Dan orang-orang kaya macam Taufik Hidayat, David Beckham, Kobe Bryant, Niky Hayden dll, tak ubahnya budak belian modern dengan harga jual (transfer) yang menggiurkan.
From: "Sumar Sastrowardoyo" <[EMAIL PROTECTED]> : Kabar Indonesia - Dari Kita Untuk Kita :. : : Perbudakan di Abad Modern : Oleh : Arina Nova : : 20-Feb-2007, 05:10:45 WIB - [www.kabarindonesia.com] : : Pada abad ke dua puluh satu ini masih saja ada perbudakan seperti zaman Jahiliyah. Walau tak persis sama pada waktu dulu tapi tetap saja dilakukan dalam bentuk versi yang serupa tapi tak sama, terutama bagi pekerja perempuan dan anak-anak, yang mana mereka diperlakukan secara tidak manusiawi. : : Dengan situasi yang sangat buruk perempuan dan anak perempuan, terperangkap dalam kerja paksa dan perdagangan perbudakan. Perbudakan dalam bentuk situasi dan kondisi yang sangat memprihatinkan : : Para pembantu rumah tangga menghadapi segala bentuk perlakuan kejam dan eksploitasi termasuk perlakuan kejam secara fisik dan seksual, tidak mendapatkan fasilitas kesehatan, tidak diberi makan, juga jam kerja yang tak terbatas waktu. Mereka berhenti bekerja hanya kalau tidur, itupun kadang kalau majikan membutuhkan sesuatu, pekerja rumah tangga kadang kala yang dibangunkan. : : Banyak perempuan dan pekerja anak di bawah umur yang mendapatkan kerja paksa sebagai pembantu rumah tangga. Ini sebagai salah bentuk wujud kurangnya kesempatan kerja dan tidak adanya kepastian hukum buat mereka. : : Menjadi pembantu rumah tangga menurut penulis adalah dimana si pekerja tidak mendapatkan kekuasaan terhadapnya sendiri, tidak ada yang menghargainya dan pekerja tak punya hak sama sekali terhadap hidupnya. Walaupun jadi pembantu rumah tangga bukanlah pekerjaan yang hina, tapi tidak dihargai haknya sebagai manusia. : : Jadi dengan demikian apakah tak sebaiknya pemerintah memberikan perlindungan hukum kepada pembantu rumah tangga? : : Walaupun sudah dikeluarkannya UU nomor 13/2003 khususnya terhadap pekerja anak-anak dalam pasal 74 dengan jelas menyebutkan "Siapapun dilarang mempekerjakan melibatkan anak pada pekerjaan yang terburuk". Dalam bentuk perbudakan dan sejenisnya. : : Perlakuan kejam sering terjadi di rumah-rumah yang merupakan wilayah private yang sangat tersembunyi dari penglihatan umum. Ditambah lagi dengan pekerja tidak mengerti secara utuh haknya sebagai pekerja. Ini tentu karena pekerja tak dapat informasi yang lengkap dari pada penyalur tenaga kerja yang menempatkan mereka. : : Sebaiknyalah pemerintah segera mungkin merevisi UU ketenaga-kerjaan nomor 13/2003. Supaya para tenaga kerja perempuan dan anak-anak mendapat tempat yang sepantasnya, agar bisa melindungi warga negara yang selama ini mendapat perlakuan yang tidak manusiawi. : : : : [Beritahu Teman] [Print Berita] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
