---------- forwarded message ----------
From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 7 Mei 2007 09:39
Subject: [terangdunia] Sulusi - Ekslusif Kisah Cliff Muntu
To: [EMAIL PROTECTED]



 ----- Original Message -----
 From: [EMAIL PROTECTED]

 Tayangan Mendatang!
 Senin 7 Mei 2007

 Pengampunan bagi Pembunuh Anakku

 Solusi hadir dengan kisah spesial

 Mengenang perjalanan hidup dan cita-cita dari Almarhum
 Cliff Muntu dan pernyataan sikap hati dari kedua orang tuanya terhadap para
 tersangka pembunuh Cliff

 Apa yang dilakukan kedua orang tua Cliff Muntu ketika
 berkunjung ke kampus IPDN?. Apa kata teman-teman satu baraknya tentang Cliff
 semasa hidupnya?

 Kisah dari tayangan ini akan memberi inspirasi bagi anda
 yang tengah tertimpa masalah yang kelihatannya amat berat. Tayangan ini akan
 mengubahkan hidup anda!. Jangan sampai ketinggalan tayangan Solusi spesial
 dengan format terbaru ini pada Senin 7 Mei 2007 pukul 24.30 - hanya di SCTV.

 Juga jangan lewatkan tayangan Solusi O Channel setiap
 hari Rabu dan Jumat, pukul 19.00 malam, hanya di O Channel.

 ----------------------------------------------------------

 Keajaiban Cinta Seorang Gadis Buta
 Sumber Kesaksian: Priskilla Yulli

 JAWABAN.com - Terlahir sebagai anak yang buta, Priskilla
 kecil dapat merasakan kurangnya kasih sayang dan penolakan dari kedua orang
 tuanya.

 Sejak dalam kandungan, kehadiran Priskilla telah ditolak
 oleh orang tuanya. Sehingga ketika ia lahir ke dunia sampai remaja, ia
 tumbuh dalam kekecewaan. Setiap kali kakak dan adiknya bertengkar, Priskilla
 selalu menjadi sasaran kemarahan orang tuanya. Dipukul, ditampar, dipukul
 pakai ikat pinggang dan juga rotan. Belum lagi kalau berfoto keluarga
 Priskilla seringkali tidak diajak. Kalaupun diajak itu karena Priskilla
 memaksa keluarganya untuk ikut difoto. Bagi Priskilla, kebutaannya hanya
 menambah penderitaannya.

 "Setiap kali saya mendengar orang bercerita tentang
 kasih, hati saya itu pedih sekali. Kasih itu bukan milik saya. Kalaupun ada,
 kasih itu bukan milik saya."

 Penolakan dan siksaan dari orang tuanya membuat
 Priskilla berniat untuk bunuh diri di usia 3 tahun. Priskilla berusaha untuk
 meloncat dari tingkat 2 rumahnya tapi digagalkan oleh pembantu. Menginjak
 remaja teman-temannya membawa Priskilla kepada pergaulan yang salah.
 Diam-diam mencoba merokok sampai ganja-pun pernah dijalaninya. Kematian
 temannya meninggal akibat OD (over dosis) menghentikan kebiasaan buruknya
 itu. Kepahitan dan kemarahan terpendam yang disimpan Priskilla selama ini
 membuatnya tumbuh menjadi anak yang berkepribadian kasar. Priskilla menjadi
 suka bertengkar dan memukul teman-temannya. Apalagi kalau melihat anak yang
 lebih kecil. Priskilla sering kali memukul, menjambak, bahkan sampai
 menginjak perut mereka. Sebagaimana perlakuan yang diterimanya dari orang
 tuanya sewaktu Priskilla kecil, demikian juga perlakuan Priskilla kepada
 anak-anak kecil itu.

 Perubahan terjadi dalam diri Priskilla.
 "Setelah saya mengalami banyak hal itu, pada suatu hari
 saya diajak pada suatu acara KKR. Tidak tahu mengapa, saya merasa aneh. Saya
 merasa menjadi orang yang berdosa sekali. Ketika saya ingin beranjak pergi,
 saya dengar suara yang jelas sekali berkata kepada saya 'Aku mengasihimu,
 Aku mengasihimu'. Dan saya cuma bilang, Yesus, siapakah Engkau, mengapa
 Engkau mau mengasihi saya sedangkan orang-orang yang saya harapkan mengasihi
 saya, mereka tidak mengasihi saya. Tanpa menyebutkan alasan, saya cuma
 merasakan Dia merangkul saya dan untuk pertama kalinya saya merasakan
 jamahan tangan Tuhan yang luar biasa."

 Kasih Yesus memenuhi hati Priskilla. Iapun memutuskan
 untuk mengasihi keluarganya. Sejak hari itu priskilla tak pernah
 putus-putusnya berdoa untuk orang tuanya. Sampai suatu saat pemulihan dalam
 keluarganya itupun terjadi.

 Tahun 2005 setelah Priskilla menyelesaikan pendidikannya
 di Semarang, ia mulai bekerja di sebuah stasiun radio sebagai seorang
 penyiar. Di tempat ini, babak baru dalam hidupnya dimulai. Priskilla
 berkenalan dengan Fandy Prasetya.

 "Waktu itu sih saya biasa aja. Buat saya, dia itu juga
 ga terlalu istimewa, biasa saja."

 Fandy merasakan tumbuhnya cinta.
 "Saya juga biasa saja. Cuma ada kesan yang muncul di
 hati bahwa dia ini bukan orang yang biasa. Ada suatu.kalau orang sekuler
 bilang itu aura yang memancar dari dalam dirinya." Karena seringnya bertemu,
 perlahan-lahan suatu pertanyaan mulai mengusik hati Fandi. "Kalau saya
 menjadi suaminya, apa yang akan terjadi. Cuma, semakin saya tidak mau,
 semakin keras suara itu."

 Bukan hanya Fandy, Priskillapun mulai merasakan sesuatu
 yang berbeda diantara mereka.

 Namun di bulan September 2005, sesuatu yang tidak pernah
 Priskilla bayangkan terjadi. Fandy mengungkapkan isi hatinya. Fandy sadar
 meskipun Priskilla akhirnya menerimanya, namun itu bukanlah hal yang mudah
 baginya.

 Sejak awal Priskilla menyadari tantangan dalam hubungan
 mereka.
 "Saya sengaja minta diberikan permintaan yang tidak
 mungkin karena saya tahu kalau itu tidak mungkin.Orang tua saya dan orang
 tua dia sangat keberatan dengan hubungan kami."

 Ibu Priskilla punya keberatan untuk hubungan itu.
 "Alasannya yang pertama jauh, yang kedua bangsanya tidak
 sesuai. Tidak sama-sama orang Tionghoa."

 Setiap penolakan yang terus datang dari keluarga
 tidaklah menggoyahkan keteguhan cinta Priskilla dan Fandy. Bahkan
 sebaliknya, hal itu membuat mereka semakin kuat. Hanya satu harapan mereka,
 campur tangan Tuhan.

 Hingga pada suatu hari Tuhan menjawab doa Priskilla dan
 Fandy. Akhirnya hubungan mereka direstui oleh orang tua mereka. Fandy-pun
 melamar Priskilla.

 Kasih Yesuslah yang memulai segalanya. Sehingga tanggal
 16 Desember 2005 Priskilla dan Fandy dipersatukan dalam ikatan pernikahan
 kudus. Ketulusan cinta mereka membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil
 dalam cinta. Bagi mereka tak ada yang lebih indah ketika mereka bisa saling
 menyayangi dan saling melengkapi dengan kasih yang tulus

 Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran
 manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia,
 sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian. Jadi siapa yang ada di dalam
 Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang
 baru sudah datang. (2Korintus 5:16-17)

 [Non-text portions of this message have been removed]




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke