Agama bukanlah Logika tapi cuma Kepercayaan!

> Fitriyah Wahyuningsih <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Ada beberapa dari sdri yang memang ada benarnya, bahwa banyak dari 
> kita umat Islam tidak bisa ngerti bhs Arab contohnya saya sendiri, 
> tapi buku-buku terjemahan bhs Indonesia kan banyak. seperti anda 
> tanyakan kenapa disebut tuhan yg maha Esa bukan Wahid, wahid itu 
> angka satu kalau anda mengitung dalam bahasa Arab, sedang Esa adalah 
> bhs sang sekerta. Yang benar kita percaya  Allah itu AHAD, artinya 
> satu tapi tidak dari kesatuan. Bumi itu satu tapi terdiri dari 
> tanah, Air, udara, manusia dll, Tuhan tidaklah demikian dan 
> seterusnya kalau saya jelaskan terus mungkin anda nggak nyambung, 
> sebab anda harus mengimani bahwa satu tambah satu tambah satu lagi 
> itu masih harus SATU. Kan logika anda harus dicuci dulu, baru kita 
> carikan persamaan persepsi bahwa satu tambah satu adalah dua dan 
> seterusnya. baru anda akan nyambung tidak lagi uring-uringan seperti 
> ini. Untuk istilah kami karena Tuhan setiap berbicara dengan 
> Muhammad pasti dengan perantara malaikat Gabrile, dan ada jutaan




Sebaiknya jangan menyebut "Logika" karena agama bukanlah logika
melainkan kepercayaan, tidak ada setitikpun kepercayaan agama bisa
dimasukkan dalam logika.

Semua dongeng2 agama seperti sudah saya berulangkali menulisnya, bahwa
tak ada satupun kepercayaan agama yang benar.  Definisi Tuhan saja
setiap agama ber-beda2, lalu gimana mau dilogikakan???  Tanpa definisi
yang sama tak ada apapun yang bisa anda diskusikan.

Tuhan itu tak perlu satu, juga tak perlu banyak, bahkan tidak perlu
ada karena yang kita namakan kepercayaan 100% hanyalah merupakan
angan2 orang yang percaya.

Ilmu pengetahuan membuktikan bahwa alam semesta tercipta melalui
proses yang memakan waktu triliunan tahun bahkan hingga detik ini
proses penciptaan masih berjalan terus belum selesai.  Padahal
kebanyakan ajaran2 agama menekankan bahwa Tuhan menciptakan alam
semesta dalm sekian hari dst... dst.  Alam semesta tidak tercipta
melalui sim salabim seperti dongeng agama, dan prosesnya tetap menjadi
bagian ilmu pengetahuan untuk menelitinya terus menerus.

Jadi apapun klaim agama, kebenarannya sama sekali tidak ada, artinya
meskipun tidak ada yang mampu membuktikan adanya Tuhan, namun ilmu
pengetahuan sudah berhasil membuktikan bahwa alam semesta tidak
tercipta melalui penciptaan Tuhan karena prosesnya bisa dibuktikan
dengan jelas sekali.

Anda bebas beragama, namun harus disadari, kepercayaan agama tidak
harus benar karena memang agama hanya kepercayaan bukan kebenaran!! 
Sangatlah menyedihkan, akibat kepercayaan agama yang cuma angan2 tapi
sejarah manusia telah mencatat korban2 jiwa yang luar biasa hanya
untuk kepercayaan itu saja.  Manusia wajar berperang untuk merebut
nafkahnya dalam mempertahankan existensinya dimuka bumi ini, namun
tidak wajar kalo berperang untuk menyeragamkan kepercayaan atau
angan2nya.  Terorist Islam telah melakukan berbagai kebiadaban
se-mata2 untuk memaksakan atau menyeragamkan kepercayaan umat lainnya
agar sejalan dengan kepercayaan mereka.  Demikian juga nasib orang2
Indian dizaman dulu yang hampir punah hanya karena mereka menolak
menerima Yesus sebagai juru selamat mereka.  Mereka merasa pemimpin
mereka atau dewa2 mereka sendirilah yang bisa menyelamatkan mereka
bukan Yesus.  Menyedihkan sekali bukan???  Namun dizaman sekarang
sementara seluruh umat beragama diluar Islam sudah menyadari tentang
pentingnya kebebasan beragama, tetapi umat Islam melalui ulama2nya
tetap menipu umatnya dengan memenjarakan pikiran mereka kezaman dahulu
kala yang penuh kebiadaban.

Masihkah kita harus melihat terus menerus korban2 berjatuhan??? 
Ingat, umat Islam Ahmadiah juga adalah Islam, tetapi mereka dijadikan
korban oleh sesama umat Islam lainnya.  Dilain pihak, pemerkosa amoy
yang dikelola oleh MUI hingga kini belum ada kesadaran pemerintah RI
untuk menindaknya, dan juga para penjarah dan pembakar umat Ahmadiah
belum satupun yang ditindak.  Wajar kalo pemerintah harus sesegara
mungkin membubarkan MUI dan Dep.Agama sebagai sumber segala kebencian,
adu domba, maupun tragedi bagi bangsa ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.









Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke