Saat Sang Profesor Terpaksa Menguji di Ruang Tahanan...
Pukul 16.00 sudah lewat. Di sebuah ruangan di Rumah Tahanan Mabes Polri, Rabu (31/1), Rokhmin Dahuri tengah bersiap-siap menguji disertasi doktoral mahasiswinya, Budiati Prasetiamartati (30). Ia hanya meminta waktu sebentar kepada Budiati agar bisa menghabiskan roti yang dimakannya. "Sebentar, saya menghabiskan roti yang enak ini dulu, ya. Saya belum pernah merasakan roti seenak ini," ujar Rokhmin, yang sore itu mengenakan kaus dengan kerah berwarna abu-abu. Berbeda dengan mahasiswa lain yang diuji di ruang sidang berukuran besar, Budiati cukup bersyukur bisa diuji dosen pembimbingnya, Rokhmin Dahuri, di ruangan yang hanya berukuran 3,5 x 3,5 meter. Dinding ruangan yang berwarna biru telur asin itu telah terkelupas di sana sininya. Ruangan itu adalah ruang tunggu yang biasa dipakai tahanan saat menerima tamu. "Saya lega bisa diuji Pak Rokhmin. Saat Pak Rokhmin ditahan, saya sempat khawatir juga dengan nasib disertasi saya. Untung saja dari IPB (Institut Pertanian Bogor) diinformasikan siapa saja di bawah bimbingan Pak Rokhmin, baik master atau doktor, tetap bisa dilanjutkan, apalagi saya yang hanya tinggal tahap akhir," ujar Budiati yang sudah lima kali bolak-balik menjalani konsultasi bimbingan disertasi di Rutan Mabes Polri. Istri Rokhmin, Pigoselpi Anas, pun berpamitan pulang. "Saya pulang dulu, ya. Pakaian kotor saya bawa pulang," ujarnya, sambil mengambil tas jinjing berisi pakaian-pakaian kotor milik Rokhmin, yang ditaruh di atas tempat tidur tak berseprei. Pigoselpi pun pergi. Budiati adalah mahasiswa doktoral kedua yang diuji Rokhmin di rutan. Dua pekan sebelumnya, Cahyo Priyonggo, Direktur Perencanaan Badan Otorita Batam, juga menjalani ujian disertasi di Rutan Mabes Polri. Ujian itu adalah ujian disertasi tertutup sebelum mahasiswa menjalani ujian terbuka. Rokhmin menerangkan, seorang kandidat doktor di IPB harus melalui dua ujian, yaitu tertutup dan terbuka. Ujian tertutup disebut guru besar IPB itu sebagai killing ground, lahan pembantaian. "Tak etis kalau saya ikut meluluskan seorang kandidat doktor dari ujian tertutup ke ujian terbuka tanpa saya hadir dalam sidang ujian itu. Karena status saya sebagai tahanan, saya tidak bisa hadir dalam sidang ujian tertutup besok, IPB memperbolehkan saya menguji secara parsial di rutan ini," ujar mantan Menteri Kelautan dan Perikanan yang ditahan karena diduga terlibat kasus korupsi itu. Setelah Rokhmin menghabiskan potongan roti, Budiati pun bersiap-siap mempresentasikan disertasinya. Namun, karena ujian ini bersifat tertutup, wartawan hanya menyaksikan dari jauh. Budiati mengambil tema penelitian "Modal Sosial dalam Pengelolaan Terumbu Karang Berbasis Masyarakat". Selain Rokhmin, dosen pembimbingnya adalah Akhmad Fauzi, Achmad Fahrudin, dan Hellmuth Lange. Budiati adalah kandidat doktor program studi pengelolaan sumber daya pesisir dan lautan ke-46. Program studi ini dirintis Rokhmin tahun 1997. Menurut Rokhmin, hanya ada empat universitas di dunia yang memiliki program studi ini. Meski raga dipenjara, tetapi ilmu mampu melewati batasan yang memenjara raga sang manusia. Rokhmin dan mahasiswanya telah membuktikan. (Vincentia Hanni s) Sumber: Kompas - Kamis, 01 Februari 2007 ++++++++++ Untuk berita aktual seputar pemberantasan korupsi dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) klik http://www.transparansi.or.id/?pilih=berita Untuk Indonesia yang lebih baik, klik http://www.transparansi.or.id/ Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) Jl. Polombangkeng No. 11 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110 Telp: (62-21) 727-83670, 727-83650 Fax: (62-21) 722-1658 http://www.transparansi.or.id [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
