CENDRAWASIH POS Jumat, 02 Maret 2007 Kedubes AS Diancam Bom Lagi
*Polisi Kembangkan Teror Bom BI Hingga ke Malaysia JAKARTA- Untuk kali kedua kedubes AS kembali diteror bom. Sama seperti ancaman sebelumnya pada Sabtu (24/02), ancaman siang kemarin dikirimkan pelaku via SMS ke nomor layanan Polda Metro Jaya 1717. Kapolsektro Gambir Kompol Apollo Sinambella mengatakan, ancaman dikirm pelaku pada pukul 11.22 berisi kalimat yang menyatakan jika kedubes AS akan diledakkan 30 menit kemudian. Menurut Apollo, dalam SMSnya, pelaku juga menyebut-nyebut nama kelompok Alkaeda. Namun, setelah kurang lebih 1 jam dua Tim Jihandak melakukan penyisiran, sama sekali tak ditemukan adanya barang mencurigakan. Meski begitu, selama proses penyisiran, nampak beberapa pegawai Kedubes dievakuasi keluar gedung. Terpisah, Wakapolrestro Jakarta Pusat AKBP Heri Prabowo kepada koran ini mengatakan, pelaku dipastikan bukan orang yang sama dengan pelaku SMS teror sebelumnya. "Pelaku yang pertama sudah kami tangkap dan sedang diperiksa. Dia orang Jawa Tengah," paparnya. Lebih lanjut mantan Kapolres Bojonegoro ini mengaku belum berani memastikan adanya hubungan antara teror pekan lalu dengan teror kali kedua kemarin. Dikatakan, petgas mesih terus menyelidiki asal area nomor pelaku teror. Sementara itu, ada kabar sedikit mengejutkan perihal tersangka pelaku teror bom gedung BI. Abdul Mujib, warga sebuah desa di Bojonegoro, Jawa Timur, yang ditangkap beberapa hari lalu, dinyatakan Heri tidak mengalami gangguan kejiwaan sedikitpun. "Dia sehat-sehat saja," ujarnya. Heri mengungkapkan, dari hasil penyidikan sementara, ada dugaan dalam melakukan aksinya, tersangka memiliki motif-motif lain yang masih disembunyikan. Saat disinggung soal keterlibatan Abdul Mujib dengan kelompok-kelompok radikal, Heri enggan menjawab. "Kami masih mendalami, tapi setidaknya meski mengaku belum pernah ke Jakarta, tapi dia sudah tahu seluk beluk lokasi yang akan diancam, termasuk letak gedung, nama jalan," ungkap Heri. Hingga kemarin, selain memeriksa intensif pelaku teror bom pertama kedubes AS yang identitasnya masih disembunyikan, polisi juga sedang mengembangkan penyelidikan latar belakang tersangka Abdul Mujib hingga ke keberadaan kakak kandungnya di Malaysia. "Dia punya keluarga yang bekerja disana," kata Heri. (did [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
