http://www.balipost.com/balipostcetak/2007/5/26/o3.htm


Membangun Masyarakat Sehat Bebas Kemiskinan 


TANGGAL 20 Mei lalu kita memperingati hari kebangkitan nasional. Peringatan 
kali ini menjelang seabad berdirinya organisasi Boedi Oetom, 20 Mei 1908. 
Organisasi yang dimotori oleh DR Soetomo, DR Wahidin Soediro Hoesodo, DR 
Goenawan dan Soewardi Soerjoningrat itu diharapkan menjadi inspirasi bangkitnya 
kesadaran masyarakat akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam membangun 
bangsa ini.

Semangat membangkitkan kesadaran masyarakat itu, tentu harus diimbangi dengan 
pelayanan kepada masyarakat, agar derajat mereka meningkat sebagai warga 
bangsa. Untuk itu diperlukan manajemen pelayanan masyarakat secara baik. 
Intinya, dengan semangat kebangkitan itu kita berupaya menyelesaikan berbagai 
persoalan mendasar yang dihadapi bangsa ini, antara lain, memerangi kemiskinan, 
meningkatkan derajat kesehatan, menanggulangi pengangguran, masalah utang dan 
pemberantasan korupsi.

Membangun masyarakat sejahtera lahir-batin sudah dicita-citakan sejak berabad 
lamanya. Di antara barisan yang memperjuangkan itu terdapat kalangan dokter. 
Jelas tersirat bahwa derajat kesehatan menjadi salah satu prioritas perjuangan 
menuju bangsa sejahtera lahir batin itu. Karena diyakini, pada jiwa-jiwa yang 
sehatlah perjuangan bangsa ini akan dititipkan selanjutnya.

Indonesia ke depan harus mengutamakan pola pikir, sikap dan perilaku yang 
mengacu pada semangat dan jiwa pengabdian kepada masyarakat itu. Sehingga cara 
berpikir, bersikap individual, kepartaian, golongan, aliran, harus dibuang 
jauh-jauh dari setiap pemimpin mulai dari tingkat atas sampai yang terbawah. 
Salah satu wujudnya adalah semua komponen bangsa harus bahu-membahu dan saling 
percaya dilandasi oleh semangat kebangkitan nasional dalam upaya membangun 
negeri ini menjadi lebih baik. Termasuk di dalamnya meningkatkan peran serta 
komponen bangsa untuk mengurangi angka kemiskinan yang lima tahun terakhir ini 
mengalami peningkatan.

Terkait dengan upaya tersebut, Pimpinan Kelompok Media Bali Post, Satria 
Naradha ketika penyerahan BisnisBali Award, 21 Mei lalu menyampaikan 
pemikirannya, bahwasanya perusahan di berbagai sektor agar meningkatkan 
kepedulian sosialnya. Hal ini sebagai bentuk tanggungjawab sosial para 
pengusaha yang sudah melakukan kegiatan usaha di Bali.

Apa yang disampaikan Satria Naradha itu tampaknya sejalan dengan rencana 
pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia. Melalui Menteri Sosial 
Bachtiar Chamsyah usai membuka pameran dan konferensi CSR di Jakarta, Kamis 
(24/5), ditegaskan bahwa pemerintah akan menyiapkan panduan pelaksanaan 
tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) supaya 
kegiatan tersebut bisa memberikan dampak nyata terhadap pengurangan angka 
kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan penduduk. Tentu di dalamnya sudah 
terencanakan membangun kesehatan jasmani-rohani masyarakat.

Selama ini ada anggapan bahwa perusahaan tidak perlu memberi kontribusi pada 
lingkungan secara langsung, karena mereka sudah menyalurkannya melalui pajak 
yang dipungut pemerintah. Sehingga kegiatan sosial dianggap beban dan 
merugikan. Padahal, pelaksanaan tanggungjawab sosial merupakan kegiatan terpadu 
dari setiap kegiatan bisnis yang bisa mendatangkan citra positif serta 
keuntungan finansial jangka panjang bagi perusahaan. Sebab bisnis adalah bagian 
dari komunitas dan karenanya hubungan timbal balik antara keduanya harus 
bersifat saling menguntungkan.

Penanganan kemiskinan dan kesehatan tersebut tidak sebatas memberikan bantuan 
finansial. Juga memberikan pelatihan-pelatihan merupakan bagian dari 
tanggungjawab tersebut. Diharapkan dengan pelatihan itu akan muncul 
entrepreniur-entrepreniur baru yang nantinya mampu mandiri dan mampu 
meningkatkan pendapatannya, mencapai kesejahteraan, kesehatan mental-spiritual 
secara mandiri pula.


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke