Salah Kalo Belajar Agama Buddha Dari AlQuran !!!

Salah kalo belajar agama Buddha dari AlQuran, sebaliknya kalo mau
menghancurkan patung2 dan kuil2 Buddha barulah tepat anda belajar dari
AlQuran karena disinilah ajaran agama satu2nya yang mewajibkan umatnya
menghancurkan agama yang menyembah berhala, menghancurkan patung2nya,
dan menyembelih para penganutnya.  Hasilnya bisa anda saksikan di
Thailand dimana kepala pendeta2 Buddha dipajang di persimpangan jalan
persis seperti peristiwa pemenggalan kepala oleh orang2 Madura
terhadap orang2 Dayak yang dianggapnya masih menyembah berhala
meskipun jelas2 juga beragama Islam.

Ketuhanan baik dalam Islam, Kristen, atau agama lainnya bukanlah
konsep melainkan kepercayaan.  Ajaran agama oleh para ulama memang
sering membodohkan umatnya dengan istilah2 yang sama sekali tidak
benar.  Konsep itu adalah pokok2 pikiran manusia, sedangkan
kepercayaan hanyalah angan2 manusia.  Demikian halnya, hanya agama
Islam, Kristen, Yahudi dan Juda dari Timur Tengah saja yang percaya
adanya satu Tuhan, sedangkan dibagian dunia lain banyak dipercaya
banyak dewa2 meskipun juga ada satu dewa yang paling berkuasa.

Tetapi Agama Buddha sama sekali berbeda, ajaran ini tidak mengakui
adanya Tuhan.  Tuhan tidak cuma satu, juga tidak banyak, bahkan tidak
perlu ada.  Oleh karena itu setiap orang yang mau menganut agama
Buddha tidak pernah ada persyaratan untuk keluar dari agama mereka
sebelumnya.  Semua orang yang mau menganut agama Buddha bebas untuk
percaya agama lainnya.  Demikianlah asal usul agama Buddha dimana dulu
India mula2 didominasi oleh agama Hindu yang mengenal dewa2 dan adanya
nirwana, namun mereka tidak mengenal neraka.  Akibat pengaruh agama
Hindu inilah akhirnya agama Buddha se-olah2 percaya adanya Dewa2. 

Jadi Kalo mau tahu agama Buddha, belajarlah agama Buddha dari pendeta2
yang ahli tentang agamanya.  Jangan belajar buddha dari AlQuran karena
beda kepercayaannya.

Dalam agama Buddha tidak dikenal konsep ketuhanan, bahkan Buddha tidak
mengenal nama Tuhan ataupun kekuasaan Tuhan.

Alam semesta ini bukan diciptakan oleh Tuhan melainkan tercipta oleh
aturan dan aturan itu berlangsung terus menerus bukan diciptakan dalam
7 hari dan 7 malam oleh Allah seperti dongeng2 agama Islam.

Sekali lagi, agama Buddha tunduk kepada aturan alam semesta bukan
kepada kekuasaan Tuhan.  Beda artinya kekuasaan dan aturan, karena
kalo yang dinamakan kekuasaan artinya bisa mengubah aturan, sebaliknya
aturan itu tidak bisa diubah dan kalo dilanggar hanya merugikan diri
sendiri bukan dihukum oleh Tuhan.  Demikianlah ajaran Buddha tidak
mengenal kekuasaan Tuhan.  Tidak mengakui adanya Tuhan yang satu, juga
tidak mengakui adanya banyak Tuhan bahkan tidak mengakui adanya
kekuasaan, yang ada hanyalah aturan yang harus dipatuhi dan bila
dilanggar akan merugikan diri sendiri tidak dihukum dineraka.



> On 2/15/07, munawar hadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Dulu ngaku atheis.. kemarin bilang islam.. besok
> apa ya..?


Belum pernah saya mengaku Atheist bahkan pernah saya menyatakan saya
anti-atheisme.  Saya seorang scientist tulen yang tidak pernah
menggunakan kepercayaan agama dalam mempertimbangkan keputusan.  Semua
keputusan selalu dipertimbangkan melalui logika rasional yang bebas
dari religious prejudice.

Bagi saya, agama bebas dianut oleh setiap orang dan tak perlu
dipermasalahkan, boleh hari ini beragama Islam dan besok beragama
Buddha dan lusa beragama Hindu.  Demikianlah kebebasan beragama bukan
cuma kata2 melainkan merupakan perbuatan yang memang harus dilindungi.

Ny. Muslim binti Muskitawati.









Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke