Sistem Matrilineal beragama Islam mungkin memang satu-satunya ada dunia yaitu
diwilayah budaya tanah minang saja.. dan memang banyak antropolog juga sosiolog
dunia yg meneliti dan mengobservasi budaya minang adat istiadat dan perilaku
orang minang sendiri selama bersuku sistem matrilineal .. diantaranya
westenenk, audrey kahin,
Tapi apa sistem ini berasal dari champa atau Siam atau Thailand dan laos???
saya kira ini pendapat yg naif dan terburu-buru... mungkin ada alternatif lain
yg terlihat oleh moyang orang minang ketika mendapat tekanan politik terutama
dari tanah jawa semasa mojopahit terlalu kuat dilawan dgn kekuatan senjata...
yaitu sistem matrilineal yg mana sistem ini mengeliminir pengaruh dari lelaki
jawa yg menjadi orang semando atau suami dari ibu-ibu melayu dan muncul gagasan
bahwa sistem kesukuan sebaiknya diambil dari sistem orang-orang indomalayan
didekat gunung himalaya yaitu sistem orang-orang champa... ini barangkali yg
jadi sumber pemikiran kala itu...
Tetapi kalau kita katakan bahwa sistem matrilineal adalah sistem yg betul-betul
Islami yg berasal dari sistem Islam awal semasa nabi mengenggam kekuasaan
Politik juga Agama, saya kira ini pendapat yg amat sangat keliru... sistem
Islam adalah sistem patrilineal dimana peran pria amat sangat dominan, tetapi
pihak perempuan telah dilepaskan dari tekanan lelaki dgn diberi kekuasaan
kedalam terutama dalam mengatur rumah tangga, mengatur keuangan keluarga,
termasuk mendidik anak sehingga ada sabda nabi yg jadi hadist yaitu; SORGA ADA
DIBAWAH TELAPAK KAKI IBU... dan yg paling diutamakan kalau minta ampun, minta
ampunlah pada ibumu ,ibumu, ibumu baru bapakmu...
Dan sejarah Nabi adalah sejarah yg tercatat bukan sejarah fantasi yg
mengawang-awang seperti Yesus yg lari terbirit-birit kelangit dan mengadu pada
bapanya akibat disiksa orang dunia.. juga bukan sejarah ttg superman, spiderman
yg tokoh fantasi dan bisa dikarang sesukanya.. sejarah nabi ada tanggal
lengkap, tarikh dan saksi-saksi bahwa nabi selamat hingga akhir hayatnya dgn
wafat ditempat tidur... Jadi pendapat bahwa Nabi terbunuh adalah pendapat
seorang anak kecil yg penuh fantasi ttg tokoh hero...bandingkan dgn kematian
Ustman yg memunculkan perpecahan dan kekalutan dan menimbulkan perang saudara
...Setelah nabi wafat umat saat itu masih mampu dalam satu koordinasi dan satu
kekuatan .. artinya tidak ada perpecahan seandainya nabi betul terbunuh.. maka
fakta adalah Nabi sehat walafiat hingga tutup usia adalah fakta yg masuk akal...
kalau ada pendapat bahwa Islam matrilineal Minangkabau akan bisa menandingi
sistem Islam patrilineal, saya mungkin bisa sedikit paham... Sistem Islam
minang adalah kombinasi dari Islam, Adat, kebudayaan dan kearifan lokal plus
juga upaya pensejajaran antara pria dan wanita.... ada kombinasi yg menyeluruh
dan penuh dgn pertimbangan mendalam kenapa sistem ini masih punya peran yg
signifikan dalam membendung arus budaya barat yg bergentayangan saat ini...
Sang
In [EMAIL PROTECTED], "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Islam Patrilineal versus Islam Matrilineal = Aseli Ajaran Muhammad
??
Yang jadi subjek atau pokok pembicaraan bukanlah matrilinealnya
itu
sendiri, tetapi kenapa ada Islam matrilineal di kerajaan Champa
yang
muncul sesudah kira2 100 tahun terbunuhnya nabi Muhammad.
Saya
memiliki catatan peneliti ahli Anththropology yang menyadatakan
bahwa didunia
ini tidak ada yang murni menjalankan system
matrilineal. Akhirnya sang ahli
membantah pendapatnya sendiri
setelah tinggal selama 20 tahun mempelajari
agama Islam Minangkabau.
Dia baru menyadari, bahwa didunia ini memang ada
betul2 kelompok
masyarakat yang menjalankan matrilineal yang sesungguhnya
seperti
dizaman ratu Cleopatra, ratu Sheba, maupun ratu Siti
Khadijah.
Disinilah kita dihadapi dengan kenyataan bahwa Islam
Patrilineal
versus Islam Matrilineal, satu dari keduanya pasti adalah
ajaran
Muhammad yang aseli, tetapi yang mana ???? Karena nabi Muhammad
dan
Siti Khadijah merupakan pasangan matrilineal, maka tak sukar
untuk
memastikan bahwa Islam Matrilineal Minangkabau merupakan ajaran
nabi
Muhammad yang aseli, dan hal ini diperkuat lagi dengan fakta2
bahwa
Ali yang juga menantu nabi mewariskan system Islam yang
matrilineal
ini.
Kalo nabi Muhammad setelah dinyatakan mati
selanjutnya anak cucunya
di-kejar2 seumur hidup dan sepanjang sejarah untuk
dibantai habis,
kita juga dihadapkan pembantaian habis kerajaan Pagar Ruyung
yaitu
kerajaan yang menganut Islam Matrilineal oleh Islam Patrilineal
yang
dilakukan oleh tiga orang Paderi Wahabi dari Arab Saudia
yang
berpangkal di Bonjol.
Lalu pertanyaan selanjutnya, kemanakah
keturunan kerajaan Champa
melarikan diri setelah dihancur leburkan oleh
kerajaan Cina dan
puteri2 mereka dibawa ke Indonesia untuk dikawinkan dengan
raja2 di
Jawa sebagai persembahan persahabatan raja cina dengan raja2
Jawa.
Apakah puteri2 kerajaan champa habis begitu saja setalah jadi
selir
raja2 Jawa???? Munculnya kerajaan Majapahit, melahirkan
kerajaan2
Islam di Minangkabau yang merupakan kerajaan pagar ruyung
yang
terbukti merupakan keturunan Champa. Semua kultur kerajaan
champa
eksis di Minangkabau.
Islam Minangkabau harus mendapatkan
perhatian khusus, karena terkait
dengan pola system kekeluargaan yang
dipraktekan oleh nabi Muhammad.
Memang nabi Muhammad adalah orang arab yang
patrilineal, namun beliau
tunduk kepada isterinya setelah beliau dilamar Siti
Khadijah, maka
beliau bukan lagi milik dari masyarakat yang patrilineal,
bahkan
bukan beliau saja yang menikah secara matrilineal, tetapi
juga
Fatimah dinikahkan Ali atas permintaan Muhammad. Ali tidak
pernah
melamar Fatimah, tetapi dia diminta menikahi Fatimah
padahal
sebelumnya Abu bakar dan Umar telah melamarnya namun ditolak
!!!
Kenapa kita harus menyorot masalah matrilineal ini??? tujuannya
cuma
satu, yaitu memcahkan atau menemukan solusi yang bisa
menjawab
perpecahan antara Sunni dan Syiah. Disatu pihak alQuran Sunni
tidak
lengkap, dilain pihak AlQuran Syiah terasa di-buat2. Dalam hal
ini
tidak terlepas dari peranan GenghisKhan yang menyapu bersih
Persia
tanpa sisa2 yang bisa diselamatkan, semua perpustakaan warisan
Ali,
Hasan, dan Hussein musnah dibakar. Namun kita masih memiliki
satu
kunci yaitu ISLAMIC MINANGKABAU MATRILINEAL.
Lalu apa hakekat
dari Islamic Minangkabau Matrilinealistik ini????
Jawabnya juga satu, yaitu
mengangkat harkat dan martabat wanita
dengan sangat tinggi diatas
laki2.
Jadi kalo ada Hadist, ataupun Alquran yang menyatakan bahwa
ajaran
nabi Muhammad justru menghargai wanita, maka inilah ajaran
nabi
Muhammad yang sejati, karena Islam yang patrilineal
sangat
merendahkan peranan wanita. Sementara ucapan atau kalimat
yang
menyatakan bahwa ajaran nabi Muhammad mengangkat dan
melindungi
wanita tetap dipertahankan, tapi ajaran2nya yang mengangkat
harkat
wanita justru dimusnahkan. Disinilah solusinya menjadi jelas,
bahwa
ALQURAN YANG PATRILINEAL YANG KITA KENAL SEKARANG INI BISA
DIPASTIKAN
SAMA SEKALI BUKAN AJARAN MUHAMMAD.
Inilah cara analisis
yang tidak tergoyahkan. Kepercayaan hanyalah
angan2, namun realitasnya
ternyata bertentangan dengan angan2 yang
selama ini kita percaya. Bukti2
memang bisa dimusnahkan, tapi
kemampuan analisis para ahli tak bisa
dihancurkan hanya karena
bukti2nya tidak ada.
Ny. Muslim binti
Muskitawati.
____________________________________________________________________________________Looking
for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! FareChase.
http://farechase.yahoo.com/
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/