Pemerintah Bantah Arab Saudi Cekal Pesawat Indonesia
Rabu, 18 Juli 2007 | 01:24 WIB 



TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah membantah bahwa Kerajaan Arab Saudi 
berencana mencekal maskapai penerbangan Indonesia masuk ke negara itu, 
mengikuti jejak Komisi Uni Eropa. 

Kepala Pusat Komunikasi Publik Departemen Perhubungan Bambang S. Ervan 
menjelaskan, otoritas penerbangan sipil atau General Authority of Civil 
Aviation Kerajaan Saudi Arabia (GACA) memang telah mengirimkan surat dan 
diterima Departemen Perhubungan kemarin pagi. Surat itu ditandatangani Vice 
President Safety and Economy GACA Mohammed Berenji.

"Tapi surat itu berisi ajakan untuk berdialog dengan Indonesia, membahas 
kondisi penerbangan di sini," kata Bambang kepada Tempo.

Bambang mengakui, dalam surat itu GACA memang menyebutkan selalu mengikuti 
kebijakan Uni Eropa dalam mencekal maskapai-maskapai penerbangan dari suatu 
negara. Tahun lalu misalnya, Kerajaan Arab Saudi ikut mengikuti Uni Eropa dalam 
membuat daftar hitam maskapai-maskapai yang dinilai buruk keselamatan dan 
keamanan penerbangannya. Namun, kali ini Arab Saudi tidak terburu-buru 
mengambil sikap yang sama mengikuti jejak Uni Eropa. 

"GACA tidak ingin gegabah, mengingat hubungan yang kuat antara Arab dan 
Indonesia," katanya. GACA, dia melanjutkan, hanya minta bisa mengaudit langsung 
keselamatan penerbangan Indonesia. 

Menanggapi permintaan itu, Bambang menambahkan, Direktorat Jenderal Perhubungan 
Udara langsung mengirimkan surat balasan ke GACA. "Isinya menyambut ajakan 
dialog dan mengundang tim audit GACA." 

PT Garuda Indonesia juga membantah adanya larangan terbang pesawat Indonesia ke 
wilayah Arab Saudi. Sejauh ini Garuda masih melayani penerbangan ke wilayah 
Timur Tengah. "Bahkan sekarang lagi hot-hot-nya karena musim umroh," kata juru 
bicara Garuda Indonesia Singgih Handoyo.

Bahkan hari ini, kata Singgih, ada dua penerbangan Garuda dari Jakarta ke 
Jeddah yakni pada pukul 11.35 WIB dengan 241 penumpang dan pukul 16.30 WIB 
dengan 236 penumpang.

Menurut dia, selama ini Garuda melayani penerbangan ke Jeddah pulang pergi lima 
kali seminggu. Juga rute Jakarta-Jeddah-Riiyadh-Jakarta tiga kali seminggu. 
Garuda juga berencana menambah penerbangan ekstra ke Jeddah pada 
April-September nanti. 

Harun Mahbub 


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke