Mulai setelah masa reses berakhir maka gedung DPR menjadi sebuah istana 
emas, dimana rakyat yang mewakilkan suara nya tidak bisa lagi bertemu muka 
dengan wakilnya karena harus melalui beberapa prosedur yang berbelit.
Katanya sih demi keamanan, karena adanya maling yang bisa masuk dengan 
bebas, sungguh sebuah alasan yang dibuat-buat, karena yang namanya maling 
bila memang berniat masuk akan tetap saja bisa masuk, mengapa tidak dibuat 
wakil rakyatnya yang harus hati-hati, juga mereka sudah memiliki sekretaris 
pribadi, tugas mereka apa ?

Dalam hal ini aku melihat 'sesuatu' yang bisa jadi kondisi ini disengaja 
agar image wakil rakyat menjadi bertambah rusak, karena dengan dibuatnya 
aturan ini secara tidak langsung akan ada yang di rugikan dan ada yang di 
untung kan, mengenai siapa yang di rugi kan dan siapa yang di untung kan 
semoga wakil rakyat cepat-cepat ngeh, sebelum kasus seperti laptop dan 
tunjangan DPRD mencuat.

sur. 



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke