http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=35549&ik=7


Kalah di Detik Terakhir 


Minggu 15 Juli 2007, Jam: 6:38:00 

JAKARTA (Pos Kota) - Riuh rendah tepuk tangan dari puluhan ribu pendukung tim 
'Merah Putih' tetap membahana di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), meski 
Indonesia menyerah 1-2 dari tim favorit Arab Saudi, Sabtu (14/7) malam. 

Suporter tetap memberikan dukungan yang besar kepada pemain karena mereka telah 
menunjukkan permainan dengan gagah berani dan semangat juang yang tinggi. Namun 
semangat tinggi tersebut tidak cukup karena Indonesia belum didukung stamina 
yang memadai. 

Perjuangan Bambang Pamungkas dan kawan-kawan membuat tim negeri Petro Dolar ini 
kesulitan mendapat ruang tembak yang ideal. Tapi, pelatih Timnas Arab Saudi 
memanfaatkan keunggulan postur tubuh pemainnya yang di atas pemain Indonesia. 

Bola-bola atas kerap merepotkan tim Indonesia yang di awal pertandingan sudah 
tertekan. Sembilan menit pertandingan berlangsung, gawang Yandri Pitoy sudah 
diancam Malek Alhawsawi yang memanfaatkan umpan Yasser Al Qahtani. Tapi dua 
menit kemudian, Yasser membuat 80 ribu pendukung tim Merah Putih terdiam. Umpan 
silang Majed Rafa Al Amri ditanduk Yasser hingga skor menjadi 1-0. 

KERJASAMA APIK 

Tertinggal 0-1, tak membuat tim Indonesia patah arang. Lima menit kemudian 
lewat kerjasama yang apik Budi Sudarsono dengan Elie Aiboy, mampu menyamakan 
kedudukan, 1-1. Hingga turun minum, Indonesia punya tiga peluang emas, di 
antaranya sontekan Elie, tandukan Bambang atau Charis Yulianto, namun gagal 
membuahkan gol. Skor 1-1 tetap bertahan hingga jeda. 

Usai turun minum, baik Arab Saudi maupun Indonesia saling menekan. Tim 'Merah 
Putih' yang didukung langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat membuat 
gebrakan di awal-awal babak kedua. Sebaliknya Arab Saudi pun membuat serangan 
balik. 

Bahkan, Abdulrahman Al Qahtani yang sudah berhadapan dengan Pitoy, gagal 
mencetak gol. Selain itu, kemelut di gawang Indonesia, juga gagal menjadi gol 
karena tendangan Al Qatani jauh di atas mistar gawang. Demikian juga peluang 
emas Yasser pada menit ke-75, gagal dimanfaatkannya. Padahal, Yasser yang 
dibantu dua penyerang lainnya, sudah berhadapan dengan Pitoy. 

TERBACA 

Sedangkan serangan Indonesia, terbaca pemain belakang Arab. Bahkan, mulai 80 
menit terakhir konsentrasi pemain Indonesia sudah tidak fokus karena gempuran 
'Singa Gurun Pasir' yang bertubi-tubi. Di penghujung pertandingan, pemain 
pengganti Saad Al Harti membungkam impian Indonesia untuk berbagi poin. 
Tandukkannya mengubah kedudukan menjadi 2-1, sekaligus memperpanjang rekor 
kekalahan Indonesia dari tujuh kekalahan sebelumnya. 

Gol Saad ini terjadi akibat kesalahan Ismed Sofyan yang membuat pelanggaran 
dekat kotak penalti di detik-detik terakhir (injury time) sehingga membuat 
wasit memberikan tendangan bebas kepada Arab Saudi. Ismed Sofyan sendiri baru 
satu menit masuk menggantikan penyerang Budi Sudarsono. 

(ian//hari/ilham/aby) 

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke