pantes, penganutnya jadi buas, ganas, kejam, bengis= FPI

---------- forwarded message ----------
From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 6 Mei 2007 03:46
Subject: [ex-islam] ALLAH ISLAM MENYUKAI KEKERASAN
To: [EMAIL PROTECTED]



Allah Islam Menyukai Kekerasan

 
Sumber:http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=2783&start=0&postdays=0&postorder=asc&highlight=

 Pengakuan Ki Sabdapalon:

 Sebagai bekas muslim yang pernah mempelajari islam dan melaksanakan
ajaran islam, sebenarnya dulu yang menjadi pendorong saya melaksanakan
ajaran islam adalah rasa takut. Dari sedari kecil saya sudah
ditakuti-takuti akan kekejaman allah dengan nerakanya yang penuh
dengan siksaan yang mengerikan di luar batas perikemanusiaan. Saya
mengganggap bahwa ancaman-ancaman yang disebutkan dalam quran adalah
sungguh-sungguh sehingga saya dipenuhi rasa takut, setiap saat merasa
takut. Di lain pihak saya merasa berjasa bila sudah melaksanakan
perintah allah dan merasa yakin akan mendapat kenikmatan kalau saya
nanti sudah mati.

 Setelah saya menyadari bahwa islam adalah ajaran keTuhanan yang
palsu, saya melihat betapa menjijikkannya allah islam ini. Allah islam
itu kalau membaca ayat-ayat quran sifatnya seperti makhluk buas yang
berdarah dingin dan tidak punya rasa perikemanusiaan serta belas
kasihan. Allah islam juga makhluk yang pengecut dan licik. Lihat
bagaimana allah islam ini ingin diikuti perintahnya dengan cara-cara
janji-janji surga dan ancaman neraka persis seperti penguasa diktator
yang tidak punya karisma kebajikan dan kasih sayang kecuali hanya
kekejaman dan kebuasan. Hanya orang yang otaknya beku saja yang mau
terus-terusan jadi budak allah islam yang kejam dan suka janji doang.

 Saya bersyukur saya menemukan ketidakbenaran ajaran islam lebih awal
sehingga bisa merasakan kelegaan dan kebebasan. Walaupun demikian saya
tetap seperti yang dulu, hidup dengan moralitas yang baik tanpa merasa
terancam neraka dan tergiur surga.

 EmBeEr:

 Benneran lo bekas orang islam..???
 Bisa buktiin nggak..????
 Bisa nggak gua minta elo tulis bacaan sholat saat duduk tahyat Awal,
dengan huruf abzad.
 Itu saja

 Pengakuan Ki Sabdapalon:

 Hey EmBeEr,

 Saya sudah keluar dari ajaran sesat islam lebih dari sepuluh tahun.
Kalau mengingat saya mengulang-ulang bacaan surat-surat qur-an yang
dibaca waktu sholat, saya jadi makin muak dengan islam.

 Sebagai orang islam meskipun surat-surat itu dibaca pakai bahasa arab
pada waktu sholat tetapi saya mempelajari artinya dengan seksama.
Selama bertahun-tahun pada waktu sholat saya mengartikan bacaan sholat
dalam hati, mencoba meresapi maknanya dan menyakininya sesuai petuah
ustad-ustad.

 Setelah saya murtad, saya baru menyadari pelarangan memakai bahasa
lain selain bahasa arab pada waktu sholat adalah agar surat-surat yang
dibaca itu dianggap suci dan mencegah orang mengkritisinya, padahal
isinya adalah indoktrinasi. Jadi setiap sholat kita diindoktrinasi
bahwa kita ini makhluk hina yang tugasnya hanya memuji-muji,
menyembah, memohon-mohon pada allah. Dan kalau kita tidak
melakukannya, kita diancam akan menderita di dunia, dimasukkan neraka
yang penuh dengan siksaan pedih dsb, dilaknat dsb.

 Misalnya surat al-fatihah,surat yang disebut sebagai Ummul Quran,
Ibunya Al-Quran.

 Pertama artinya segala puji kepada allah yang maha pengasih dan
penyayang.(Coba Tuhan mana yang doyan puji-pujian kecuali allah. Terus
minta dianggap maha pengasih dan penyayang lagi padahal allah juga
suka menyiksa)

 Kedua artinya tunjukkilah kami jalan yang lurus. (Tentu saja jalan
lurus versi allah yang sadis yaitu patuh dan tidak melawan, tidak
bertanya, tidak mengkritisi, pokoknya patuh saja kayak budak hina).

 Ketiga jalan orang-orang yang kamu beri nikmat (Kenapa musti nikmat?
kenapa bukan kedamaian, kenapa bukan kebahagiaan, kenapa bukan
ketentraman? Nikmat adalah sesuatu yang berbau seksual atau sesuatu
yang menimbulkan ketagihan. Jadi dapat diartikan kalau patuh
ganjarannya bukan sesuatu yang bersifat spiritual tetapi keduniawian
bisa dapat seks dan makan enak atau apapun pokoknya sesuatu yang
nikmat. Sungguh Tuhan yang dangkal pengetahuannya bukan?)

 Keempat bukan jalan orang-orang yang sesat dan jalan orang-orang yang
kamu murkai. (Sekali lagi sesat menurut versi allah dan tentu saja
kalau tidak patuh akan kena murka. Kenapa orang tidak patuh kena
murka? Padahal orang tua saja sama anaknya yang nakal, bagaimanapun
nakalnya, orang tua yang waras kemarahannya tidak akan menjadikannya
penyiksa anak, juga tidak akan mengancam-ancam anaknya dengan
siksaan-siksaan. Kecuali kalau orang tua itu jadi tidak waras dan
kesetanan. Orang tua yang waras akan melihat kenakalan anak sebagai
kesalahannya sendiri. Kenapa? karena anak belum tahu apa-apa, anak
harus diajari dengan kasih sayang dan pengertian bukan dengan
kekerasan, pukulan dan ancaman. Demikian juga manusia pada umumnya,
dengan pengetahuan tentang hidup dan mati yang terbatas serta
akibat-akibat perbuatannya yang disadari maupun tidak disadari. Tidak
sepatutnya kita disakiti oleh pencipta kita dengan cara apapun. Tuhan
yang benar seharusnya membimbing manusia dengan kasih sayang
sejahat-jahatnya dan bejatnya manusia. Karena salah Tuhan sendiri
menciptakan manusia. Manusia tidak meminta untuk diciptakan mengapa
dibuat ada.

 Allah islam itu tuhan yang tidak punya pengetahuan cukup tentang
sifat-sifat manusia yang rumit. Orang menjadi jahat karena ada sebab
dan sejarahnya. Kalau orang itu dibesarkan dalam keluarga yang baik,
dididik dengan baik dan penuh kasih sayang, dia akan menjadi manusia
yang baik. Tetapi orang juga bisa menjadi jahat, bila dilahirkan oleh
orang tua yang jahat atau dilingkungan yang jahat. Sifat manusia
sebagain dibentuk oleh kumpulan pengalaman hidupnya, dimana pada usia
tertentu (kanak-kanak) dia tidak bertanggung jawab atas pengaruh
orang-orang dan lingkungan di sekitarnya terhadap karakternya di
kemudian hari.

 


Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke