---------- forwarded message ----------
From: feifei_fairy <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 2 Jun 2007 05:27
Subject: )"debat_antar_agama"( Komentar Ali Sina kepada Abu Saleh
To: [EMAIL PROTECTED]



Komentar Ali Sina kepada Abu Saleh

 Komentar Ali Sina kepada Mr. Abu Saleh dari Islam Australia Network2006/05/12

 Berikut ini adalah email-email antara Arda, seorang pembaca FFI dan
Abu Saleh dari Islam Australia Network. Arda telah berbaik hati
mem-forward email-email tersebut kepada saya (A SINA)dan saya muat di
sini komentar saya supaya kita bisa lebih mengerti cara berpikir
Muslim.
 _____________________________
 From: Arda
 Sent: Saturday, 6 May 2006 2:24 PM
 To: [EMAIL PROTECTED]
 Subject: About FFI

 Bisakah anda memberitahu saya apakah semua sumber yang dikutip A Sina
dan rekan-rekannya dari Quran dan Hadith adalah salah? Adalah tugas
anda untuk membuktikan bahwa mereka salah. Saya sarankan anda berdebat
dengan Ali Sina.

 Jika sumber-sumber yang mereka kutip adalah benar, keyakinan dalam
Islam mesti dipertanyakan.
 _______________________________

 From: " Islam Australia Network" [EMAIL PROTECTED]
 To: "Arda"
 Subject: RE: About FFI
 Date: Sat, 6 May 2006 15:52:31 +0800

 Semua bukti adalah dari Allah.
 Bukan tugas kami untuk membuktikan atau memaksakan. Tidak ada paksaan
dalam Islam. Kami hanya mengumumkan fakta-fakta dan menyampaikan
pesan-pesan Allah. Semuanya tergantung pada Allah untuk memilih siapa
yang dia maui untuk menjadi Muslim atau tidak. Ketahuilah bahwa ada
banyak Hadith palsu. Bacalah sendiri Quran dan Hadith asli. Tapi
berhati-hatilah, karena lewat Quran Allah mengarahkan dan menyesatkan.
Jika anda mau mencari "kesalahan-kesalahan" dalam Quran anda akan
menemukannya dan inilah jalan yang dipakai Allah untuk menyesatkan
orang-orang yang tidak taat. Jika anda mau mencari kebenaran dalam
Quran, anda akan menemukannya. Semuanya tergantung perhatian anda.
 Tolong beri tahu saya sumber apa tentang Quran dan Hadith yang anda sebut.
 Salam
 Abu Saleh.
 ___________________________
 KOMENTAR A SINA
 Teman kita Abu Saleh telah salah secara logika.

 Dia berkata:
 Semua bukti adalah dari Allah

 Definisi kata "Proof (bukti) dari Dictionary.com adalah: "The
evidence or argument that compels the mind to accept an assertion as
true." (kesaksian atau argumen yang kuat yang memaksa benak untuk
menerimanya sebagai kebenaran.)

 Apakah kita punya kesaksian seperti itu tentang Islam? Saya
menawarkan $$50,000 dan berjanji akan menutup situs ini dan meminta
maaf secara umum jika ada yang bisa memberi saya bukti tersebut.

 Dia berkata:
 Bukan tugas kami untuk membuktikan atau memaksakan. Tidak ada paksaan
dalam Islam.

 Bagian pertama kalimat ini tidak masuk akal (mustahil) dan bagian
kedua palsu. Jika bukan tugas Muslim untuk membuktikan Islam adalah
agama yang benar, tugas siapakah itu? Tidakkah Muhammad mengaku bahwa
dia datang membawa "bukti yang jelas" yang di dalamnya "tidak ada
keraguan"? Di mana buktinya?

 Sesungguhnya tidak ada bukti itu. Orang-orang primitif percaya mitos
tapi mereka tidak punya bukti. Aphrodite, Apollo, Ares, Artemis,
Athena, Demeter, Dionysus, Hephaestus, Hera, Hermes, Poseidon dan Zeus
adalah dewa-dewa Yunani. Orang-orang percaya pada mereka dan tidak
mempertanyakan keberadaan mereka. "Semua orang percaya pada mereka,
mengapa aku tidak?" kata mereka. Tidak ada pertanyaan tentang
keberadaan mereka. Orang-orang yang percaya tidak perlu bukti. Mereka
memilih untuk percaya saja.

 Muslim percaya kepada Allah dengan cara yang sama seperti orang
primitif percaya kepada dewa-dewa mereka. Mereka tidak mempertanyakan
dan tidak ragu. Sama seperti orang primitif, Muslim tidak punya bukti
tentang keberadaan Allah.

 Di sini kita tidak berdebat tentang keberadaan Tuhan. Itu topik lain
yang saya rasa tidak perlu didebatkan disini. Saya menghormati mereka
yang ingin punya keyakinan terhadap Tuhan. Pengertian manusia tentang
Tuhan tergantung pada kemampuan inteleknya. Saya sendiri tidak
mengabaikan keberadaan Tuhan, walaupun saya pikir Tuhan adalah prinsip
yang mendasari penciptaan dan bukan sesuatu yang berpikir dan
bertingkah laku seperti kita manusia. Saya percaya kepada Tuhan yang
sama yang dipercayai Espinosa dan Einstein.

 Persoalan saya adalah dengan Allah, bukan dengan Tuhan. Tuhan tidak
menuntut orang untuk percaya dan tidak memerintahkan pembunuhan
terhadap mereka yang tidak percaya. Allah sebaliknya sangat garang,
tidak mengenal kompromi dan memerintahkan supaya mereka yang tidak
percaya dibunuh atau dipaksa untuk menyerah. Jadi adalah hak kita
untuk meminta bukti keberadaannya. Jika kamu mau membunuh saya untuk
menerima Tuhan ini, setidaknya tunjukkanlah ini benar-benar Tuhan
sejati dan bukan Setan, atau saya harus membunuh kamu sebelum kamu
membunuh saya. Adalah hak saya untuk meminta bukti dan hak saya untuk
membela diri walaupun itu akan berarti saya harus membunuh anda.

 Di bagian kedua kalimatnya, Mr Abu Saleh berkata: Tidak ada paksaan
dalam Islam.Ini adalah pembohongan tanpa malu. Islam jelas-jelas
memaksa orang masuk Islam.

 Ketika Muhammad masih di Mekkah dan lemah, dia berkata 'tidak ada
paksaan dalam beragama', tapi dia berbohong. Ketika dia berkuasa di
Medinah, dia memaksa orang-orang masuk Islam, berperang demi dia
supaya dia dapat mengembangkan daerah kekuasaannya dan memaksa orang
utk bayar zakat, atau mati. Muhammad memakai undang-undang yang sama
seperti Hitler. Lihatlah pernyataan-pernyataan Hitler antara tahun
1933-1939:

 May 17, 1933: "Pemerintah Jerman ingin menyelesaikan masalah-masalah
yang sukar dengan pemerintah-pemerintah lain dengan cara DAMAI…..
Jerman tidak akan menggunakan cara lain diluar piagam perjanjian ….
Orang-orang Jerman tidak bermaksud menyerang negara lain."

 Nov 10, 1933: "Saya tidak segila itu untuk menginginkan perang."

 Aug 17, 1934: "Pemerintah Jerman, seperti halnya warga Jerman, dgn
segenap hati ingin memberi sumbangan sebesar-besarnya untuk memelihara
keDAMAIan di dunia ini."

 May 21, 1935: Jerman tidak bermaksud ataupun mengharapkan untuk
mencampuri urusan dalam negeri Austria, untuk mengambil alih Austria,
ataupun menciptakan persatuan politik Anschluss.

 Mar 15, 1936: "Warga Jerman tidak ingin terus berperang untuk
mengubah garis depan kekuasaan. Setiap perubahan dibayar dengan
pengorbanan yang lebih besar daripada apa yang didapat."

 Sep 26, 1938: "Kami telah meyakinkan semua tetangga dekat kami akan
integritas daerah kekuasaan mereka. Ini bukan kata-kata kosong belaka:
Itu keinginan suci kami…. The Sudetenland adalah daerah yang terakhir
yang akan pernah kami inginkan di Eropa.."

 Jan 1, 1939:"Pada umumnya kami hanya punya satu keinginan – bahwa di
tahun-tahun mendatang kami akan dapat memberi sumbangan kepada
perDAMAIan diseluruh dunia."

 Jan 30, 1939: "Hanya orang-orang yang memulai perang yang berpikir
akan ada perang. Saya pikir akan ada masa DAMAI yang panjang."

 Apr 1, 1939: "Kami tidak bermimpi untuk menyerang negara lain,
asalkan mereka tidak mengganggu kami ... "
 [Ref.: R.E. Murphy et al., National Socialism (U.S.Gov. Ptg. Office,
1943), pp. 232- 43
http://web.jjay.cuny.edu/jobrien/reference/ob78.html ]

 Apakah kalimat-kalimat tadi membuktikan bahwa Hitler seorang pencinta
damai? Tentu saja tidak! Kalimat-kalimat itu membuktikan dia seorang
penipu. Sama halnya dengan Muhammad. Ketika dia berkata 'tidak ada
paksaan dalam agama' dan pada waktu yang sama memaksa orang masuk
Islam, dengan tidak kurang dari 74 penyerbuan (menurut Ibn Sa'd,
sekretaris Waqidi) dalam hanya 10 tahun, semua itu menunjukkan dia
seorang penipu besar.

 Mr. Abu Saleh berkata: Kami hanya mengumumkan fakta dan menyampaikan
pesan Allah.

 Fakta apa? Jika sesuatu adalah fakta, maka ia dapat dibuktikan.
2+2=4. Ini adalah fakta dan dapat saya buktikan. Tapi jika saya
berkata bahwa Bigfoot (monyet besar di Siberia) itu tiga meter
tingginya, saya menggunakan kepercayaan yang salah. Ada tidaknya
Bigfoot masih belum dapat dibuktikan. Saya tidak bisa mengatakan
pernyataan saya itu sebagai fakta. Teman kita yang terhormat Mr Abu
Saleh, seperti semua Muslim lainnya, tidak dapat membedakan fakta
dengan fantasi.

 Mr. Abu Saleh berkata: Semuanya tergantung pada Allah untuk memilih
siapa yang dia mau untuk menjadi Muslim atau tidak.Ini juga
kepercayaan yang salah. Jika memang tergantung pada Allah siapa yang
dia hendaki menjadi Muslim:

 a. Mengapa Muslim disuruh berperang jihad dan memaksakan Islam pada
orang lain?

 b. Bagaimana mungkin Allah menghukum orang yang tidak mau menjadi Muslim?

 Ini sama seperti seorang guru yang mengatakan pada murid-muridnya
pada hari pertama sekolah, "Kamu mesti belajar tapi kamu mesti tahu
juga bahwa akulah yang akan memutuskan siapa yang akan lulus ujian.
Aku akan meluluskan siapa yang aku suka dan tidak meluluskan mereka
yang aku tidak suka. Aku sudah membuat keputusannya. Hasil ujian sudah
ditetapkan." Bodoh kedengarannya. Guru macam itu patut dimasukkan ke
rumah sakit jiwa. Tapi inilah apa yang Muslim pikirkan tentang Allah.
Allah adalah mahluk gila yang sadis. Jelaslah Allah itu bukan Tuhan
sejati tapi hanya karangan Muhammad. Muhammad seorang psychopath
narcissist dan orang narcissist mau mengontrol sepenuhnya orang-orang
lain. Muhammad memproyeksikan mimpi basahnya akan kontrol dan dominasi
total sebagai seorang psychopath narcissist dalam wujud teman fiktif
yang yang tidak kelihatan, dan melalui temannya ini dia mempergunakan
orang-orang bodoh untuk melakukan apa pun untuk dia – berperang,
membunuh orang, merajah, membiarkan dia meniduri anak perempuan mereka
yang baru berumur 9 tahun, membantai manusia dan merampok harta dan
istri-istri mereka yang cantik untuk dia.

 Apa yang dia lakukan adalah perbuatan setan. Seorang Rasul Tuhan
tulen tidak akan melakukan hal-hal keji seperti itu. Dengan menyembah
Allah, Muslim menyembah Setan. Islam adalah kekejian sampai ke
akar2nya. Bahkan Hitlerpun tidak sekeji Muhammad. Aku menantang siapa
saja untuk menunjukkan siapa yang lebih keji dari Muhammad. Charles
Manson barangkali sekeji Muhammad, tapi Hitler tidak. Hitler masih
punya sisa rasa kemanusiaan. Ketika keponakan / kekasihnya bunuh diri,
melihat badannya yang mandi darah Hitler pun sangat tergerak dan tidak
pernah mau menyentuh daging lagi. Muhammad tidak punya rasa
kemanusiaan sekecil itu. Kehausan darahnya berkembang terus dan dia
semakin yakin dia berhak membunuh siapa saja yang melawannya.

 Sangat bodoh menjadi Muslim. Tidak ada jalan lain untuk
menggambarkannya. Hanya orang yang bodoh sekali yang bisa percaya pada
kebohongan besar Muhammad.

 Saya sudah membongkar pikiran-pikiran terdalam Muhammad dalam buku
saya, dan saya harap ketika buku itu diterbitkan akan cukup banyak
sirkulasinya dan akan memaku mati peti jenasah Islam dan membebaskan
Muslim yang pikirannya masih terbelenggu sekte sesat ini.

 Kita bahkan bisa membandingkan Muhammad dengan Dracula. Menurut
mytos, Dracula mengisap darah korbannya dan mereka menjadi vampir
seperti dia. Ini analogi yang bagus. Muhammad telah mengisap otak para
Muslim dan menjadikan mereka zombi dan monster.

 Jika Muslim benar-benar percaya pada Muhammad dan melakukan apa yang
dia suruh, mereka menjadi monster. Osama Bin Laden adalah monster.
Mohammad Atta juga monster. Khomeini, Khamanei dan Ahmadinijad juga
monster. Joseph Cohen, sekarang bernama Yousef al Khattab, seorang
Yahudi yang pindah ke Islam, sekarang berpikir semua orang Israel
harus dibunuh, termasuk anak-anak mereka dan dia bersorak-sorai setiap
kali ada bom bunuh diri di Israel, juga telah jadi monster.

 Jika anda seorang Muslim, anda mesti mempertanyakan kepercayaan anda
kepada penipuan psychopath ini. Tuhan tidak memberi pahala kepada
manusia yang membodohkan diri. Surga bukan tempat orang bodoh. Jika
neraka itu ada, ke sanalah anda akan pergi. Anda memuja Setan. Anda
memuja seorang psychopath. Anda melakukan perbuatan keji dan mengira
itu perbuatan mulia.

 Apa yang akan anda katakan tentang orang yang melakukan hal-hal yang
sama seperti apa yang telah lakukan kepada anda? Maukan anda
diperlakukan seperti bagaimana Muhammad memperlakukan pemuja berhala,
orang Yahudi dan Kristen pada zamannya? Sukakah anda jika seseorang
menyuruh anda percaya kepada dia tanpa bukti, lalu merampok kota anda
tanpa peringatan, membantai semua laki-laki dan memperbudak istri dan
anak-anak anda, memperkosa sanak saudara anda yang perempuan sebelum
badan anda dilemparkan ke dalam sumur?

 Jika anda tidak merasa jijik terhadap apa yang Muhammad lakukan, anda
tidak punya rasa malu, anda tidak punya rasa peri kemanusiaan, anda
seorang monster.

 Selama anda masih belum tahu kebenaran, anda orang yang dibodohi.
Tapi sekarang anda telah tahu, dan jika anda masih berkeras mengikuti
monster ini, anda pun seorang monster.

 Saya berbohong? Tunjukkan kebohongan saya. Buktikan saya salah.
Mengapa saya bisa membuktikan bahwa Muhammad itu seorang penipu dan
anda tidak dapat membuktikan bahwa saya seorang penipu?

 Jangan membenamkan kepala anda dalam pasir dan jangan
mengulang-ngulang nonsense bahwa "Semua bukti adalah dari Allah". Dari
Allah atau bukan, anda mesti bisa membuktikan keyakinan anda. Mana
buktinya?

 Anda tidak punya bukti, dan anda melindungi teroris dan membenarkan
perbuatan keji mereka. Bahkan anda adalah seorang berpotensi menjadi
teroris. Bagi anda inilah rahmat terbesar. Kekejian adalah agama anda,
hati anda keji dan anda akan menjadi monster.

 Muhammad tidak banyak bedanya dengan Charles Manson. Satu-satunya
bedanya adalah dia hidup di dunia dan zaman di mana dia bisa selamat
dari kejahatannya dan tidak ada pemerintah yang punya kekuasaan untuk
menghentikan dia. Anda bodoh mengikuti monster seperti itu. Anda
memalukan sekali. Memalukan sekali. Satu billion orang idiot yang
memalukan sekali yang berpikir seorang monster adalah seorang nabi dan
sangat takut bahkan untuk mempertanyakan kepercayaan setan mereka
sendiri. Nerekalah tempat orang-orang idiot ini. Di situlah anda
sekarang hidup. Negara muslim adalah neraka. Itulah tempat yang anda
akan pergi, jika memang ada hidup setelah yang ini.

 Mr. Abu Saleh berkata:
 Ketahuilah bahwa ada banyak Hadith palsu.
 Hadist-hadist yang saya kutip di situs ini adalah hadith asli, yang
telah diklasifikasikan sebagai SAHIH (asli) oleh cendekiawan hadist,
Mohaddethin, lebih dari seribu tahun yang lalu. Bukanlah tugas anda
atau saya menetapkan mana yang asli dan mana yang palsu. Tida ada
caranya bagi kita untuk memastikan Isnadnya. Selain hadist yang tidak
masuk akal dan mustahil, seperti keajaiban-keajaiban yang dikatakan
dilakukan oleh Muhammad, tidak ada alasan mengapa kita tidak percaya
hadith-hadith itu asli.

 Misalnya ada puluhan hadist yang mengatakan Aisha berumur 9 tahun
ketika Muhammad menyetubuhinya. Mengapa hadist-hadist ini mesti
dianggap palsu?

 Ada hadist-hadist yang mengatakan Muhammad menyiksa orang, memperkosa
mereka, membunuh orang-orang yang mengkritik dia, merampok, menjarah
dan membantai seluruh suku. Mengapa kita harus meragukan keaslian
hadist-hadisth ini?

 Jelas mengapa orang-orang menghubungkan nabi mereka dengan keajaiban.
Mereka cinta padanya dan ingin membuat dia kelihatan lebih hebat.
Tetapi buat apa mereka menulis hadist-hadist yang akan membuat dia
kelihatan seperti monster? Bukan hanya hadith yang menunjukkan bahwa
Muhammad seorang keji, bahkan di Qur'an pun kelihatan jelas.

 Mr. Abu Saleh berkata:
 Bacalah sendiri Quran dan Hadith asli. Tapi berhati-hatilah, karena
lewat Quran Allah mengarahkan dan menyesatkan.

 Lagi-lagi pengulangan kepercayaan yang salah seperti yang sudah
dibahas di atas. Muhammad mengambarkan Allah sebagai seorang penggoda
yang licik. Bahkan dia memanggil Allah "makkar terhebat (penjerumus,
penipu, orang curang). Ini adalah sifat-sifat setan. Bagaimana mungkin
Tuhan yang sengaja menyesatkan orang dan kemudian membakar mereka di
nereka selama-lamanya pantas dipuja?

 Apa pendapat anda tentang orang yang menjerumuskan anak-anaknya
sendiri dan kemudian menghukum mereka? Tidakkah anda akan menelpon
pekerja sosial untuk menyelamatkan anak-anak tersebut dari orang gila
ini? Bukankah orang seperti itu pantasnya dikurung dalam penjara?

 Tuhan Kristus setidaknya adalah Tuhan yang waras. Dia selalu penuh
cinta, siap mengampunkan dosa-dosamu dan menerima kamu sebagai anaknya
sendiri. Tidak ada bedanya jika engkau seorang pendosa, pelacur
ataupun pembunuh. Jika kamu menerima dia, dia berjanji akan mengampuni
kamu, memasuki hatimu dan memenuhi hatimu dengan cinta, tanpa peduli
telah berapa kali kamu bertobat dan bersalah lagi. Jika saya ingin
percaya pada Tuhan, Tuhan yang mana yang mesti saya pilih? Tuhan yang
penuh cinta atau Tuhan yang penuh ancaman?

 Rasa takut adalah buah kebodohan dan senjata psychopath. Cinta adalah
buah kebebasan, pengetahuan, kebijaksanaan dan pengertian. Cinta
adalah dasar dunia ini.

 Allah bukan Tuhan. Allah adalah salah satu berhala di Ka'bah,
diciptakan dan dipuja oleh pemuja berhala. Dia punya istri dan tiga
anak perempuan. Tidak ada bedanya dengan Zeus dewa orang Yunani.
Muhammad membajak tuhan ini dan menggunakannya untuk memanfaatkan
orang-orang bodoh. Dia membuat tuhan ini menjadi monster menakutkan,
supaya dapat dipakai untuk menguasai orang-orang melalui rasa takut.
Sangatlah bodoh untuk percaya kepada Allah di zaman ini.

 Pemilihan terhadap Allah adalah kebetulan belaka. Jika Hobal adalah
tuhan arab yang utama, Muhammad sudah pasti memilih mengaku sebagai
rasul Hobal. Allah hanyalah alasan belaka. Muhammad sama setianya
kepada Allah seperti David Koresh setia kepada Jehovah.

 Mr. Abu Saleh berkata:
 Jika anda mau mencari "kesalahan-kesalahan" dalam Quran anda akan
menemukannya dan inilah jalan yang dipakai Allah untuk menyesatkan
orang-orang yang tidak taat.

 Omong Kosong! Saya tawarkan $$50,000 kepada siapa saja yang bisa
mencari kesalahan di dalam tuduhan saya terhadap Muhammad, dan belum
ada satupun yang mampu.

 Bagaimana mungkin kata-kata Tuhan begitu meragukan sehingga siapa
saja bisa mencari kesalahan di dalamnya? Pengakuan ini saja sudah
cukup untuk menjadi bukti bahwa Quran itu bukan dari Tuhan. Ini sama
halnya seperti pemerintah yang mengeluarkan undang-undang yang tidak
jelas hingga siap saja boleh menafksirkannya sesuka hati. Bisahkan
undang-undang begitu diterapkan?

 Otak muslim sudah menyusut hingga mereka tidak bisa melihat
kekonyolan pengakuan ini dan mereka terus menerus mengulang omong
kosong ini tanpa berpikir.

 Rambu-rambu lalu lintas mesti jelas. Jika tidak jelas, akan
menyebabkan kecelakaan. Manusia tidak bisa diharapkan mempunya "hati
bersih/murni" (baca "bodoh") untuk bisa mengerti rambu-rambu tersebut.
Rambu-rambu tersebut mesti bebas dari penafsiran lainnya. Jika tidak
jelas, tidak ada gunanya. Bahkan sebenarnya lebih baik tidak ada
rambu-rambu, karena jika tanpa rambu-rambu anda akan lebih
berhati-hati karena tahu keselamatan adalah di tangan anda sendiri.
Tapi Quran mengaku sebagai buku petunjuk dari tuhan yang berlaku
sepanjang masa, dan masih saja muslim berkata orang bisa saja
menafsirkannya sesuka hati dan bahkan bisa disesatkan olehnya.
Tidakkah ini menunjukkan bahwa Muslim yang percaya omong kosong ini
adalah orang bodoh?

 Tetapi karena Allah yang membuat Hukum, menjadi hakim dan pelaksana
hukuman, dia boleh berbuat sekehendaknya. Dia itu seseorang dengan
mentalitas Sadam Hussein, hanya punya lebih banyak kekuasaan.

 Semua ini menunjukkan ketololan Muhammad. Karena dia seorang
narcissist dan dia ingin jadi diktator, dia pun menciptakan Tuhan yang
menjadi perwujudan khayalan narcissistiknya. Dengan senjata seperti
itu, dia bisa melakukan apa saja, mengatakan apa saja, dan
menyatakannya sebagai firman Allah dan menutup mulut pengkritiknya.

 Bagaimana mungkin orang pintar tidak melihat taktik yang jelas
seperti itu? Muhammad memang orang yang sangat bodoh. Fakta bahwa dia
mempunya banyak pengikut idiot yang percaya padanya bukan bukti bahwa
apa yang dikatakannya mengandung kebenaran. Khomeini saja berhasil
menipu tiga puluh juta orang Iran dan jika anda baca buku karangannya,
anda akan menertawakan kebodohan orang itu. Apakah Hitler seorang
filosofer hebat dan peramal masa depan ? Dia seorang psychopath tapi
toh berhasil menghipnotis berjuta-juta orang pintar. Orang Jerman
bukanlah orang bodoh dari dunia ketiga. Megalomaniak psychopath memang
punya cara untuk menyakinkan orang dengan kebohongan besar mereka.

 Jika tidak dipelajari, anda bisa jatuh percaya pada kebohongan,
terutama kebohongan besar-besaran. Bohong besar-besaran akan bisa
lebih dipercayai daripada bohong kecil-kecilan, karena orang-orang
biasa tidak bisa berbohong besar-besaran. Mereka takut tertangkap
basah dan dibikin malu. Tapi psychopath tidak punya masalah seperti
itu. Mereka sebenarnya orang pertama yang percaya pada kebohongan
mereka sendiri. Bohong besar-besaran lebih dapat dipercayai karena
jarang terjadi dan orang-orang bertanya-tanya bagaimana mungkin ada
yang berani berbohong seperti itu. Jadi pastilah benar.

 Sudah saatnya Muslim mempertanyakan pertanyaan-pertanyaan dasar
seperti itu. Benarkan Muhammad rasul Tuhan? Mana buktinya? Benarkah
Allah itu Tuhan? Mana buktinya? Tuham memberi kita otak. Seperti yang
dikatakan Galileo, jika dia tidak mau kita memakainya, mengapa dia
memberi kita otak?

 Apakah artinya:
 Jika anda mau mencari kebenaran dalam Quran, anda akan menemukannya.
Semuanya tergantung perhatian anda.

 Apakah artinya kamu mesti mau dibodohi? Apakah kebenaran itu
subyektif? Otak adalah alat yang menakjubkan. Kamu bisa berjalan di
atas api dan berpikir itu lumut yang dingin. Kamu bisa membuat dirimu
percaya apa saja. Karena itulah ada orang yang percaya banyak hal yang
mustahil. Mereka membiarkan otak mereka ke arah itu. Ada orang yang
percaya mereka telah diculik makhluk luar angkasa dan bahkan ada yang
percaya mereka sendirilah makhluk luar angkasa. Orang-orang ini
bertingkah laku wajar dalam hal lain, dan tidak diragukan lagi adalah
orang-orang yang jujur. Apakah pengalaman mereka benar-benar terjadi?
Kita perlu menggunakan akal sehat untuk menerangi jalan kita, atau
kita akan sesat dalam kegelapan kebodohan.

 Saya mendesak teman-teman, untuk menulis kepada pemimpin Islam dunia
dan menantang mereka untuk membuktikan iman mereka. Pastikan mereka
orang-orang terkenal dan terhormat. Lalu kirimkan korespondensi anda
untuk diterbitkan di situs ini. Kita mesti membunuh ular dari
kepalanya. Kita mesti menunjukkan kepada pemuda-pemuda Muslim bahwa
Islam hanyalah penipuan, dan "cendekiawan" terhormat berturban itu
hanyalah orang-orang bodoh. Saya tahu banyak pemuda Muslim yang
membaca situs ini. Saya ingin mereka melihat sendiri bagaimana mereka
telah ditipu.

 Saya terlalu sibuk untuk berdebat dengan orang-orang tidak dikenal.
Kita mesti berdebat dengan orang-orang yang namanya terkenal. Tidak
mengapa jika mereka kabur. Dr. Pallazi kabur, Dr. Naik kabur. Mr. Abu
Saleh kabur. Kebanyakan dari mereka akan mengaburkan diri. Tidak
apa-apa. Biar pemuda-pemuda Muslim melihat sendiri cendekiawan hebat
mereka melarikan diri.

 Mari buat daftar cendekiawan ketakutan dan namai daftar itu "Hall of
Shame". Jika kita tidak dapat meyakinkan Muslim untuk meninggalkan
kegilaan logika ini, kita bisa melakukannya dengan mempermalukan
mereka. Zaman sekarang, memanggil seseorang "fascist" atau "nazy"
adalah penghinaan. Tujuh dekade yang lalu, berjuta-juta orang bangga
dipanggil dengan julukan tersebuat. Islam akan dikalahkan ketika
memanggil seseorang "Muslim" dianggap sebagai penghinaan. Masanya
tidak jauh lagi. Begitu kata "Islam" dikaikan dengan kebodohan dan
teroris, tidak akan ada orang pintar yang mau dipanggil dengan nama
kotor tersebut. Lihatlah video ini untuk diyakinkan akan kebodohan
Islam dan mari tertawa. (How Muslim Women Eat?)

 Saya juga mendesak pemuda Msulim untuk mengajak cendekiawan favorit
mereka ke sini dan membuktikan bahwa tuduhan saya terhadap Muhammad
adalah salah. Anda akan lihat, mereka akan menolak. Mereka akan
menggunakan berbagai alasan untuk tidak terlibat. Itu adalah karena
mereka takut. Satu kelompok pelajar di negara Islam mengajak Imam
mereka untuk menjawab tantangan saya. Dia menanggapi buat sementara,
lalu menjadi agresif dan mengancam murid-muridnya dengan hukuman Islam
(mati), melarang mereka membaca situs ini lagi. Salah satu mereka
menulis kembali mengatakan kenyataan sudah menjadi jelas bagi
murid-murid itu. Di masa depan mereka akan menjadi pemimpin negara.
Mereka akan menempatkan Mullah-mullah ini di tempat yang pantas bagi
mereka dan menyebarkan kebenaran secara besar-besaran. Kita sedang
membangun fondasinya sekarang.

 Beberapa di antara "cendekiawan" ini mungkin akan mengajak debat
bertatap muka. Ini cara mereka menolak debat secara halus untuk
menjaga muka. Tanyalah pada mereka apa yang mau mereka katakan kepada
saya yang tidak dapat dinyatakan secara tertulis.
 Saya berjanji kepada anda bahwa jika kita teruskan kampanye
mendeskredit Islam dan cendekiawan muslim ini, dalam kurun waktu
kurang dari seperempat abad, Islam akan dikalahkan. Islam akan jatuh,
seperti jatuhnya komunisme. Ingat kata-kata saya ini, walaupun anda
pikir saya ini gila. Jika kita semua bekerja sama, terutama
ex-muslims, kita bisa menjatuhkan Islam lebih cepat daripada yang
dibayangkan orang. Iran sekarang sudah anti Islam. Lebih dari separuh
orang Islam tidak menyebut diri Muslim lagi.

 Kita menghancurkan Islam dari dasarnya. Kerangka luarnya kelihatan
masih lengkap, tapi jangan biarkan apa yang kelihatan menipu anda.
Menara tinggi kebohongan ini akan jatuh. Tidak ada sesuatu yang
terjadi dengan sendirinya. Kita harus membuatnya terjadi. Hal-hal yang
mustahil terjadi akan bisa terjadi bagi mereka yang mempunya tujuan
hidup.
 


Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke