ya ada bau busuknya ...tapi ngga perlu dicek.

jasadlelaki <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          yg paling cocok disamakan dengan "kentut" itu
adalah engkau, "muskitil"

si jasad.

--- In [EMAIL PROTECTED], "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Bisakah Allah Disamakan Dengan Kentut ???
> 
> ini sebetulnya penghinaan terhadap Islam !!!
> 
> > "Haryanto (PSDM)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Mbakyu mari kita fokus ke masalah ini
> > Jangan loncat sana loncat sini, selesaikan dulu
> > dialog masalah "KENTUT" ini setelah itu kita beralih
> > ke TOPIK lainnya
> > 
> 
> Saya sudah berulangkali menyatakan bahwa Allah itu tidak sama dengan
> kentut. Kentut itu bisa kita pastikan keberadaannya, sebaliknya Allah
> itu bisa dipastikan tidak adanya.
> 
> Kita bisa memastikan, bahwa kentut itu ada karena kita yang membuatnya
> didalam perut kita dengan cara memakan jengkol !!!
> 
> Kita juga bisa memastikan bahwa Allah itu ada karena kita juga yang
> membuatnya didalam angan2 kita !!!
> 
> Tentu sebagai umat Islam tidaklah ethis kalo saya MENYAMAKAN ALLAH =
> KENTUT !!!
> 
> Tapi anehnya, anda yang katanya percaya Allah dan mensucikan Allah
> berani menghina Allah dengan menyamakannya dengan Kentut !!!
> 
> Pernah saya menuliskan berulang kali, bahwa jangan sekali2 memfitnah
> saya menghina Islam, yang menghina Islam itu justru mereka yang
> percaya adanya Allah seperti anda diatas ini yang menyamakan Allah =
> Kentut meskipun dalam segi2 tertentu bisa dijadikan analogi yang tidak
> sama.
> 
> Saya kuatir, kalo saya membuat analogi bahwa Allah bisa disamakan
> dengan kentut, kembali saya dituduh menghina Islam. Tetapi karena
> anda memaksa saya untuk menganalogikan keberadaan Allah itu bisa
> dibuktikan sama dengan adanya kentut, tidak ada salahnya saya memberi
> penjelasan dibawah sbb: 
> 
> 
> > From: Haryanto (PSDM) 
> > Mbak Wati kalau kentut pas kentutnya nggak bunyi?
> > Ada baunya nggak? Misalnya habis makan jengkol/pete 
> > berarti kentutnya bau banget di bus umum akhirnya 
> > NGgak ada yang tahu karena Mbak Wati nggak ngaku 
> > Karena orang2 nggak tahu kecuali Mbak Wati apakah 
> > kemudian bisa jadi dalil bahwa TIDAK ADA ORANG YANG 
> > KENTUT
> 
> Dalam etika moral dunia modern, kejujuran diutamakan sebagai ukurn
> harga diri individu seseorang. Artinya kalo didalam bus ada yang
> kentut, jarang ada yang tanya siapa yang kentut, karena kentut itu
> adalah proses normal yang terjadi setiap orang. Tapi ada kalanya,
> supir bus itu bertanya, "siapa yang kentut?" Kalo tidak ada yang mau
> mengaku kentut, maka biasanya kita anggap kentut itu enggak ada,
> mungkin baunya itu terasa dihidung bukan berasal dari orang yang
> kentut tetapi berasal dari angan2 kita yang selalu prejudice
> menganggap orang lain kentut tanpa menyadari bahwa kentut itu kita
> sendiri yang membuatnya.
> 
> Demikianlah, kepercayaan, prejudice, angan2, agama, dll seringkali
> membuat seseorang menuduh orang lain melakukan kesalahan padahal
> kesalahan itu kita sendiri yang menciptakannya.
> 
> Jadi biasanya, kalo dalam bus ada yang kentut tetapi tidak ada yang
> mau mengaku, kita cukup menganggap kentut itu tidak pernah ada !!!! 
> Apalagi setelah kita ber-ulang2 berteriak agar yang kentut itu mengaku
> tetapi tetap saja tidak ada yang mengaku, dalam hal ini janganlah
> menyalahkan orang lain yang tidak mau mengaku kentut, salahkan saja
> hidung anda sendiri yang salah membaui kentut yang diciptakan dalam
> angan2 anda sendiri.
> 
> Sama halnya dengan Allah, kalo anda merasa bahwa ada Allah dibumi atau
> diakhirat nanti setelah mati, tetapi setelah anda teriak2 meminta
> bantuan Allah ternyata Allahnya tidak pernah mau muncul, dan tidak
> juga ada yang mau mengaku Allah seperti halnya mengaku kentut, tidak
> perlu anda prejudice anggaplah Allah itu tidak ada meskipun memang
> sebenarnya keberadaan Allah itu karena anda sendiri yang menciptaknya
> di-angan2 seperti halnya anda menciptakan bau kentut dihidung anda.
> 
> Dengan kenyataan ini anda akan berhasil menemukan solusinya, bagaimana
> Allah memang bisa di analogikan dengan Kentut, yaitu sama2 dianggap
> tidak ada kalo tak ada yang mengaku. 
> 
> Kalo tidak ada yang mengaku kentut, anggaplah tidak ada kentut!!!
> 
> Kalo tidak ada yang mengaku Allah, anggaplah tidak ada Allah!!!
> 
> Kentut itu ada kalo ada yang mengaku kentut, sama halnya dengan Allah.
> Allah itu ada kalo anda panggil dia muncul dan mengaku bahwa dia
> adalah Allah !!!
> 
> Jadi kesimpulannya sederhana khan??? Allah dan Kentut itu sama2 tidak
> ada kalo anda panggil2 dengan azan atau tahajut tidak muncul mau
mengaku.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>



         

       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke