---------- forwarded message ----------
From: zebaoth_jehova99 <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 21 Apr 2007 23:58
Subject: [debat_antar_agama] ISLAMIC INVASION
To: [EMAIL PROTECTED]



 Pengubahan konsep atau pengubahan pengertian tentang ALLAH dan
tentang ketidakpunyaan ALLAH akan anak itu, termuat di dalam Alqu'ran
surah ke 112 Al Ikhlas ayat 1 s/d 4 yang berbunyi sebagai berikut:
 1 Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa
 2 Allah tempat meminta
 3 Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan
 4 Dan tidak ada seorangpun setara dengan dia.
 Sedang jin-jin juga ikut mengatakan:
 Dan bahwasanya Maha Tinggi Tuhan kami, dia tidak beristri dan tidak
beranak (72 AL Jin 3)
 Dan lebih lanjut, tentang anak-anak Allah ini Alqur'an menyebutkan demikian:
 19 Apakah kamu perhatikan LATA dan UZZA?
 20 Dan MANATA, ketiga yang lain?
 21 Apakah bagi kamu anak laki-laki dan bagi-Nya anak perempuan?
 22 Itu, kalau demikian adalah pembagian curang. (53 AN-NAJM 19-22)
 Benda angkasa yang kedua yang telah dikagumi manusia lalu disembah
ialah BULAN, menjadi dewa BULAN dengan namanya ALLAH
 Pada zaman Jahiliyah, bangsa Arab menyembah dewa MATAHARI dan dewa
BULAN, ajaran yang mereka terima dari bangsa Babel yang diam di daerah
Mesopotamia, disebelah utara tanah Arab. Dengan bukti-bukti penemuan
Arkeologi, di dalam inskripsi-inskripsi, ajaran itu datang dari Babil
ke Selatan, ke Arab bagian Utara dan memusat di kota Mekah.
 Dewa BULAN mereka sebut ALLAH, sedang dewa MATAHARI mereka sebut
ALLATA. BULAN mengawini MATAHARI, ALLAH mengawini ALLATA dan
memperanakkan bintang-bintang, antara lain yang bernama ALUZZA dan
ALMANA, anak-anak perempuan ALLAH sedang ALHUBAL adalah menantu ALLAH.
 Patung ALHUBAL ini pernah ditemukan di dalam Ka'bah yang ada di kota
Mekah itu. Didalam dan di sekitar Ka'bah ini tadinya, sampai dengan
tahun 610 Masehi masih terdapat 361 berhala, yang semuanya disembah
oleh orang Arab pra-Islam. Orang-orang Arab yang berangkakt berdagang
ke pasar, singgah dulu ke Ka'bah ini, berdoa minta diberi banyak
rezeki.
 Sudah sejak zaman Jahiliyah, zaman pra-Islam, orang-orang Arab telah
memuja-muka berhala-berhala di Ka'bah Baitullah itu dengan thawaf,
mengelilingi Ka'bah sambil bertepuk tangan dan telanjang bulat.
(Catatan kaki Hadits Shahih Bukhari 843). Maka ada yang mengatakan apa
yang dilakukan oleh umat Islam tiap tahun yaitu upacara Haji, tidak
lain adalah pelestarian upacara penyembahan berhala dari orang-orang
Jahiliyah sebelum Islam. Bedanya pada zaman Jahiliyah penyembahannya
harus dengan telanjang bulat, sedang pada zaman Islam harus berpakaian
Ichrom, tetapi tidak boleh pakai celana.
 Ketika Muhammad datang dan membawakan ajaran baru, ajaran Tauhid,
bukan lagi menyembah banyak dewa, tetapi satu Tuhan, menghadapi
masyarakat Quraish yang sudah ribuan tahun menyembah banyak dewa itu,
yang salah satu dewa, dewa bulan disebut ALLAH dan yang mempunyai anak
perempuan ALUZZA dan ALMANA.
 Ayah Muhammad sendiri bernama Abdullah yang berarti hamba ALLAH yaitu
ALLAH yang bukan diajarkan oleh Muhammad, tetapi ALLAHnya orang Arab
Jahiliyah suku Quraish penyembah berhala, penyembah banyak dewa atau
politheisme itu.
 Kesimpulan dari semua itu ialah bahwa yang mereka sebut ALLAH sampai
hari ini berasal dari ajaran orang Arab Jahiliyah, penyembah berhala,
hanya saja pengertiannya yang sudah diubah oleh Muhammad menjadi ALLAH
yang Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan. Tuhan mereka, Ilah
mereka, bernama ALLAH.
 KESAKSIAN HADITS
 Orang akan melihat Tuhan seperti BULAN
 - Kami bersama Nabi SAW: beliau menengok ke bulan yakni bulan empat
belas. Maka beliau berkata: "Sesungguhnya kamu semua akan melihat
Tuhanmu, sebagaimana kamu melihat bulan ini." (HSB 315)
 -Orang banyak bertanya:
 "Dapatkah kami melihat Tuhan kita nanti di hari kiamat?
 Jawab Nabi:
 "Masihkah kamu sangsi untuk dapat melihat bulan purnama pada empat
belas yang tidak berawan?"
 Jawa mereka:
 "Tidak Ya Rasulullah"
 Sabda nabi SAW:
 "Sesungguhnya kamu akan melihat ALLAH seperti itu!"
 Pada hari Kiamat akan dikumpulkan seluruh manusia lalu Allah berfirman:
 "Siapa yang menyembah sesuatu maka hendaklah mengikut sesembahannya itu".
 Diantara mereka itu ada yang mengikut MATAHARI, ada yang mengikut
BULAN, ada yang mengikut THAGHUL. Maka tinggalah umat Islam ini,
termasuk di dalamnya orang-orang munafik (HSB 441)

 Harus shalat waktu ada gerhana
 Karena itu kalau ada gerhana MATAHARI atau BULAN, diperintahkan shalat.
 Shalat gerhana:
 "Karena itu apabila kamu melihat gerhana, maka segeralah pergi
shalat. Shalatlah hingga ALLAH memberi cahaya terang kembali kepadamu"
(HSB 856)
 Nabi Muhammad sendiri juga melakukan shalat waktu melihat gerhana
(HSB 855, 856, 857)

 Kesaksian arkeologi
 * Kuil bulan Arab Nama dewa bulan dipahatkan pada batu
 * Patung dewa bulan
 * Patung Dewa bulan dilihat dari empat sisi Catatan: Simbol bulan
sabit dipahatkan pada dada patung. Dua patung tersebut ditemukan pada
tempat ini.
 Tentang Dewa Bulan
 ISLAMIC INVASION Karya Dr. Robert Morey

 Ketika manusia belum menemukan teropong bintang, dan belum pula
memiliki pengetahuan tentang alam semesta, mereka mengagumi
benda-benda angkasa seperti, BULAN, MATAHARI dan BINTANG-BINTANG.
Bahkan mereka tidak hanya berhenti sampai dengan mengagumi benda-benda
angkasa itu saja, tetapi lebih lanjut lagi, mereka menganggap
benda-benda itu mempunyai kuasa, lalu mereka sembah menjadi sesembahan
mereka.
 Penyembahan kepada benda-benda angksa ini berkembang terus ke
berbagai negara, yang dimulai dari Babilonia, menyebar ke Selatan, ke
Mesir, ke Barat, ke Eropa, ke Timur, ke India dan Jepang.
 MATAHARI telah disembah sebagai sesembahan, dipelbagai negara, dan
ditiap negara disebut dengan sebutan yang berbeda-beda
 Di Babilonia, dewa MATAHARI, disebuat SHAMASH
 Di Mesir, dewa MATAHARI, disebut RA-AMON
 Di Roma, dewa MATAHARI, disebut MITRAS
 Di India, dewa MATAHARI, disebut BETARA SURYA
 Di Jepang, dewa MATAHARI, disebut AMATERAZU
 Di Peru, dewa MATAHARI, disebut INTI
 Di Arab, dewa MATAHARI, disebut ALLATA
 Bangsa-bangsa telah menyembah BULAN, MATAHARI dan BINTANG-BINTANG
 Bahwa penyembah-penyembah BULAN, MATAHARI dan BINTANG-BINTANG telah
meluas keempat penjuru dunia
 penyembah-penyembah BAAL, BERHALA,
 penyembah-penyembah BULAN, ALLAH
 penyembah-penyembah MATAHARI, ALLATA
 penyembah-penyembah BINTANG-BINTANG, AL UZZA-ALMANA
 Sungguh menarik perhatian karena:
 BULAN SABIT telah menjadi simbol bagi Islam
 BULAN SABIT telah ditinggikan di atas kubah masjid-masjid.
 BULAN SABIT telah dimulyakan dengan dilukis di benda negara-negara Islam
 BULAN SABIT telah jadi tanda permulaan dan akhir puasa umat Islam
 BULAN SABIT telah jadi tanda permulaan dan akhir puasa umat Islam.
 BULAN SABIT telah menjadi tanda yang setara dengan ALLAH yang
ditinggikan di atas kubah masjid. Di atas kubah tiap masjid kalau
tidak dipasang tanda BULAN SABIT di pasang tulisan ARAB yang berbunyi
ALLAH
 Benda angkasa yang ketiga, yang telah dikagumi manusia lalu disembah
ialah BINTANG-BINTANG-BINTANG di langit telah disembah sebagai
anak-anak ALLAH. Orang Arab zaman Jahiliyah menyebut anak-anak ALLAH
itu dengan sebutan namanya AL UZZA dan ALMANA, sedang menantu ALLAH
bernama ALHUBAL.
 Nabi Muhammad pada umur 40 tahun, yaitu pada tahun 610 Masehi,
bangkit menjadi nabinya bangsa Arab, mengajarkan ajaran Tauhid,
menyembah ALLAH yang Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan dan
tidak mempersekutukan ALLAH dengan apapun. Dia mengubah bangsa Arab
dari penyembahan banyak ilah, banyak dewa, politheisme menjadi
penyembahan ALLAH yang Esa atau monotheisme, Bangsa Arab pra-Islam,
kalau bersumpah, mengucapkan sumpahnya dengan ucapan: "Demi ALLAH,
demi ALLATA dan demi ALUZZA" setelah mendapat ajaran Muhammad
mengucapakn sumpahnya dengan ucapan: "Demi ALLAH" saja.
 Dari sini dapat ditemukan bahwa Muhammad tidak meniadakan ALLAH yang
telah disembah oleh bangsa Arab pra-Islam sebagai dewa BULAN tetapi
hanya meniadakan permaisuri ALLAH yaitu ALLATA dan anak-anak ALLAH
yaitu ALUZZA dan ALMANA.
 ALLAH yang tadinya disembah sebagai dewa BULAN telah diubah
konsepnya, diubah pengertiannya menjadi ALLAH yang Esa dan yang
Mahakuasa. Sebutan namanya tetap yaitu ALLAH, sedang pengertiannya
telah berbeda. ALLAH yang tadinya diimani mempunyai anak, diubah
menjadi tidak beranak dan tidak diperanakkan.
 


Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke