di jaman pak harto, belum pernah harga beras sampai rp 6000/ kg

---------- forwarded message ----------
From: Patrick <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 14 Apr 2007 08:08:32 -0700
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Jasa Suharto - -> MANAJEMEN BERAS
To: [EMAIL PROTECTED]



 Pak Haniwar terkasih,

 Saya memang tidak memiliki kompetensi utk menjelaskan manajemen
 perberasan pada masa Pak Harto, tetapi yg jelas, manajemen beras
 menjadi prioritas kebijakan Pak Harto...

 Sebenarnya, Bimas (sbg program/kebijakan pemerintah) itu berasal dari
 kebijakan Rencana Kemakmuran Kasimo tahun 1952-1956 & Padi Sentra
 (1959-1962). Kemudian Bimas (1964) menggantikannya dan diikuti oleh
 Program Intensifikasi Massal (1969), Program Intensifikasi
 Khusus/Insus (1980) & Program Supra Insus (1987)....
 (Baca http://www.kompas.com/kompas-cetak/0611/25/Fokus/3120211.htm)

 Dan, terbukti berhasil dgn pencapaian Swasembada Beras pada 1984 &
 bertahan selama 2 tahun.
 Ini suatu prestasi yg hebat! Bayangkan, awal Orba tingkat inflasi
 mencapai sekitar 600 persen & Indonesia di masa itu dikenal sbg negara
 pengimpor beras terbesar di dunia!! Prestasi ini juga dicatat FAO
 (Badan Pangan Dunia) yg kemudian memberikan penghargaan thdp Pak Harto...

 Lihat ketika Pak Harto berkuasa, para petani tidak kesulitan mencari
 benih krn ada Bimas...harga pupuk stabil & relatif murah
 krn produksi pupuk dimaksimalkan & impor pupuk dikontrol ketat...Dan,
 minimnya lintah darat/ijon/tengklulak yg berani memperdaya petani...

 Bagaimana dgn sekarang?? Apakah hal-hal di atas masih bertahan?
 Jawabannya tidak!!! Lihat respon pemerintah sekarang dlm menyikapi
 manajemen perberasan...Yg dinaikkan hanya harga gabah...Apa gunanya
 harga gabah dinaikkan bila harga pupuk mahal & langka di pasaran,
 benih juga mahal, dst..dst..dst..Intinya, ONGKOS PRODUKSI amit-amit
 mahalnya!! Koperasi Unit Desa (KUD) juga tumbang satu per satu!!
 Lagi2, para tengkulak-lah yg menjadi tumpuan petani!

 Poinnya adalah Pak Harto selalu serius & ngotot dgn manajemen
 perberasan...Beras menjadi salah satu prioritas dlm kebijakan Pak
 Harto..Hal ini tidak kita temui pada kebijakan2 pemerintah
 pasca-Orba...Sekali lagi lho Pak, saya bukan simpatisan Orba !!
 :-)

 Salam hangat & jabat erat,

 Patrick Hutapea
 Mahasiswa S1 Ilmu Hubungan Internasional
 Fisip - Universitas Katolik Parahyangan Bandung

 --- In [EMAIL PROTECTED], Haniwar Syarif
 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >
 > Nggak setuju !!!!!
 >
 > Baik beras .. , maupun tebu... , dari dulu juga petani kita nggak
 dapat apa
 > apa...
 >
 > Harga beras dipaksa stabil... petani tidak bmendapat untung...
 >
 >
 > Beras dijadikan hadiah agar rakyat diam... sementara dia nguras
 kekayaan
 > tanah air kita..
 >
 > Asal tahu aja.. hrg beras, gula, terigu impor pada sat itu juga jauh
 > lebih murah drpd produk dalam negeri..
 > Jadi mau memenuhi kebutuhan utk menstabilkan beras ya gampang aja.
 >
 > IMpor beras/gula/ gandum jadi ladang..korupsi.. mungkin krn kusr
 dollar yg
 > nggak realsitis... yg menyebabkan semua yg diimpor jd murah...
 >
 > Jadi
 >
 > Yg benar dia "berhasil" menhabiskan kekayaan alam Indonesia dan
 > merusak moral bangsa..., kalau itu mau di bilang keberhasilan.
 >
 >
 > Kalau toh ada keberhasilan.. ya ... barangkali memang revolusi hijau
 krn
 > Bimas padi.. yang sebenarnya dipelopori IPB , setahu sy tanpa
 pengarahan
 > rdr pak Harto.
 >
 > Sementara proyek lahan sjeuta gambutrnya juga gagal total.
 >
 > Sekali lagi nggak setuju pendapat Mas Pat.
 >
 >
 > Haniwar




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke