--- In [email protected], "gsuryana" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Huehuhuehuehuehue......Nyak Musssssssssssss
> Baca berita itu nyang beneran dikit keq....
> KKG sendiri sebagai kepala bapenas pada waktu itu gak tahu ada
'secuil' duit 
> dari bank dunia kena embat anak buahnya.....koq jadi bawa-bawa Mega.
> Uang 'secuil' tersebut sekarang sedang di permasalahkan oleh BD
karena BD 
> sedari awal paling keder dengan masa depan NKRI, bila MW naik lagi,
maka ntu 
> waktu bokbroknya BD akan kelihatan lebih jelas lagi.
> KKG sudah sering bicara masalah ini, baik sebelum naik di pemerintahan 
> maupun sesudah memegang jabatan 'cukup' strategis.
> 


Sabaaar....  penyidikan belum selesai, KKG sudah mengakui siapa
dalangnya.  Dia sendiri mengaku terlibat karena dia tahu itu salah
tapi atasannya lebih berkuasa.  Lalu kenapa sudah tahu salah masih
memfitnah enggak butuh IMF dan Bank Dunia ????  Pura2 khan, udah embat
uang mereka malah difitnah lagi.  Wajar kalo Bank Dunia menuntut semua
dana tsb dikembalikan, sumbangan dibatalkan karena uang sumbangan
dikorupsi oleh penguasanya sendiri.  Yang mampu mengembat dana itu
cuma satu orang, enggak ada orang kedua.  Boleh saja pura2 tidak
bersalah, pura2 menyalahkan anak buahnya, tapi kenapa kalo sudah tahu
anak buahnya salah, tapi atasan tidak menindaknya???  Kenapa harus
menunggu SBY yang bertindak???

Akuilah kesalahan, dan terimalah hukuman, jangan ber-tele2.  SBY juga
akan menerima nasib yang sama apabila presiden yang akan datang
berhasil menemukan penyelewengan2 yang sama.  Waktu bertindak pasti
ada pada saat sudah tidak menjabat presiden lagi.  Disinilah
pentingnya masa jabatan seorang presiden tidak boleh lebih dari dua
kali pemilu seperti aturan di Amerika sehingga kalo ada kesalahan bisa
dikoreksi tanpa menunggu satu generasi lewat sehingga korupsinya
diluapakan.

Ny. Muslim binti Muskitawati.















> sur. ( mengapa Bapenas yang di gelontorin BD ? )
> +
> ----- Original Message ----- 
> From: "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> > Megawati Terbongkar Melakukan Korupsi Dana Bank Dunia !!!
> >
> > Koruptor janganlah berlindung dibalik alasan bahwa tuduhan itu
> > berkaitan dengan kampanye pemilu.  Kampanye pemilu tak bisa dijadikan
> > alasan untuk melindungi para koruptor.
> >
> > Demikianlah, Megawati sewaktu jadi presiden sama sekali tidak
> > melakukan kewajiban dan tugasnya untuk memberantas koruptor malah dia
> > sendiri terjunkan diri menjadi koruptor.  Celakanya, yang menuduh dia
> > korupsi bukan bangsa sendiri, melainkan Bank Dunia yang menjadi donor
> > dana JPS yang justru seharusnya milik orang2 yang miskin di Indonesia.
> >
> > Kwik Kian Gie yang menjadi pemegang kas negara, tidak berani mungkir
> > bahwa Bank Dunia menuntut Megawati mengembalikan dana tsb.  Megawati
> > karena tak mampu mengembalikannya, maka Kwik Kian Gie ditugaskan untuk
> > memfitnah Bank Dunia dan IMF sebagai dalang kekacauan ekonomii
> > Indonesia, dia bilang kita tak perlu bantuan Bank Dunia dan IMF....
> > wong uang mereka udah dikantong, masih saja bilang tak perlu bantuan,
> > padahal kalo memang tidak perlu, khan uang yang dikorupnyaseharusnya
> > dikembalikan kepada Bank Dunia.  Rakyat kecil membutuhkan dana itu,
> > tapi Megawati mengkorupsinya..... apakah rakyat membutuhkan pemimpin
> > seperti ini???  Jelas tidak !!!
> >
> > Namun SBY, memang dipaksa UN untuk mempertanggung jawabkan kesalahan2
> > pemerintah sebelumnya, dan SBY berhasil mengembalikan seluruh dana
> > Bank Dunia dari kas negara.  Namun hukum harus ditegakkan, semua
> > pelaku korupsi ini harus ditindak tegas, dalam hal ini hukum tak boleh
> > melihat bulunya meskipun bekas presiden harus ditindak.  Tapi kalo
> > Suharto jangan ditindak dulu, karena dia itu koruptor kakap yang punya
> > tentara sehingga kalo dia ditangkap bisa perang saudara.  SBY perlu
> > membujuk Amerika untuk membacking dengan kekuatan angkatan perang
> > Amerika dalam menangkap Suharto.  Mungkin dibutuhkan green berette
> > ataupun Marine seal untuk masuk ke Indonesia melumpuhkan angkatan
> > perang Suharto.
> >
> > Namun Megawati bukanlah Suharto, dia tidak punya angkatan perang,
> > bahkan Banteng Marhaenis juga tak mau membelanya lagi karena merasa
> > dikhianati, anggauta2nya banyak yang mati dikorbankan oleh Megawati
> > sewaktu kantor Banteng ini dilumatkan oleh balatentara Suharto.
> >
> > Ibu Megawati masih bermimpi tinggal di Istana lagi, memang itu mimpi
> > yang indah bagi dirinya, namun merupakan mimpi buruk bagi rakyat
> > jelata.  Mengkorupsi dana Bank Dunia ditambah lagi memfitnahnya
> > sebagai perusak ekonomi Indonesia, padahal yang merusak itu justru
> > dirinya sendiri sebagai koruptor yang menggelapkan dana Bank Dunia
> > yang justru dimaksudkan untuk memperbaiki ekonomi Indonesia.
> >
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke