---------- forwarded message ----------
From: Lucky Mamusung <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 7 Mei 2007 08:57
Subject: [GeTT] Cara Tuhan Menjawab Doa
To: [EMAIL PROTECTED]



 Cara Tuhan Menjawab Doa

Ada seorang tentara Amerika yang melayani Tuhan berdiri di pinggir jalan
 untuk mencari tumpangan ke kota Chicago di Illinois.

 Sebenarnya perbuatan "hitchhiking" ini melanggar hukum dan sangat berbahaya,
 tetapi tidak ada alternatif lain bagi tentara ini kecuali melakukan hal itu.
 Tiba-tiba sebuah limousine (mobil Cadillac panjang yang pintunya di tiap
 sisi ada empat buah itu) warna hitam menghampiri tentara itu dan memberikan
 tumpangan. Tentara dan pemilik limousine tersebut saling berkenalan (siapa
 namanya, asalnya dari mana, kerja di mana, dsb) dan tiba-tiba Roh Kudus
 membisikkan dalam hati tentara ini untuk membagikan berita mengenai
 keselamatan di dalam Kristus kepada pemilik limousine ini.

 Tentara itu menolak bisikan Roh tersebut, karena pikirnya, masakan saya
 habis melanggar hukum tiba2 memberitakan Kristus, dan terlebih lagi karena
 tentara ini TAKUT dipukuli pemilik limousine ini dan diturunkan di tengah
 jalan. Tapi bisikan Roh Kudus tersebut sedemikian kuat sehingga tentara ini
 tidak tahan lagi dan berkata kepada pemilik limousine ini,

 "Pak... boleh nggak saya menanyakan masalah pribadi?"

 "Oh, boleh saja," jawab Bapak ini,

 "Pertanyaan apa?"

 "Kalau misalnya Bapak meninggal dunia besok pagi, Bapak kira-kira akan masuk
 surga atau masuk neraka?"

 "Kamu tahu nggak?" jawab Bapak ini, "Sesaat sebelum saya memberimu
 tumpangan, saya juga tiba-tiba memikirkan hal itu, dan saya pikir kalau saya
 mati besok, saya akan masuk neraka."

 "Bapak mau nggak saya beritahu caranya masuk surga?" tanya tentara ini.

 "Oh, tentu saja mau," jawab Bapak itu.

 Tentara itu lalu mulai membagikan berita keselamatan mengenai Yesus Kristus
 dan menantang Bapak ini untuk menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan
 Juruselamat pribadinya. Bapak itu bersedia menerima Yesus, dan ia
 menghentikan mobilnya di pinggir jalan dan mengajak tentara itu membimbing
 dia berdoa untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.

 Air mata meleleh di pipi Bapak ini. Ia mengatakan, "kamu tahu nggak? Malam
 ini kamu sudah melakukan hal yang sangat besar bagi hidup saya, saya nggak
 akan pernah melupakan apa yang kamu sudah lakukan bagi hidup saya."

 Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan dan sesampai Chicago, ketika tentara
 ini mohon diri (turun dari mobil), Bapak itu memberikan satu kartu nama
 sambil berkata, "Ketahuilah... hari ini anda sudah melakukan hal yang sangat
 penting dalam hidup saya. Kapan-kapan kalau main ke Chicago hubungilah saya
 di alamat ini." dan tak lama kemudian mereka berpisah.

Waktu lima tahun sudah berlalu dan tentara ini kemudian kembali berkunjung
 ke kota Chicago, dan ia ingat akan kartu nama yang diberikan oleh Bapak
 pemilik limousine ini kepadanya. Tentara ini ingin tahu kabar mengenai Bapak
 tersebut, dan ia datang ke alamat yang tertera di kartu nama tersebut, dan
 ia sampai ke sebuah gedung pencakar langit kantor pusat sebuah perusahaan
 raksasa di Amerika Serikat.

 Ia memberikan kartu tersebut kepada satpam, dan satpam itu sangat terkejut
 dan bertanya, "Dari mana kamu dapatkan kartu ini?"

 Tentara itu menjawab, "Yang empunya kartu itu sendiri yang memberikannya
 kepada saya."

 sehingga satpam itu menjawab, "Kamu naik ke lantai paling atas, sampai sana
 belok kiri dan kamu tanya pada sekretaris yang ada di sana."

 Tentara itu naik ke lantai paling atas dan memberikan kartu nama itu kepada
 sekretaris yang ada di sana yang juga sangat terkejut, "Dari mana anda
 dapatkan kartu ini?"

 Jawab tentara itu, "Wah... panjang ceritanya... tapi beliau sendiri yang
 memberikannya kepada saya."

 "Bapak ini sekarang tidak ada di sini...apakah anda ingin bertemu dengan
 istrinya?"

 "Boleh", jawab tentara itu, dan ia dipertemukan dengan istri Bapak itu yang
 adalah Presiden Direktur dari perusahaan raksasa tersebut.

 "Dari mana kamu peroleh kartu ini?" tanya ibu (istri) tersebut.

 Tentara itu menceriterakan ihwal pertemuannya dengan Bapak itu dan bagaimana
 Bapak itu menerima Yesus sebagai penyelamatnya.

 Mendengar itu semua meledaklah tangis Ibu tersebut. Ia menceriterakan bahwa
 tak lama sesudah menurunkan tentara itu, limousine tersebut memperoleh
 kecelakaan yang sangat fatal yang menewaskan Bapak tersebut.

 Ibu itu mengatakan bahwa bertahun-tahun ia berdoa supaya suaminya
 diselamatkan, dan ia mengira bahwa suaminya meninggal tanpa diselamatkan,
 sehingga ia begitu marah kepada Tuhan dan meninggalkan gereja dan
 pelayanannya.

Apa yang dilakukan oleh tentara itu adalah hal yang paling penting yang
 pernah terjadi dalam hidup Bapak itu, tetapi hal yang tidak kalah penting
 lagi ialah CARA Allah mengabulkan doa ibu itu.

 Ibu itu sadar bahwa Allah BEKERJA di dalam doa2 yang disampaikannya TANPA
 memberitahu Ibu tersebut bahwa doanya TELAH DIKABULKAN TUHAN

 


Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke