"dipo" yang bermental anjing ini mau berdiskusi...

Amboi..

Ngaca kek.....

Untuk diskusi perlu kecerdasan..

Dan kecerdasan itu tidak dimiliki orang yang bermzntal anjing ini.

Kewarganegaraanpun dibawa-bawa dalam diskusi.
 

--- In [email protected], "dipo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> Hehe, jusfiq ini nggak bosan-bosannya membuktikan dirinya nggak mampu 
> berdiskusi.
> 
> Semua orang dibilang mental anjing, dan suryana yang membantu korban 
> banjir pun dikata menangguk di air keruh.
> 
> Iya deh, yang waras cukup bicara fakta saja. Siapa yang terkaing-kaing 
> ganti kewarganegaraan sambil terus repot mikirin negara yang sudah dia 
> buang? Kepingin dwifungsi juga?
> 
> Yang pasti, saya belum bergeser dari posisi sebagai pemesan pertama 
> buku Makiyah-Madaniah yang (akan) Anda tulis.
> 
> Ps.
> Mau ganti topik dedel duwel juga boleh.
> Terserah.
> 
> 
> From: "hadjar_wish" <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> : Ni manusia bermental anjing yang suka menggonggong asal menyalak
> : bicara tentang diskusi...
> :
> : Amboi...
> :
> : Ngaca kek....
> :
> :
> : --- In [email protected], "dipo" <dipo@> wrote:
> : >
> : >
> : > interupsi.......
> : >
> : > Untuk lancarnya diskusi saya berharap rarach bisa menerima
> : > pernyataan-pernyataan jusfiq sebagai buah pemikirannya yang
> : > genuine :) Kita semua tahu, sekali jusfiq bersikap, sulit terurai
> : > menjadi lenggang nan rilek - seperti waktu bersikap menunggu
> : > neuroscientist bersikap itu.
> : >
> : > Jadi, akan terlihat nanti, mana yang bicara fakta mana yang cuma
> : > berandai-andai.
> : >
> : > Selanjutnya kita semua tentu berharap jusfiq bisa juga menjelaskan
> : > dedel duwel itu ukurannya apa yang nggak dedel duwel itu seperti
> : > apa?
> : >
> : > Sekian, terimakasih & silakan dilanjut.
> : >
> : > permisi.........
> : >
> : > From: "rarachm" <rarachm@>
> : >
> : > : Ah,
> : > :
> : > : saya nggak tahu apa yang akan terjadi bla blaa ....
> : > :
> : > : yang saya tahu, dari kalimat dibawah, saya menangkap bahwa om
> : > : jusfiq beranggapan bahwa akan jauh lebih baik kalau indonesia
> : > : tidak merdeka tgl 17/8/45; tapi mendingan nungguin kerelaan hati
> : > : mbah ratu dan meneer sekalian.  nunggu aklimatisasi, persiapan
> : > : personnel, infrastuktur, nunggu lebih banyak orang belanda yang
> : > : minta indonesia merdeka, nyari pemimpin yang rajin sowan ke mbah
> : > : ratu, anti jepang .....
> : > :
> : > : well, it could be another three hundred years....
> : > :
> : > : saya nggak tahu....
> : > : yang saya tahu dari kakek saya, bahwa mereka emang beneran
> : > : perang ama jepang, belanda dan londo ireng.
> : > :
> : > : jangan-jangan kakek saya termasuk yang ngibulin saya juga..(?)
> : > :
> : > : saya nggak tahu....
> : > :
> : > :
> : > : ~rarach
> : > : (ohh saya nggak bilang gitu kok, saya cuma bilang yang BUKAN
> : > : kolaburator pasis genuine made in belanda...)
> : > :
> : > : --------
> : > : om jusfiq said:
> : > : "Saya tambahkan (dan ini kita suka lupa): idee Indonesia merdeka
> : > : itu telah disetujui oleh ratu Wilhelmina sejak masa Perang Dunia
> : > : ke II.
> : > :
> : > : Yang menjadi masaalah setelah Jepang bertekuk lutut adalah:
> : > : Indonesia dibawa ke alam merdeka dengan dipimpin oleh (bekas)
> : > : kolaborator fascist Jepang Sukarno Hatta atau oleh oleh orang
> : > : lain.
> : > :
> : > : Agar jeals: kita sebut sebagai "perang kemerdekaan" itu
> : > : sebenarnya bukan perang untuk merebut kemerdekaan, karena
> : > : prinsip kemerdekaan Indonesia itu telah disetujui oleh Belanda;
> : > : yang diperangkan adalah masaalah: merdeka dibawah pimpinan
> : > : kolaborator fascist Jepang atau merdeka dibawah pimpinan orang
> : > : yang BUKAN kolaborator fascist Jepang."
> : > : ---------
> : > :
> : > :
> : > :
> : > : --- In [email protected], "hadjar_wish" <hadjar@> wrote:
> : > : >
> : > : >
> : > : > Inilah apa yagn saya katakan:
> : > : >
> : > : > Kita tidak tahu apa yang (akan) terjadi bila yang memimpin
> : > : > Indonesia ke alam merdeka itu van Mook atau Syahrir atau Tan
> : > : > Malaka misalnya, yang kita tahu adalah bahwa Indonesia hancur
> : > : > karena kemerdekaan Indonesia dipimpin oleh kolaborator fascist
> : > : > Jepang Soekarno & Hatta.
> : > : >
> : > : > Kita juga tidak tahu apa yang akan terjadi bila RIS tetap
> : > : > dipertahankan dan tidak dibubarkan oleh kolaborator fascist
> : > : > Jepang Soekarno....
> : > : >
> : > : > Sekali lagi: yang telah membawa Indonesia ke alam dedel duwel
> : > : > sekarang ini adalah para kolaborator fascsist Jepang + serdadu
> : > : > didikan Jepang atau didikan Belanda kayak Nasution + stalinis
> : > : > PKI....
> : > : >
> : > : > Ah, coba perusahaan asing tidak dinasionalisasi oleh para
> : > : > kolabarotor fascist Jepang + TNI + stalinis PKI..
> : > : >
> : > : > Ah coba orang orang Belanda dan Indo yang masih tinggal di
> : > : > Indonesia tahun lima puluhan tidak diusir dari Indonesia oleh
> : > : > kolaborator fascist Jepang Soekarno....
> : > : >
> : > : >
> : > : >
> : >
>




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/4It09A/fOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke