Kompas
Sabtu, 03 Maret 2007 - 13:36 wib 

Bom Rakitan Meledak di Ambon 
Laporan Wartawan Kompas Agung Setyahadi


AMBON, KOMPAS - Ledakan yang diperkirakan berasal dari bom rakitan, terjadi 
Sabtu (3/3) pagi sekitar pukul 09.00 wit di pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, 
Maluku. Bom tersebut meledak pada saat situasi di pelabuhan cukup ramai, karena 
saat itu kapal penumpang Pelni, KM Bukit Siguntang baru sekitar 10 menit 
merapat di dermaga pelabuhan.

Akibat ledakan itu, warga yang berada di pelabuhan, penumpang, penjemput, 
maupun buruh, tukang ojek, dan pedagang kaki lima serta petugas kocar-kacir. 
Sekitar 13 warga yang dipastikan menderita luka-luka, termasuk dua orang yang 
luka parah. Salah satu korban yang luka parah ialah Anton Hatatapessy.

Korban yang kebanyakan tukang ojek, pedagang kaki lima, dan penumpang itu kini 
dirawat di Rumah Sakit Al-Fatah, Ambon yang paling dekat dengan lokasi 
kejadian. Kondisi korban, umumnya menderita luka di kaki, pinggung dan dada, 
mulai dari luka lecet, sampai kulit terkelupas.
Menurut keterangan yang dihipun dari lokasi kejadian, ledakan itu berasal dari 
bom yang diletakkan di tempat sampah depan pintu masuk pelabuhan. Tempat itu 
berdekatan dengan lokasi tukang ojek dan pedagang kaki lima. Hingga berita ini 
diturunkan pukul 10.00 wit, belum diperoleh keterangan dari kepolisian.

Penulis: dth


+++++

Pascapeledakan Bom, Suasana Kota Ambon Normal 
Laporan Wartawan Kompas Agung Setyahadi


AMBON, KOMPAS--Pascapeledakan bom rakitan yang menyebabkan 13 orang terluka, 
suasana Kota Ambon Maluku, tidak terpengaruh dan masih berjalan normal. 
Aktivitas masyarakat di jalanan, pasar dan pelabuhan tidak berubah. Mereka 
masih menjalankan aktivitas seperti biasa.
Masyarakat memang sempat kaget dengan adanya peledakan bom ini. Situasi 
berangsur normal dan tidak ada konsentrasi massa di titik-titik yang rawan. 
Kondisi ini diharapkan terus terjaga supaya Ambon tetap aman.

"Kami terus melakukan penjagaan dan akan meningkatkan dengan sweeping. Selama 
ini penjagaan juga terus kami lakukan," ujar AKBP Tommy Walder Napitupulu, di 
lokasi peledakan bom.
 
Asisten Teritorial Kodam XVI Pattimura Letkol Senior Yudi Zanibar menilai, 
kondisi Kota Ambon yang tetap tenang dan tidak terpengaruh ini harus 
dipertahankan. Masyarakat juga harus diberi informasi yang jelas supaya tidak 
resah akibat 

++++


KM Bukit Siguntang Diperiksa Polisi 
Laporan Wartawan Kompas Agung Setyahadi


AMBON, KOMPAS--Kapal Motor Bukit Siguntang yang mengangkut penumpang dari 
Baubau-Ambon dan akan melanjutkan perjalanan ke Banda, diperiksa tim Gegana dan 
Samapta Polda Maluku. Pemeriksaan ini terkait peledakan bom di depan pintu 
keluar Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Sabtu (3/3). 
Pemeriksaan dilakuka di dek penumpang (2-5). Pemeriksaan ini dilakukan selama 
satu jam. Dalam pemeriksaan ini ada sejumlah bungkusan yang dicurigai. 
Bungkusan itu dibongkar untuk dilihat isinya, tetapi tidak ada satupun yang 
berisi barang-barang berbahaya.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/hOt0.A/lOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke