalo kitab suci dari zaman dulu harus
tetap dipertahankan dengan cara2 yang sama sementara lingkungan kita
sudah berubah sama sekali.

Jadikanlah agamamu sebagai budaya peninggalan nenek moyang yang
diwariskan kepada generasi kita dalam berbagi kebahagiaan atau saling
membahagiakan tanpa harus mempercayai ajaran agamanya, tanpa harus
melaksanakan ajaran agamanya, cukup untuk saling menolong sesama yang
tidak membedakan agamanya.

Bahkan ajaran Yesus yang menyatakan agar manusia saling mengasihi,
ternyata yang dimaksudkan saling mengasihi sesama umatnya bukan
mengasihi mereka yang musuh umatnya.  Bahkan yesus sendiri memusuhi
setan, padahal saya benar2 tidak menganjurkan anda memusuhi setan atau
siapapun juga.  kenapa Yesus harus memusuhi setan sementara setan
tidak pernah menyatakan untuk memusuhi Yesus ????  Tentu akan debat
kusir kalo dilanjutkan.

Demikian juga halnya dengan ajaran Muhammad dimana yang dinamakan
"manusia" hanyalah mereka yang beragama Islam, mereka yang bukan Islam
tidak dianggap manusia melainkan bukan manusia yang derajatnya lebih
rendah daripada binatang yang halal darahnya ditumpahkan.  Ayat2
AlQuran didominasi kebencian kepada mereka yang bukan Islam, umatnya
diwajibkan menyembelih penyembah berhala, diwajibkan menghancurkan
patung2nya....  Semua ini merupakan cermin dari ajaran kebencian. 
Jihad, syahid, mujahidin, dll hanyalah sekumpulan kosa kata dalam
agama Islam dalam yang terkait dengan kewajiban umatnya melaksanakan
kebencian ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


















Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke