Masaalahnya, saya kira, adalah pemberian prioritas: 

di Indonesia pemerintah - yang kerjanya memerintah (memberi perintah)
dan berebut korupsi dan bukan untuk memecahkan masaalah yang dihadapi
orang banyak - lebih memberi prioritas kepada kendaraan pribadi dan
tidak mengutamakan pengangkutan umum.

Atau: lobby Toyota lebih berhasil di Indonesia dari lobby perusahaan
pembikin kereta api. 

Makanya di Indonesia pembangunan dan perawatan jalan tol yang
diutamakan dan bukan jalur kereta api.

Kenapa jalur kereta api Bukit Tinggi Padang misalnya tidak jalan?

Kenapa jalan Thamrin dan Jalan Sudirman yang dibikin saat trem dihapuskan?

Di Amsterdam yang jalannya sempit-sempit itu trem tetap ada dan
berfungsi dengan baik.

Perlu perubahan prioritas.

Tapi untuk mengembalikan prioritas itu emang nggak mudah dan makan
waktu yang panjang, serta perencanaan yang matang.

Dan kita balik ke masaalah yang saya katakan tadi:  

pemerintah di Indonesia kerjanya memberi perintah dan korupsi, bukan
bikin rencana panjang buat memecahkan masaalah yang dihadapi penduduk.

Seluruhnya salah pemerintah?

Ya nggak, penduduknya juga nggak sering protes dan nggak berebut
menuntut wakil mereka untuk mengurus urusan mereka.

Di negeri Belanda (dan negeri demokratik lain)penduduknya menuntut
penguasa untuk mengurus urusan penduduk itu, dengan melalui berbagai
komite, dengan petisi, dengan demosntrasi (nggak dibayar lho) dengan
menilpon anggota parlemen dll.  
 

--- In [EMAIL PROTECTED], "John Gunawan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Salam,
> 
>  
> 
> Penuhnya kereta api itu menunjukan bahwa banyaknya orang jauh lebih
banyak
> dari alat transportasi nya sendiri (baik kereta api atau bus)
> 
> Bagaimana kalau frekwensi nya ditingkatkan?, misalnya dari 2jam sekali
> dinaikan menjadi 4X dalam 2 jam?
> 




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke