Ijazah Yang Otentik Bukanlah Salinan Ijazah, Juga Bukan Copyan !!!

Disebuah papan pengumuman perkantoran ada tulisan tentang lowongan
kerja bidang administrasi, kata2nya sbb:

Dibutuhkan tenaga2 Administrasi berijazah SLA, lamaran disertai
document2 OTENTIK seperti ijazah, ktp, maupun akte kelahiran harus
dibawa langsung kekantor ini untuk interview.  Semua fotocopy ditolak
tanpa kecuali karena bukan bukti2 yang syah.

Baiklah sekarang kita menganalisa kata "otentik" diatas, apa artinya???

Artinya sederhana, "otentik" itu berarti bukan salinan, juga bukan
fotocopy, melainkan surat2 yang berasal langsung dari lembaga yang
mengeluarkannya.  Dan yang perlu anda pahami, surat2 yang otentik itu
cuma ada satu tidak ada banyak, dan kalo anda perbanyak maka yang
banyak itu bukanlah otentik melain copy atau salinan-nya saja.

Salinan maupun fotocopy, meskipun isinya bisa dipastikan sama, tetapi
tidak pernah dianggap syah sehingga kalo anda gunakan untuk melamar
kerja, pasti ditolak, anda akan kalah dari pelamar2 lain yang
menunjukkan bukti2 surat2 yang otentik.

Dari contoh diatas ini, saya mengharapkan para pembaca disini terutama
umat Islam yang gemar dan kecanduan dengan kata2 AlQuran adalah
"otentik" dari Allah akan mau menyadari sesatnya pemahaman mereka. 
Karena Allah tidak pernah menulis AlQuran ataupun mencetaknya.

AlQuran itu ditulis mulanya oleh tangan manusia dari cerita2 orang
banyak yang disusun sesuai kemauan sipenulisnya, juga isinya disensor
sesuai kemauan penulisnya, tidak semua cerita2 yang akan ditulisnya
masuk kedalam Alquran, yang ditulisnya hanyalah bagian2 yang merupakan
vested interest penguasa yang memerintahkan penulisan itu sendiri.

Isi AlAQuran itu katanya berasal dari ucapan2 nabi Muhammad meskipun
tidak bisa dibuktikan kebenarannya apakah memang AlQuran itu berisi
ucapan nabi Muhammad.  Lebih dari itu, ucapan2 nabi Muhammad itu
sendiri datangnya berasal dari Wahyu Allah.  Entah bagaimana, isi
AlQuran yang sambung menyambung dimulai dari hafalan, dan hafalan itu
berasal dari ucapan Muhammad, dan ucapan Muhammad itu berasal dari
wahyu Allah, sehingga mata rantai ini berasal dari tiga simpul yang
kesemuanya tidak ada satupun yang bisa dibuktikan tetapi malah
disimpulkan sebagai PASTI WAHYU ALLAH.

Setelah AlQuran itu selesai ditulis, hasilnya cuma satu Alquran. 
Andaikata kita misalkan Alquran yang ini kita namakan otentik, maka
salinan kedua tidak lagi dinamakan otentik.  Apalagi salinan yang
berasal dari berbagai percetakan2 yang berbeda diseluruh dunia yang
mencetak AlQuran ber-juta2 jumlahnya, mana bisa dinamakan otentik???

Ada beberapa umat yang sudah sangat keracunan dogma Islam, tetap
ngotot menyatakan bahwa yang otentik itu adalah isinya.  Padahal
seperti contoh yang saya jelaskan diatas ini mengenai salinan ijazah,
biarpun isinya 100% dijamin sama, tetap saja isinya ini tidak bisa dan
ditolak sebagai bukti document yang otentik.

Kesimpulannya sangat jelas, bahwa TIDAK PERNAH ADA SATUPUN ALQURAN
YANG OTENTIK DIDUNIA INI, APALAGI ALQURAN SHIA DAN ALQURAN SUNNI JUGA
BERBEDA ISINYA BAHKAN JUGA BERBEDA TEBAL BUKUNYA.  LALU KENAPA MASIH
NGOTOT MENDEBATNYA SEBAGAI OTENTIK ????  Kalo kita mau berdebat dengan
sejujurnya, tak perlu untuk malu mengakui kesalahan sendiri.

Kita harus berpihak kebenaran meskipun untuk itu kita harus
mengorbankan kepercayaan, karena pada kenyataannya, tidak pernah ada
kepercayaan yang harus benar.  JANGANLAH MENGORBANKAN KEBENARAN HANYA
UNTUK MEREKAYASA MEMBENARKAN KEPERCAYAAN YANG SALAH.  KEJUJURAN DAN
KEBENARAN DIATAS SEGALANYA.  Kita tidak boleh menyembah Allah dengan
cara meng-injak2 dan memperkosa kebenaran karena hal itu akan
menjadikan Allah yang disembah itu menjadi setan2 yang mahabiadab.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke