RIAU POS
Dialog SBY Diganggu Orang Gila
01 Mei 2007 Pukul 10:53
Laporan JPNN, Palu
Warga Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) tak memberikan sambutan hangat
ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke sana, kemarin. Berbagai
elemen mahasiswa dan ormas yang tergabung dalam Forum Rakyat Sulawesi Tengah,
menyambut SBY dan rombongan dengan demo.
Namun antisipasi aparat keamanan membuat ratusan massa tak berkutik.
Aparat kepolisian dari Polda Sulteng memblokade massa dengan kawat berduri dan
sebuah mobil water canon. Panjang blokade mencapai 300 meter yang menutup akses
menuju lokasi acara presiden. Dan acara presiden pun berjalan lancar.
Saat memberikan sambutan pada pencanangan Program Nasional Pemberdayaan
Masyarakat di Lapangan Vatulemo, Palu, presiden banyak menyoroti masalah
keamanan di Sulteng. Presiden mengatakan, kondisi Sulteng yang sudah membaik
untuk terus dipertahankan.
''Ketenangan, kententraman jangan sampai robek lagi dan merusak tatanan
masyarakat yang sudah bersatu. Karena sesungguhnya konflik yang pernah terjadi
tidak kita inginkan bersama,'' kata presiden.
Saat berkunjung ke Sulteng, Presiden SBY didampingi Ibu Ani Yudhoyono dan
13 meteri lainnya. Hadir juga para gubernur se- Sulawesi.
Kunjungan ke Palu kemarin merupakan kunjungan kerja (kunker) pertama SBY
sejak terpilih menjadi presiden tahun 2004. ''Ada sekitar tiga tahun saya tidak
ke sini. Saya mohon maaf kepada masyarakat semua,'' katanya.
Sebenarnya, kata presiden SBY, kunjungan kerja ke Sulteng bukan kali
pertama. Karena ketika masih menjabat menteri, sudah empat atau lima kali SBY
ke Palu dan Poso.
''Saya juga merindukan kondisi Sulteng yang sudah tenang dan terus
membaik ini. Tolong dipertahankan jangan sampai robek kembali,'' kata presiden.
Di saat Presiden menggelar dialog dengan masyarakat, tiba-tiba aparat
keamanan yang membuat pagar betis lokasi pertemuan dikejutkan dengan ulah
pemuda yang membawa tas ransel. Pemuda yang belum diketahui namanya itu
langsung ditangkap aparat karena berusaha menerobos pagar betis aparat.
Belakangan diketahui pemuda tidak mau penyebutkan namanya itu mengalami
gangguan jiwa.
Hal tersebut dibenarkan Wakapolda Sulteng, Kombes Pol I Nyoman Sindra dan
Kapolres Palu AKBP Atrial yang mengintrogasi langsung pemuda tersebut. ''Pemuda
itu kurang waras. Biar tidak menggangu sementara diamankan aparat,'' terang
Atrial.(uq/muz/dit/lib/jpnn)
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/