Berbuatlah Kebaikan Tanpa Pamrih Bukan Karena Mengejar Pahala !!!

> bening hati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Nabi pernah ditanya " Wahai Nabi, kepada siapa aku berbuat baik "
> Jawab Nabi " Kepada Ibumu".
> Bertanya lagi " Kepada siapa lagi wahai nabi"
> Jawab nabi " kepada Ibumu".
> Bertanya lagi " kepada siapa lagi wahai Nabi"
> Jawab Nabi : Kepada Ibumu"
> bertanya lagi " Kepada siapa lagi wahai nabi".
> Jawab Nabi " Bapakmu".   
> Jadi Islam memerintahkan kita untuk berbakti kepada Ibu, tiga kali 
> lipat dari berbakti kepada seorang Ayah.
>    
> 



Disemua sekolah dizaman modern ini selalu diajarkan kepada semua murid
agar selalu berbuatlah kebaikan yang sama kepada semua orang tanpa
mem-beda2kan siapa dia apakah dia itu orang kafir ataupun seorang raja.

Kita mengabdi dengan berbuat baik kepada siapa saja sama dengan
berbuat baik kapada orang tua kita.  Bahkan kepada orang kafir,
penyembah berhala, orang2 murtad, orang yahudi, dan semua orang
termasuk yang berbeda agamanya dengan kita berbeda bangsanya dari kita
juga harus berbuat baik yang sama.

Perbuatan baik bukanlah sebuah angka yang bisa dilipat ganda tiga kali
atau dua kali.  Kita berbuat baik kepada mereka yang membutuhkan,
contohnya, memberi uang kepada orang miskin sebanyak $1 sangatlah
besar artinya, tetapi kalo kamu bandingkan dengan memberikan ibumu
$100 padahal ibumu sama sekali tidak membutuhkannya, maka pemberianmu
itu sama sekali tidak ada artinya, apalagi ibumu sendiri bekerja
dengan penghasilan sebulan $3000 sebagai pembantu RT di Los Angeles.

Demikianlah, pada prakteknya ajaran Islam tidak bisa dipraktekan dalam
dunia nyata karena memang agama tempatnya dialam angan2.  Bagaimana
mungkin ajaran Islam bisa jadi ajaran beradab yang dibutuhkan manusia
sekarang kalo berbuat baik hanya kepada ibu bapaknya saja tetapi
menjagal penyembah berhala malah diberi pahala.  Membunuh orang murtad
jadi kewajiban.  Menghancurkan patung2 berhala jauh lebih berpahala
daripada memelihara patung2 berhala.

Begitulah, Menlu RI sudak mengakui bahwa memang ajaran Islam merupakan
agama terorist tetapi umatnya bisa mengubahnya meskipun akan
kehilangan pahala karenanya dan umatnya takut dianggap berdosa apabila
umat Islam melakukan kebaikan kepada penyembah berhala.  Tidak bisa
disalahkan kalo dunia sekarang melakukan screening ketat kepada semua
umat Islam yang mau keluar negeri sehingga akibatnya umat Islam
mengalami kesulitan, kemunduran, dan berbagai hambatan2 lainnya dalam
mengejar kemajuan2 yang telah jauh tertinggal dari umat2 lainnya. 
Screening ini dilakukan, karena dunia sadar bahwa tidak semua umat
Islam yang kemaruk pahala yang dijanjikan AlQuran.  Masih banyak umat
Islam yang melindungi persaudaraan2nya dengan penyembah berhala, orang
kafir, orang murtad, dan juga orang2 Yahudi karena mereka masih
berpikiran sehat.  Hanya segelintir umat Islam yang diracuni ajaran2
biadab zaman dulu saja yang kemaruk pahala sehingga tega untuk
membunuh siapa saja yang berbeda kepercayaan dengan kepercyaannya.

Sekali lagi, marilah hai semua umat Islam, kita berbuat baik kepada
setiap orang sesuai dengan kebutuhan mereka yang membutuhkan
pertolongan dengan kebaikan2 dari kita.  Jangan membedakan siapa yang
anda tolong baik mereka itu orang kafir, penyembah berhala, yahudi
ataupun orang2 murtad karena mereka juga merupakan orang2 baik.

TIDAK SEORANGPUN BISA DIANGGAP JAHAT HANYA KARENA TIDAK MENYEMBAH
ALLAH DAN MENOLAK BERIMAN KEPADA ISLAM.  MENCERCA AGAMA ISLAM BUKANLAH
KEJAHATAN MELAINKAN MERUPAKAN KRITIK YANG MEMBANGUN.  DALAM MEMBANGUN
SELALU HARUS ADA PERUBAHAN, DAN APABILA ALQURAN TIDAK BISA BERUBAH
ARTINYA ALQURAN TIDAK BISA MENJADI AJARAN YANG BAIK.

Berbuatlah baik kepada siapa saja tanpa perlu ber-hitung2an tiga kali
lipat atau diganda dua kali lipat tanpa membedakan kepada siapa kita
berbuat baik.  Berbuat baik merupakan sikap bukan angka matematik
untuk berdagang jual beli menghitung untung rugi.  Karena kita berbuat
baik kepada mereka yang membutuhkan bukan karena kita mengejar pahala
agar masuk kesorga.  Masuk kesorga atau keneraka, kalo ada yang
membutuhkan pertolongan anda maka kita wajib menolongnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Great things are happening at Yahoo! Groups.  See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/lOt0.A/hOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke