Pulau2 RI Sekitar Singapore Bisa Direbut Untuk Keamanan Singapore !! Demi keamanan Singapore, maka seluruh Kepulauan RI disekitar Singapore bisa direbut untuk keamanan Singapore. Ingat, PBB telah membenarkan expansi Israel kewilayah Libanon sebagai akibat negara ini menjadi pusat teror yang mengganggu keamanan wilayah Israel. Hingga detik ini, tidak ada satupun pasal2 di PBB yang bisa memaksakan Israel keluar dari Libanon selama ancaman itu tetap ada. Untuk tujuan menghilangkan ancaman terhadap Israel itulah dibentuk pasukan pengawas Internasional sehingga Israel bisa dipaksa keluar dari wilayah yang didudukinya.
Pesawat Jet Patroli Indonesia yang dikemudikan oleh kapten kicky telah melanggar wilayah udara Singapore. Pelanggaran ini sangat serius bisa berakibat fatal dimana demi mempertahankan kedaulatannya, Singapore beralasan untuk merebut dan menduduki semua kepulauan2 kecil yang berada jauh diwilayah RI. Kalo hal ini sampai terjadi, RI pasti kehilangan dan kalah argument untuk mempertahankan wilayahnya. Karena kalopun mau ngotot, penentuan atau kepastiannya hanya bisa dilakukan melalui referendum. Kalo referendum berhasil dilakukan, kans Singapore lebih baik dari Indonesia. Pada dasarnya, dunia sekarang cenderung mengembangkan ekonomi bebas artinya bebas dari larangan2 seperti boikot dan embargo. Boikot dan Embargo hanya syah apabila dilakukan terhadap negara yang menteror negara lainnya. Jadi pemboikotan penjualan pasir RI terhadap Singapore sudah merupakan pelanggaran Internasional karena bertujuan untuk sabotase terhadap pembangunan dalam negeri Singapore yang memprovokasi kepentingan ekonominya secara keseluruhan. Hal ini bisa kita bandingkan kalo hal yang sama dilakukan Singapore terhadap RI misalnya melarang masuknya beras ke RI akan membuat rakyat Indonesai menjadi kelaparan dan ekonomi keseluruhan bisa hancur lebur. > IrwanK <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Fakta 1: Patroli pesawat Nomad untuk mengawasi kapal pengangkut > pasir darat yang sudah dilarang ekspor (sejak kapan?). > Fakta 2: Kapal F16 Singapura 'mengusir' patroli kapal Nomad, DI > WILAYAH INDONESIA!! > Butuh fakta tambahan (kah?) bahwa Singapura berkepentingan dengan > hal tersebut (patroli Nomad dan ekspor pasir dari Indonesia). Tidak perlu fakta karena kedua fakta diatas bukanlah fakta tapi kita namakan opini pribadi. Karena kalo kita bandingkan dengan laporan berita kompas dibawah ini: > Namun, Kapten Kicky memperkirakan manuver kedua jet tempur itu masih > dilakukan di wilayah udara Singapura. "Memang agak jauh. Saya > perkirakan mereka masih berada di wilayah Singapura dan langsung > berbalik saat akan memasuki wilayah udara Indonesia," katanya. Dari keseluruhan berita ini dengan cepat bisa ditarik kesimpulan sbb: Pesawat Jet RI yang dipiloti oleh kapten Kicky telah melanggar masuk ke wilayah udara Singapore, oleh karena itu F16 Singapore mengusir keluar Jet RI dari wilayahnya dan hal ini telah diakui oleh kapten Kicky bahwa F16 Singapore masih berada diwilayah udara Singapore. Logikanya, kalo F16 itu masih berada diwilayah udara Singapore, maka jet RI yang berada dibawah F16 Singapore tentunya juga berada diwilayah udara Singapore. FAKTA INI MEMBUKTIKAN BAHWA JET RI DIBAWAH KAPTEN KICKY TELAH MELANGGAR WILAYAH UDARA SINGAPORE. Untung untuk kapten Kicky, Jet F16 Singapore berbaik hati tidak menembaknya langsung, karena kalo sampai ditembak langsung jatuh dan mati, maka pihak Singapore sama sekali tidak salah, bahkan bisa ditambahkan protes keras ke Dewan Keamanan PBB dan Singapore yang memiliki kekuatan AU yang lebih baik bisa menduduki semua pulau2 kecil yang katanya milik Indonesia itu sebagai alasan kuat untuk menjaga keamanan wilayahnya yang telah berulangkali dilanggarnya. Urusan jual beli pasir bukanlah alasan untuk melanggar wilayah udara negara lain. Didunia internasional jual beli pasir adalah legal karena pasir bukanlah komoditi untuk perang, jadi kalo ada kebutuhan Singapore untuk pasir, maka Singapore harus membelinya bukan merampasnya dan hal ini telah dilakukan. Dilain pihak, dengan alasan yang di-buat2, RI melarang penjualan pasir karena katanya pasir itu digunakan untuk menguruk laut memperbesar kepulauan Singapore. Jelas alasan ini tidak masuk akal karena tidak mungkin memperluas daratan dengan menguruk lautan dengan pasir. Singapore negara yang penuh pembangunan sehingga pasir itu digunakan untuk beton bangunan2 baru diwilayahnya dalam hal ini tidak ada bukti2 mereka bisa menguruk laut dengan pasir. Untuk memperluas daratan Singapore, bisa dilakukan dengan membangun pesisir kepulauan dengan beton2 yang menjorok kearah lautan dalam hal ini tidak mungkin dilakukan hanya dengan pasir. Kalopun hal ini terjadi, sepanjang tidak melanggar wilayah RI, maka hal itu bukan urusan RI untuk melarangnya. Ingat, setiap negara berhak untuk mempertahankan diri, demikian juga Singapore. Kalo saja RI mengalami malapetaka seperti bencana Tsunami, maka Singapore dan seluruh negara2 didunia anggauta PBB wajib membantunya karena sudah ada protokolnya untuk hal ini. Hal yang sama, apabila Singapore membutuhkan pasir, tidak bisa kebutuhan ini dimanfaatkan RI untuk menekan perkembangan negara kecil ini dengan cara2 melarang penjualan pasir oleh penduduk pulau2 kecil yang sudah secara tradisional melakukannya jauh sebelum RI itu sendiri berdiri. Tujuan melarang penjualan pasir untuk mengganggu pembangunan di Singapore merupakan tindakan sabotase karena penjualan pasir itu sendiri tidak bisa dikategorikan penyelundupan berdasarkan hukum internasional karena yang menjualnya adalah penduduk dan pihak pembeli menerima barang itu diwilayahnya sendiri. Meng-halang2i kebutuhan sebuah negara dengan tujuan menghancurkan negara itu merupakan provokasi perang yang akan ditentukan akhirnya melalui adu kekuatan angkatan perang seperti halnya penyerangan terhadap Israel oleh 7 negara2 Arab yang diakhiri oleh pendudukan tentara Israel terhadap wilayah2 dari negara2 yang menyerangnya. Wilayah2 yang direbut ini menjadi syah wilayah Israel yang tidak bisa dituntut di PBB. Setiap penyerangan selalu mengandung resiko kalah menang. Yang kalah selalu rugi, dan yang menang selalu berhak menetapkan atau menuntut hak2nya. Dalam kasus RI-Singapore, saya hanya mengingatkan, andaikata terjadi konflik, maka seluruh kepulauan RI disekitar Singapore bisa jadi wilayah Singapore tanpa perlu lagi menimbunnya dengan pasir. Mau menuntut ke PBB juga tak mungkin bisa menang, kalo bisa menangpun tentunya akan melalui referendum lagi dan dalam referendum ini penentunya adalah masyarakat yang berdiam diatas kepulauan tsb. Apakah anda pikir bahwa masyarakat diatas kepulauan tsb lebih mencintai RI daripada Singapore??? Masih harus dibuktikan hasilnya karena Timor Leste juga yang katanya memilih RI setelah referendum hasilnya lebih dari 85% memilih merdeka. Juga harus diIngat bahwa konflik Aceh belum berakhir dalam hal ini sangat menguntungkan bagi Singapore adanya Aceh Merdeka katimbang jadi wilayah RI. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Great things are happening at Yahoo! Groups. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/lOt0.A/hOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
