http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/022007/26/0902.htm
Islam akan Bangkit dari Tanah Melayu Oleh DATUK H. MOHAMAD NAKHAIE AHMAD Dunia modern hari ini sedang mengalami kekeliruan besar, yaitu pertentangan antara logos dan mitos. Peradaban Islam yang berlandaskan hukum-hukum Islam juga berada di zaman kegelapan, akibat kekalahan dunia Islam dan keruntuhan peradabannya. Keadaan seperti ini menambah lagi kekeliruan yang dialami dunia modern saat ini. Apalagi, pengaruh kekuatan sains tanpa iman dan teknologi tanpa akhlak telah memosisikan perjalanan manusia dalam keadaan gawat darurat. Dunia Islam sekarang masih berada di puncak kegelapan. Sinar cerah masih samar. Apa yang disebut sebagai kebangkitan Islam masih diselubungi kontroversi. Apalagi jika kebangkitan itu dikaitkan dengan Islam politik. Perjalanan kita seolah-olah dalam keadaan meraba-raba. Tak ada jalan keluar yang semudah disangka. Tak ada pula jalan dekat untuk mencari sinar kebangkitan. Bagaimanapun kita yakin bahwa zaman pencerahan dunia Islam akan muncul juga. Justru saat ini kita perlu usaha terus menerus tanpa jemu dan putus asa. Kedatangan Islam ke tanah Melayu, secara kebetulan, bersamaan dengan peradaban Islam yang berada dalam proses keruntuhan. Tapi bagaimanapun Islam telah membentuk peradaban dan budaya baru di tanah Melayu yang berasaskan pada ketinggian intelektual dan filsafat yang diwarisi peradaban dan kebudayaan Islam sebelumnya. Islam telah membentuk pandangan hidup yang bersifat universal di kawasan ini dan menggabungkannya dengan kebudayaan dan peradaban besar dunia. Sepanjang sejarah Islam, tanah Melayu telah memainkan peranan sekunder dalam pembaruan Islam. Sejak terjadi pergerakan pembaruan Islam yang dipelopori Jamaludin Al-Afgani dan Muhammad Abduh hingga kini, dunia Melayu memainkan peranan sebagai penyalin gerakan pembaruan itu. Bahkan, sebagian intelektual Muslim Melayu ikut menyalin pembaruan yang dipengaruhi aliran pascamodernisme, yang mengembangkan liberalisme serta ikut-ikutan dengan idealisme Barat mengenai masyarakat madani, hak asasi manusia dan permasalahan gender. Belum muncul di tanah Melayu gerakan pembaruan yang kreatif dan terpancar dari potensi intelektual dan sosial-budaya alam Melayu sendiri. Sebenarnya, tanah Melayu dengan posisi geopolitiknya yang strategis ditambah dinamika ekonomi serta sosial budayanya yang berkembang dalam pembangunan dunia kontemporer, mempunyai peluang besar muncul sebagai penyumbang secara kreatif dan inovatif pembaruan Islam abad ke-21 ini. Alam Melayu tidak perlu lagi memainkan peranan sekunder, sebagai penyalin gerakan pembaruan Islam dunia Arab, Asia Selatan ataupun pembaruan ala Barat. Dunia Melayu harus berada di barisan paling depan dalam memelopori gerakan pembaruan untuk merealisasikan kebangkitan kembali Islam guna mewujudkan peradaban Melayu Islam yang universal. Pembaruan Islam di tanah Melayu harus tertumpu pada lapangan pemikiran dan memulai langkah secara teratur melalui pembaruan pendidikan. Potensi umat, terutama potensi-potensi ekonomi, intelektual, kestabilan politik dan hubungan yang harmonis antara ulama dan umara harus dimanfaatkan untuk usaha tersebut. Pentingnya potensi ini ialah supaya agenda pembaruan tidak sekadar beroperasi sebagai intellectual exercises semata. Pembaruan Islam harus lahir sebagai gerakan pragmatik yang menampilkan sistem alternatif yang berupaya melahirkan corak pemikiran dan cara hidup baru, terutama di kalangan generasi muda. Gerakan pembaruan (tajdid) tidak seharusnya terhenti pada tataran penulisan tesis dan disertasi di pelbagai perguruan tinggi semata. Ia harus keluar dari rak-rak buku di perpustakaan dan diolah secara profesional menjadi sistem yang bisa dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari dalam masyarakat Islam atau berupaya berinteraksi dalam masyarakat melalui rancangan pembangunan pragmatik yang didukung sektor pemerintah dan swasta. Sektor pemerintah yang bekerja sama dengan swasta sangat penting peranannya dalam menyusun corak pembangunan peradaban Islam di tanah Melayu ini. Penguasaan umat Islam di dua sektor ini memberikan ruang yang luas untuk memacu langkah pembaruan tersebut. Walaupun pembaruan yang kita lakukan pada mulanya terpaksa melalui proses modernisasi, namun dengan kemajuan modernisasi itu lama kelamaan dunia Islam semakin mampu membentuk acuannya sendiri dan semakin terpisah dari modernisasi ala Barat. Kemajuan dan modernisasi Islam yang dicapai melampaui modernisasi itu sendiri akan menimbulkan keyakinan diri dan kebanggaan terhadap jati diri untuk memilih jalan sendiri, tanpa terikat kepada modernisasi Barat. Modernisasi pada hakikatnya merupakan fenomena universal yang bisa dicorakkan mengikuti berbagai acuan. Justru, modernisasi tidak boleh ditolak begitu saja, tapi juga tidak wajar kalau kita sekadar mengikuti acuan dari Barat. Dalam hal ini, peranan para ulama dan ilmuwan yang bertindak aktif melalui sektor pemerintah maupun swasta sangatlah penting. Akan tetapi, umat Islam di tanah Melayu menghadapi masalah besar apabila membiarkan sektor swasta dimonopoli dan dikuasai para kapitalis asing. Di dalam masyarakat modern yang maju, sektor swasta memainkan peranan besar dalam pembangunan negara di samping sektor pemerintah sendiri. Sektor swasta mampu mencetak corak pembangunan dengan mengikuti agenda mereka. Bahkan, penguasaan sektor swasta dalam beberapa lapangan strategis, seperti media cetak dan elektronik, kesehatan dan pendidikan lebih memengaruhi sektor pemerintahan dalam menentukan arah pembangunan nasional. Maka sudah tiba saatnya bagi masyarakat Islam di tanah Melayu memberi perhatian serius kepada kepentingan menguasai sektor swasta di samping terus mendukung sektor pemerintah, agar kita bertambah teguh dan memiliki integritas yang dihormati dan disegani dunia. Tumpuan kepada sektor swasta ini juga seharusnya menjadi agenda utama dalam pembaruan pemikiran Islam dan pendidikan. Ini artinya bahwa tumpuan utama dalam usaha menguasai sektor swasta tidak hanya dalam penguasaan konsumsi, melainkan harus memproduksi. Hal itu dilakukan dengan membangun sekolah Islam sebagai langkah utama ke arah memasuki dan memperkuat kedudukan umat dalam sektor swasta. Membangun pendidikan dengan menumbuhkan sekolah-sekolah Islam yang berkualitas tinggi sehingga menjadi sekolah terbaik serta diurus secara profesional dan berkesinambungan merupakan langkah bijaksana dan inovatif dalam menggerakkan pembaruan Islam di tanah Melayu. *** Penulis, Ketua Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia (Yadim). [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/hOt0.A/lOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
