Refleksi: Jaffar sudah tobat atau mengibul?

http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=8100


Selasa, 30 Jan 2007,

Karena Terlalu Mudah Mengafirkan 


Mantan Panglima Laskar Jihad Ahlusunah Waljamaah Ja'far Umar Thalib mengatakan, 
masalah Poso yang berkepanjangan disebabkan adanya pemahaman yang kurang tepat 
di kalangan sebagian muslim di sana. Salah satunya, jelas Ja'far, adalah 
pemahaman taksiri, yakni mudah memvonis kafir terhadap orang lain yang berbeda 
pendapat. 

"Karena gampang memvonis kafir, mereka mudah mengatakan halal darahnya. 
Akhirnya, orang yang berbeda pendapat itu dianggap musuh. Itu sebagian 
pemahaman yang dikembangkan beberapa kelompok Islam," kata Ja'far didampingi 
pengacara M. Syaaf usai memberikan ceramah agama di Sepanjang, Sidoarjo, tadi 
malam. 

Pria yang selalu mengenakan gamis itu mengaku tidak sependapat dengan pemahaman 
tersebut. Karena itu, dia mendukung langkah Wapres Jusuf Kalla yang menggandeng 
tokoh-tokoh Islam untuk memberikan dakwah di Poso guna menetralisasi pemahaman 
ekstrem tersebut. 

"Bentrok antara aparat dan muslim Poso baru-baru ini juga ekses dari pemahaman 
ekstrem tersebut. Maka, kami menentang pemahaman itu, yang salah satunya 
dikembangkan Abu Bakar Ba'asyir," jelasnya. 

Menurut Ja'far, karena tidak sependapat dengan pemahaman itu, dia menduga yang 
melatarbelakangi adalah pernyataan Ketua Tanfidziah Majelis Mujahidin Indonesia 
(MMI) Irfan S. Awwas bahwa rencana pengiriman tokoh Islam seperti dirinya ke 
Poso justru kontraproduktif. Alasan itu dikemukakan Irfan karena Ja'far sudah 
ditolak masyarakat Poso dan Tentena setelah sebuah kasus pada 2001. 

"Saya tidak tahu persis, masalah apa yang dimaksud. Yang jelas, pada 2001 itu 
kami berhasil memukul mundur warga nashara (kristiani, Red) saat pecah 
kerusuhan. Kami datang ke sana (Poso) karena dimintai bantuan saudara-saudara 
kami (muslim)," katanya. 

"Apa itu masalahnya? Atau, karena saya tidak sepakat dengan pemahaman mereka 
sehingga seolah-olah saya ditolak warga Poso. Lebih jelasnya, silakan tanya 
yang bersangkutan saja," tambah Ja'far. 


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke