http://www.antara.co.id/seenws/?id=53733

Muhammadiyah Undang Investor Arab ke RI

Jakarta (ANTARA News) - Muhammadiyah akan mengundang investor-investor asal 
Arab Saudi sebagai upaya peningkatan kerjasama dalam bidang ekonomi antara Arab 
Saudi dan Indonesia terutama dalam bidang perkebunan kelapa sawit dan batu bara.

"Kami ingin mengundang investor Saudi Arabia yang kami ketahui memiliki banyak 
dana. Oleh karena itu, terbuka kemungkinan kerjasama investor diberbagai bidang 
baik di perkebunan kelapa sawit maupun batu bara," kata Ketua Pimpinan Pusat 
Muhammadiyah, Din Syamsudin, kepada para wartawan setelah menerima kunjungan 
dari Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Abdul Rahman Buchori, di Jakarta, 
Selasa sore.

Dia mengatakan dalam pertemuan tersebut juga membicarakan kemungkinan kerjasama 
di masa depan untuk lebih diperluas dan ditingkatkan ke bidang-bidang lain 
seperti perdagangan dan ekonomi. 

"Tadi beliau secara singkat menyampaikan banyak sekali peluang-peluang 
kerjasama di bidang perdagangan, ekonomi, dan bisnis, baik ke Saudi Arabia 
maupun ke Indonesia," ujar dia.

Din juga mengatakan ada juga pembicaraan secara khusus mengenai penerimaan 
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terampil untuk Arab Saudi, tidak hanya pembantu 
rumah tangga tetapi juga perawat atau tenaga kerja di bidang lainnya.

Menurut Din, Arab Saudi akan merasa senang apabila tenaga kerja asal Indonesia 
dapat mengisi sektor formal yang selama ini lebih didominasi oleh tenaga kerja 
asal Filipina dan Thailand.

"Tentu mereka senang jika bisa diisi oleh Indonesia sebagai sesama negara 
muslim," ujar Din.

Menurut Din, hubungan antara Arab Saudi dengan Indonesia yang selama ini telah 
berjalan baik, juga dinilai sangat penting dan istimewa. 

Dan secara khusus selama ini Muhammadiyah dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi 
telah berhubungan dengan baik dalam bidang pendidikan dan dakwah, katanya.

Din mengatakan Muhammadiyah sering mendapat beasiswa dari beberapa universitas 
di Arab Saudi. Dilain pihak Pemerintah Arab Saudi sangat mendukung 
terlaksananya dakwah Islam di Indonesia baik lewat pembangunan masjid dan 
madrasah, atau juga melalui dai-dai Organisasi Masyarakat tersebut.

Namun, Din mengatakan, sangat disayangkan dalam pertemuan belum sempat 
dibicarakan masalah jemaah haji Indonesia yang baru-baru ini terhadang masalah 
di Arab Saudi.(*)


Copyright © 2007 ANTARA


20 Februari 2007 18:17


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke