http://www.indomedia.com/bpost/052007/28/kalsel/lbm3.htm
Minyak Tanah Rp 7.500/Liter
a.. Warga Paramasan tagih perbaikan jalan
MARTAPURA, BPOST - Warga Desa Paramasan Atas, Kecamatan Paramasan, Kabupaten
Banjar, harus menanggung biaya hidup lebih tinggi akibat mahalnya sejumlah
barang kebutuhan pokok di desa itu. Rusaknya akses jalan dan jembatan, menjadi
penyebab tingginya harga kebutuhan pokok di desa itu.
Ongkos Ojek Rp 100 Ribu
UNTUK mencapai Paramasan Atas, yang menjadi desa paling timur wilayah
Kabupaten Banjar, memang sangat sulit. Jika dari Martapura, ibukota Kabupaten
Banjar, kita mesti melampaui dua kabupaten, yakni Tapin, HSS, kemudian Tapin
lagi.
Dari Martapura ke Kandangan (HSS) melalui jalan negara Jalan A Yani
berjarak 97 kilometer. Kemudian dari Kandangan melalui Jalan Trans
Kandangan-Batulicin menuju Simpang Bagandah (Tapin) berjarak 45 kilometer.
Jalan ini sangat mulus, namun karakternya meliuk-liuk dan naik turun perbukitan
dan banyak tikungan tajam. Di sejumlah sisinya banyak jurang yang sangat dalam.
Total waktu yang dibutuhkan BPost dari Martapura hingga Simpang Bagandah
ini, 3,5-4 jam. Dari Simpang Bagandah ke Paramasan Atas sebagian besar kondisi
jalannya rusak parah. Meski berjarak 27 kilometer, perjalanan dengan sepeda
motor yang sudah dimodifikasi memakan waktu 3,5-4 jam.
Ongkos ojek juga terbilang mahal, yakni Rp 100.000. Itupun, penumpang
lebih banyak turun dari boncengan atau keluar tenaga ikut membantu mendorong
sepeda motor pengojeknya. Jika warga lagi tak berduit, mereka rela saja jalan
kaki. Seorang pemuda butuh waktu lima jam untuk sampai ke tujuan dengan jalan
kaki. adi
Pantauan BPost di lokasi, sejumlah harga kebutuhan pokok memang sangat berbeda
dengan daerah-daerah lain di Kabupaten Banjar. Misalnya, minyak tanah harganya
bisa mencapai Rp 5.000-7.500/liter, beras Rp 6.500-8.000/kilogram serta mi
instan Rp 1.500-2.000/bungkus. Kemudian telur Rp 1.500-2.000/butir, gula pasir
Rp 10.000/kilogram, ikan kering Rp 3.500-4.000/ons serta ikan basah Rp
25.000/kilogramnya.
"Meski penduduk di sini bisa menghasilkan rata-rata empat puluh ribu rupiah per
hari dari mendulang, namun tetap saja kurang," kata HM Husni, seorang tokoh
warga Paramasan Atas kepada BPost, pekan kemarin.
Selain arus barang ke Paramasan jadi sulit, Husni menambahkan, kesulitan sarana
transportasi mengakibatkan warga tidak bisa memasarkan hasil bumi ke kota
terdekat. "Namun, hasil bumi itu tak bisa dijual ke luar desa ini. Di samping
tak ada mobil yang bisa masuk sejak 10 tahun terakhir, juga tak mungkin
membawanya dengan hanya menggunakan sepeda motor," bebernya
Karena itulah masyarakat sekitar menagih Bupati Banjar HG Khairul Saleh untuk
memperbaiki kondisi jalan dan jembatan dari Simpang Bagandah ke arah desanya.
Menurut HM Husni, sudah sejak empat bupati termasuk Bupati Khairul, menjanjikan
akan merehab kondisi jalan ke desa itu. "Namun, setelah beliau sudah duduk di
jabatannya, ternyata tak terdengar lagi upaya merehabilitasi jalan dan jembatan
di sini," keluhnya.
Warga berharap, bupati mau melihat langsung kondisi jalan dan jembatan menuju
desa mereka yang sangat memprihatinkan itu. Meski hanya berjarak 25 kilometer
dari Simpang Bagandah (tepi Jalan Trans Kandangan-Batulicin), namun baru bisa
ditempuh dalam waktu tiga hingga empat jam.
Saat dikonfirmasi, Bupati Khairul Saleh mengakui telah mendapat masukan tentang
kondisi jalan menuju Paramasan Atas tersebut.
"Kita akan komitmen memajukan desa tertinggal, termasuk memperbaiki kondisi
jalan di sana yang rusak parah. Kita akan masukkan anggaran rehabilitasi jalan
dan jembatan di sana dalam APBD perubahan," tegasnya, Minggu (27/5).
"Warga Paramasan Atas, termasuk Dadap tak usah khawatir, kita akan perhatikan
dan perbaiki kondisi jalan di sana, supaya roda perekonomian termasuk pelayanan
publik bisa berjalan dengan baik," janjinya. ad
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/