Orang Indonesia suka lupa bahwa Soekarno adalah  kolaborator fascist 
Jepang yang telah mengirim seperempat juta Romusha ke kamp kerja paksa..

Dan keluarga korban kerja paksa itu juga tidak banyak menuntut apa-apa
kepada para kolaborator itu.



--- In [EMAIL PROTECTED], rahardjo mustadjab <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

http://www.iht.com/articles/ap/2007/05/02/asia/AS-GEN-SKorea-Japan-Collaborators.php

Meskipun Jepang hanya menjajah dan menduduki Indonesia
hanya tiga setengah tahun, negara ini membawa
penderitaan jiwa raga luar biasa. Sama-sama merdeka
setelah PD II selesai, hanya Indonesia yang memandang
Jepang berjasa mengenyahkan kolonialisme.

Lain ladang lain ikannya.  Indonesia memandang orang
yang bekerjasama dengan Belanda (orang "co-) sebagai
pengkhianat bangsa dan tidak memberi kesempatan pada
mereka.  Dalam berita diatas, pemerintah Korea akan
menyita asset kolaborator Jepang yang dikuasai oleh
keturunan mereka. Hasil sitaan akan diberikan kepada
para pahlawan kemerdekaan Korea. 

Ada 9 kolaborator kakap.  Yang terbesar adalah
almarhum Lee Wan Yong.  Sebagai menteri, berkat dia
ada perjanjian tahun 1910 yang menempatkan Korea
dibawah jajahan Jepang.

Salam,
RM

--- End forwarded message ---




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke