Siapakah pemimpin terhebat sejagat raya maupun sepanjang masa ? Apakah George W. Bush, Bill Gates, Donald Trump, Albert Einstein ? Apakah mereka bisa dinilai sebagai pemimpim yang terhebat di kolong langit ini ? TIDAK ! Bahkan pemimpin yang mang Ucup maksudkan disini; tidak masuk nominasi sebagai wong kaya maupun wong jenius. Ia itu hanya sekedar orang biasa saja. Bahkan penampilannya lebih mirip seperti ketua Kaypang, pemimpin pengemis dan kaum gelandangan.
Boro-boro punya Jaguar atau pesawat pribadi, rumah saja kagak gablek. Nulis bukupun kagak pernah. Ia tidak pernah mengicipi pendidikan sekolah tinggi, bahkan gelar pun tidak ia miliki. Masa jabatannya pun tidak lama hanya tiga tahun saja. Disamping itu boro-boro perusahaan, organisasi saja tidak ia miliki, walaupun demikian, ia telah diakui sebagai pemimpin terhebat di kolong langit yang tiada tandingannya ! Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa ia itu pemimpin terhebat sepanjang masa ? Dari hasilnya ! Tidak bisa dipungkiri hampir setengahnya dari umat manusia di kolong langit ini mengakui kehebatannya. Dan lebih dari dua milyar orang telah menjadi pengikutnya. Siapakah Dia ? Yesus ! Itulah hasil nyata dari seorang pemimpin yang berhasil ! Dimana letak rahasia keberhasilannya ? Ia menerapkan metoda kepimpinan yang melayani atau The Servant Leader. Hal ini bukannya berdasarkan cuap-cuap atau hanya sekedar ngomong doang, melainkan telah dipraktekan di dalam kehidupanNya sendiri. Lihat saja kata "Pemimpim" di dalam Alkitab hanya disebut "enam" kali, sedangkan kata "pelayan" disebutkan lebih dari "sembilan ratus" kali. Tuhan Yesus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia, dimana sepatutnya kita melayani dan menyembah Dia, walaupun demikian Ia bersabda: Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani (Mat 20:28) Semua Ratu maupun Raja di sepanjang sejarah manusia ini, pada umumnya mengutus rakyatnya untuk mati bagi mereka, tetapi mang Ucup hanya mengenal seorang Raja saja yang mau dan bersedia mengambil keputusan untuk mati bagi rakyatnya ialah: Yesus ! Tanya saja apakah George W. Bush bersedia mati di Irak untuk Amerika ? Beda dengan mereka yang sering menamakan dirinya sebagai "Hamba", tetapi kenyataannya: Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; .. duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi Mat 23:5-7 Tuhan Yesus melayani, bahkan Ia tidak merasa sungkan untuk melayani dengan mencuci kaki murid-murid-Nya (Yoh 13:3-5). Dan ketika Ibu dari Yohanes dan Yakobus meminta tempat khusus bagi kedua puteranya di surga, dijawab dengan jelas bahwa hal ini tidak akan dikabulkan (Mat 20:20-28) alias tidak ada KKN maupun perlakuan khusus bagi para pemimpin. Sudah merupakan satu kewajiban mutlak dari seorang bawahan dimana mereka harus menghormati pimpinannya. Bayangkan saja bagaimana perasaan anda, apabila mulai besok pembantu maupun supir anda tidak memanggil anda dengan sebutan Ibu atau Bapak lagi, melainkan hanya dengan nama panggilan sehari-hari saja umpamanya Susi atau Achmad saja, apakah anda tidak akan tersinggung atau ngambek ? Beda dengan gaya kemimpinan Yesus: "Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat ..(Yoh 15:15) Walaupun demikian Ia tetap tegas dan tidak pernah plin plan ataupun mau berkompromi, dimana mereka melakukan kesalahan Ia tegur dan koreksi kesalahan tersebut. Apakah kalau kita melayani, berarti kita harus melupakan "Sang AKU" secara total ? Tidak, sebab Ia telah memberikan visi dan misi yang jelas: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri (Mrk 12:31) jadi anda tidak perlu melupakan ataupun mengorbankan sang Aku, melainkan usahakanlah agar kesejahteraan yang anda dapatkan; ini bisa dinikmati juga sebagian besar oleh bawahan maupun orang-orang disekitar anda juga. Dan sebagai akhir kata dari artikel kepemimpinan ini; cobalah anda renungkan baik-baik ayat yang tercantum dibawah ini: Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu? Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya. Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya. (Yoh 13:12-17) Mang Ucup - The Drunken Priest yang ingin belajar To Lead Like Jesus Email: [EMAIL PROTECTED] Homepage: www.mangucup.org Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
