Orang Islam yang baik budi ada, yang dermawan juga ada.

Tapi bukan itu yang dimasaalahkan orang disini - yang saya masaalahkan
disini - : 

- pertama: ajaran Islam itu dungu, buas, kejam, ganas keji lagi biadab.

- kedua: sumber ajaran islam itu hanyalah omong kosong orang  Arab
yang bilang tanpa bukti... 

a) al-Mushaf itu berisi wahyu Allah 

b) - hadits itu ada yang sahih.

Dan sekarang - ini yang bikin runyam juga - para orientalis sampai
kepada kesimpulan bahwa kitab suci orang islam itu, yaitu al-Mushaf,
asal usulnya adalah teks Nasrani juga...

Agar jelas: orang islam Indonesia itu telah kena tipu orang Arab.




--- In [EMAIL PROTECTED], "jeliyas" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Berikut ini adalah kejadian yg pernah saya dengar dan  akan saya
ceritakan disini utk menunjukkan toleransi sebagian umat Islam (yang
seharusnya demikian), kejadian ini sudah lama terjadinya, tapi harus
diceritakan  kpd orang2 yg belum tahu agar bisa dimengerti dan
difahami utk menjadikannya sebagai suatu contoh yg baik.

Adalah seorang lelaki Yahudi yg dilahirkan di Macedonia dari keturunan
kaum Yahudi yg tertindas dan diusir dari Spanyol pada tahun 1492
sebagaimana terjadi pada umat Islam yg juga diusir dari sana dimasa
itu. Si Yahudi ini dan keluarganya telah mendapatkan paspor Spanyol
dari Konsulat Spanyol di Macedonia krn bisa meyakinkan mereka bahwa
asal usul mereka dari Spanyol bahkan mereka bisa berbahasa Spanyol
kuno yg biasa digunakan di abad ke 15.

Tidak lama kemudian pecahlah perang dunia II dan orang2 Yahudi disana
ditangkapi utk dibawa ke kamp2 penahanan Nazi di Triblinka, Polandia
utk selanjutnya dieksekusi mati diruangan gas, akan tetapi, nasib
mujur bersama mereka, krn menghormati general Franco pemimpin Spanyol
yg juga sekutu Hitler saat itu, maka tentara Nazi membebaskan mereka
krn mereka memiliki paspor Spanyol.

Menurut cerita si Yahudi ini:"Setelah kami dibebaskan maka kami
melarikan diri dan mengungsi ke Albania, tidak tahunya sebagian orang
Albania waktu itu sangat benci dan tidak bisa menerima kehadiran
orang2 yg bukan satu bangsa dan agama dgn mereka dan kata kata seperti
"pembalasan dengan darah" salah satu slogan yg sering terdengar disana"

Keluarga Yahudi ini hidup dgn selalu dihantui oleh ketakutan dan
mereka selalu bersembunyi agar jangan ketahuan identitas mereka.
Hingga tiba satu saat, ketika mereka berada di sebuah desa kecil dan
tanpa bertanya darimana asal mereka, kepala desa disitu mengijinkan
mereka utk tinggal didesanya yg tidak memiliki jaringan air bersih
atau listrik.

Krn takut akan ancaman yg ada, maka dgn cerdiknya si Yahudi ini
menyuruh keluarganya mempraktekkan syiat syiar Islam, se-olah2 mereka
adalah orang2 Islam sebenarnya. Iapun sedikit banyak faham tentang
masalah keselamatan dan kesehatan secara umum, maka ia me-ngaku2
profesinya sebagai dokter umum dan dgn bantuan orang2 didesa itu, ia
mendapatkan sebagian dari peralatan medis, lalu ia mulai praktek
sebagai dokter desa keliling dan mengobati orang2 yg sakit yg hanya
bisa memberinya  sedikit upah dan dari upah itulah keluarganya mampu
bertahan hidup.

Setelah perang dunia II selesai, maka dia sekeluarga hijrah ke
Amerika. Sebelum meninggalkan desa itu, ia berjanji dalam hatinya
bahwa satu saat nanti ia akan balik kedesa tsb dan akan menggalikan
sebuah sumur utk orang2 desa sebagai tanda terima kasihnya kepada
mereka yg telah menolongnya sekeluarga didesa mereka dgn baik.

Di Amerika si Yahudi ini sangat sukses bahkan sampai menjadi jutawan
pula dan benar saja dia menepati janjinya, yaitu dia balik kedesa itu
setelah 50 tahun, bukannya menggalikan sumur utk orang2 desa tapi
malah membangun jaringan sistim air bersih dan jaringan sistim
pembuangan air kotor pula utk mereka, bukan itu saja, iapun
mengaspalkan jalan2 berikut penerangannya, bahkan ia membangunkan utk
desa itu sebuah rumah sakit.

Pada upacara pembukaan rumah sakitnya, ia bertanya kepada orang2 tua 
yg hadir dalam upacara tsb:"Apakah kalian tahu kala itu kalau
sebenarnya saya sekeluarga tidak seagama dengan kalian?"
Mereka tertawa dan berkata:"Ya, kami tahu"
Lalu ia bertanya lagi:"Apakah kalian tahu kala itu kalau saya
sebenarnya bukanlah seorang dokter?"
Merekapun tertawa lagi, lebih keras kali ini dan berkata:"Ya, kami
tahu dan kami tidak peduli, krn kami memberi pertolongan kepadamu
sekeluarga agar kalian tidak merasa terhina dan kehormatan kalian
sebagai manusia tetap terjaga, krn agama Islam menyerukan kami utk
berbuat demikian.

Wassalam.

Jimmy Eliyas

--- End forwarded message ---




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke