Matrilineal adalah aliran kesukuan yg berpihak pada ibu bukan bapak, tujuannya 
pada awalnya adalah membendung pengaruh majapahit yg mencoba mengkangkangi 
minangkabau dan memang berhasil... 
   
  ketika adityawarman datang dia tidak diberi kekuasaan mutlak, tetapi hanya 
selaku lambang saja yaitu raja yg tidak punya wilayah diminangkabau tetapi 
hanya diwilayah luar tanah minang.. artinya kalau dia ingin punya wilayah, 
mesti keluar dulu untuk berperang... 
   
  Dan nyatanya memang berhasil, anak cucunya mampu mengalahkan tentara dari 
majapahit disebuah tempat yg namanya padang sibusuk sekitar abat ke 14 dimana 
hmpir musnah prajurit jawa yg datang menyerang ke sumatera tengah.. tempat itu 
dinamai padang sibusuk tersebab busuknya tempat itu oleh mayat tentara 
majapahit yg jadi korban...sekarang nama tempat itu adalah kiliran jawo...
   
  Sistem matrilineal memang sukses untuk eksis hingga sekarang dimana peran ibu 
masih amat diperhitungkan hingga sekarang dimana harta warisan dan rumah jatuh 
kepihak wanita, sementara pria mesti keluar dulu atau merantau dulu untuk 
mendapat wilayah geografis atau wilayah kekuasaan ....
   
   itulah sebabnya banyak pria minang yg pergi keluar ntuk merantau yaitu dgn 
tujuan memperolah tanah, kekuasaan dan status ...
   
  Jadi anggapan sistem matrilineal telah gagal, saya kira ini pendapat 
seseorang yg sedikit iri dan cemburu dgn keberhasilan orang Minang membangun 
dirinya ....
  
Sang
   
  

muskita wati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Sambutan Pembaca Terutama Suku Minang Bagaikan Badai
!!

Tulisan2 saya mengenai sejarah Minangkabau dalam
kaitannya dengan kerajaan champa melalui Majapahit,
telah banyak mengundang response puluhan pembaca,
terutama orang2 Indonesia dari suku Minang.

Semuanya memberi response yang mendukung, dan satu
dari pembaca memberi masukkan kepada saya, bahwa,
memang para paderi dari Arab dalam perang paderi dulu
bertujuan utama membasmi "Matrilineal" dari tanah
Minang.

Namun karena ada serangan Belanda, kedua pihak bersatu
untuk melawan Belanda hingga akhirnya dalam kesempatan
yang sempit ini, raja Pagar Ruyung berhasil dibunuh
sekeluarga dan kerajaannya dibakar habis. Berakhirlah
sejarah "Matrilineal" keturunan aseli nabi Muhammad
ditanah Pagar Ruyung.

Banyak pembaca suku Minang terkejut membaca tulisan
saya dan mereka bersedia mencari informasi mengenai
budaya Padang yang sudah dilupakan oleh orang2 suku
Minang itu sendiri. Mereka semuanya mendukung saya
untuk membongkar rahasia dibelakang keluarga terakhir
nabi Muhammad ini. Makin digali makin banyak bukti2
yang ditemukan, dan makin banyak kesimpulan yang
berkembang berlawanan arah dengan kebohongan2 yang
tercatat dalam alQuran.

Itulah sebabnya, saya sudah berulang kali berkata,
mempelajari Islam tidak cukup hanya bergantung kepada
satu macam AlQuran, padahal AlQuran banyak sekali
versi2nya yang ber-beda2 yang harus kita cari hubungan
dan keterkaitannya untuk membongkar konspirasi yang
berada dibelakangnya.

Saya hanya memberi satu jenis jejak yaitu
"Matrilineal", tapi masih ada jejak2 lainnya yang
membuktikan bahwa nabi Muhammad sekeluarga memang
secara terencana dibunuh oleh sebuah konspirasi
perebutan kekuasaan yang sangat biadab.

Saya masih banyak memiliki tulisan2 mengenai hal ini,
namun tak mungkin saya tulis semuanya sekali gus,
mungkin bisa secara bertahap disesuaikan dengan waktu
saya yang tersedia.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke